Karakteristik pribadi ideal konselor dalam perspektif aswaja An-Nahdliyah (kajian hermeneutika teks Khittah an-Nahdliyah) / Moh. Ziyadul Haq Annajih

Annajih, Moh. Ziyadul Haq (2018) Karakteristik pribadi ideal konselor dalam perspektif aswaja An-Nahdliyah (kajian hermeneutika teks Khittah an-Nahdliyah) / Moh. Ziyadul Haq Annajih. Masters thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Moh. Ziyadul Haq Annajih. 2018. Karakteristik Pribadi Ideal Konselor dalam Perspektif Aswaja an-Nahdliyah (Kajian Hermeneutika Teks Khittah an-Nahdliyah). Tesis. Program Studi Bimbingan dan Konseling Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dr. Muslihati S.Ag. M.Pd. (II) Dr. IM. Hambali M.Pd. Kata Kunci karakteristik pribadi konselor aswaja an-nahdliyah teks khittah Karakteristik pribadi konselor banyak dipengaruhi oleh nilai-nilai yang dianutnya (belief system) sehingga nilai-nilai tersebut penting untuk dipertimbangkan. Nilai-nilai tersebut mencakup nilai sosial budaya dan agama (religious values). Di sisi lain konsep karakteristik pribadi konselor didominasi oleh teori-teori Barat yang sarat dengan muatan nilai sehingga dalam praktiknya kerap menemui hambatan. Oleh karena itu diperlukan untuk dilakukan upaya adaptasi ke dalam konteks keindonesiaan dengan memperhatikan nilai-nilai sosial budaya dan agama. Indonesia adalah negara yang penuh dengan keragaman suku etnis budaya dan agama. Di samping itu masyarakat Indonesia merupakan masyarakat religius yang berpegang teguh pada prinsip-prinsip keagamaan. Dengan memperhatikan sisi keragaman dan keagamaan di Indonesia sebagaimana di atas maka nampak titik temu diantara keduanya. Hal ini terlihat pada nilai yang tercermin pada nilai yang dimiliki oleh Aswaja an-Nahdliyah sebagai kelompok mayoritas Islam Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji nilai-nilai Aswaja an-Nahdliyah dan implikasinya terhadap konsep dan kerangka kepribadian konselor. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan data analisis dan interpretasinya mengikuti kaidah-kaidah hermeneutika Gadamerian. Penelitian ini dilakukan dengan beberapa tahapan meliputi (1) menentukan sumber primer yaitu teks Khittah an-Nahdliyah (2) menegoisasikan dan mengorganisasikan tafsiran teks sampai memahami teks secara keseluruhan (3) wawancara dengan Tim Pakar Aswaja NU Centre Jawa Timur (4) melakukan analisis data dan (5) menyajikan hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) nilai tawassuth ditandai dengan ciri sikap yang moderat reformatif menghindari pandangan ekstrimisme dan memiliki pengetahuan yang baik. (2) nilai tawazun ditandai dengan ciri sikap yang proposional mendahulukan kepentingan orang lain dinamis berintegritas dan kejujuran. (3) nilai tasamuh ditandai dengan ciri sikap yang toleran dan menjunjung tinggi persaudaraan. (4) nilai i tidal ditandai dengan ciri sikap yang senantiasa menjunjung tinggi keadilan kesetaraan dan nilai dan norma. Keempat nilai tersebut yang kemudian dapat berimplikasi terhadap pengembangan kompetensi kepribadian konselor. Penelitian ini diharapkan dapat dijadikan bahan informasi dan pengetahuan untuk mengembangkan kompetensi kepribadian konselor. Kepada peneliti selanjutnya penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai bahan penelitian pengembangan yang bersumber dari nilai-nilai keagaman dan kearifan lokal khas Indonesia.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) > Jurusan Bimbingan dan Konseling (BK) > S2 Bimbingan dan Konseling
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 02 Jul 2018 04:29
Last Modified: 09 Sep 2018 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/56932

Actions (login required)

View Item View Item