Pengembangan panduan konseling dengan teknik coping skills bermuatan nilai budaya Osing untuk pemenuhan meaning of life siswa SMP / Husni Hanafi

Hanafi, Husni (2018) Pengembangan panduan konseling dengan teknik coping skills bermuatan nilai budaya Osing untuk pemenuhan meaning of life siswa SMP / Husni Hanafi. Masters thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

RINGKASAN Hanafi, Husni. 2018. Pengembangan Panduan Konseling dengan Teknik Coping skills Bermuatan Nilai Budaya Osing Untuk Pemenuhan Meaning of Life Siswa SMP. Tesis, Jurusan Bimbingan dan Konseling, Pascasarjana, Universitas Negeri Malang. Pembimbing : (I) Prof. Dr. Nur Hidayah, M.Pd dan (II) Prof. Dr. Andi Mappiare AT, M.Pd. Kata Kunci : coping skills, nilai budaya osing, meaning of life Model konseling cognitive behavior modification memiliki falsafah yang sesuai dengan nilai budaya pengembangnya, yakni Donald Meichenbaum. Hal ini menjadikan konseling cognitive behavior modification yang diterapkan di Indonesia belum memiliki nilai-nilai budaya Indonesia. Salah satu budaya di Indonesia yang memiliki keunikan adalah suku Osing. Terdapat nilai-nilai budaya suku Osing yang berbeda dan tidak terdapat dalam filosofi konseling cognitive behavior modification. Teknik coping skills merupakan salah satu teknik dalam cognitive behavior modification yang memiliki kesesuaian dengan nilai budaya Osing rapalan. Penambahan muatan budaya Osing pada teknik coping skills juga semakin tepat untuk membantu siswa dalam memenuhi meaning of life nya. Hal ini didasarkan bahwa meaning of life siswa berlatar budaya Osing memiliki unsur objektif yang bersumber pada kebenaran intersubjektif masyarakat suku Osing. Dengan demikian, dilakukalah penelitian ini untuk menghasilkan produk panduan konseling dengan teknik coping skills bermuatan nilai budaya Osing yang layak dan berterima secara teoritis dan praktis sehingga dapat menjadi alternatif layanan konseling untuk pemenuhan meaning of life siswa berlatar budaya Osing. Penelitian ini menggunakan model penelitian dan pengembangan dengan mengadaptasi sepuluh langkah penelitian dan pengembangan milik Borg & Gall (1983). Kesepuluh langkah tersebut mencakup penelitian dan studi pendahuluan, perencanaan pengembangan produk, pengembangan produk awal, uji coba tahap awal, revisi produk awal, uji coba pengguna utama, revisi produk lanjutan, uji coba operasionalisasi produk, revisi produk akhir, dan diseminasi hasil pengembangan. Uji coba dalam penelitian ini diawali dengan uji ahli media pembelajaran terhadap format panduan, uji ahli konseling terhadap isi materi konseling dalam panduan dan uji ahli budaya Osing terhadap isi muatan budaya Osing dalam panduan. Uji coba dilanjutkan pada uji calon pengguna produk (guru BK) terhadap isi materi konseling dalam panduan dan diakhiri dengan uji keefektifan produk terhadap sasaran layanan (siswa SMP berlatar budaya Osing). Instrumen dalam penelitian ini menggunakan instrumen penilaian ahli media pembelajaran, instrumen penilaian ahli konseling dan calon pengguna, instrumen penilaian ahli budaya, inventori meaning of life budaya Osing siswa, dan pedoman wawancara meaning of life budaya Osing siswa. Data hasil pengembangan didapatkan melalui analisis validitas rater (ahli), uji wilcoxon, uji paired t-test dan interpretasi data. Hasil penilaian ahli media pembelajaran menunjukan kelayakan produk dari sisi format panduan sebagai media pembelajaran bagi guru BK. Hasil penilaian ahli konseling dan calon pengguna menunjukkan kelayakan produk dari sisi isi materi konseling dalam panduan sebagai layanan konseling yang bermuatan nilai budaya Osing. Hasil penilaian ahli budaya Osing menunjukkan kelayakan produk dari sisi isi muatan budaya Osing dalam panduan. Hasil uji keefektifan produk menunjukkan adanya perubahan signifikan terhadap pemenuhan meaning of life siswa. Saran yang diberikan berdasarkan hasil penelitian ini adalah, (1) guru BK dapat melakukan peer-review dalam berlatih konseling teknik coping skills bermuatan nilai budaya Osing untuk pemenuhan meaning of life siswa SMP; (2) guru BK dapat memperdalam pemahamannya dengan mempelajari referensi-referensi terkait coping skills, meaning of life dan budaya Osing, termasuk hasil penelitian ini; (3) peneliti selanjutnya diharapkan untuk dapat mengkaji lebih lanjut terkait teknik lain yang dapat diberikan muatan nilai budaya Osing; (4) harapan dari guru BK adalah adanya teknik konseling yang bermuatan nilai budaya Osing (termasuk teknik coping skills ini) untuk sasaran permasalahan selain meaning of life siswa.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) > Jurusan Bimbingan dan Konseling (BK) > S2 Bimbingan dan Konseling
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 04 Sep 2018 04:29
Last Modified: 09 Sep 2018 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/56955

Actions (login required)

View Item View Item