Studi kasus posttraumatic growth pada anak jalanan yang mengalami peristiwa traumatik di Lembaga Swadaya Masyarakat Jaringan Kemanusiaan Jawa Timur / Lenny Latifah

Latifah, Lenny (2015) Studi kasus posttraumatic growth pada anak jalanan yang mengalami peristiwa traumatik di Lembaga Swadaya Masyarakat Jaringan Kemanusiaan Jawa Timur / Lenny Latifah. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Latifah, Lenny. 2015. Studi Kasus Posttraumatic Growth pada Anak Jalanan yang MengalamiPeristiwaTraumatikdi Lembaga Swadaya Masyarakat Jaringan Kemanusiaan Jawa Timur. Skripsi, Jurusan Psikologi Fakultas Pendidikan Psikologi Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Hj. Tutut Chusniyah, M.Si , (II) Diantini Ida Viatrie, M.Si. Kata Kunci : Posttraumatic Growth, Anak Jalanan, PeristiwaTraumatik Penelitianinibertujuanuntukmemahamiposttraumatic growth(PTG) secarautuhdanmendalamdariperspektifindividupadatiga orang anakjalananbinaanLembagaSwadayaMasyarakatJaringanKemanusiaanJawaTimur (LSM JKJT).PTG merupakanperkembanganataukemajuandiriseseorangsebagaihasildaritransformasikehidupansetelahmenghadapisebuahperistiwatraumatik. Penelitianinimenggunakanmetodekualitatifdenganjenispenelitianstudikasus.Partisipadalampenelitiainiditentukanberdasarkankriteria-kriteria yang sudahditetapkanterlebihdahuluolehpeneliti.Pengumpulan data dalampenelitianinidilakukandenganwawancaradanobservasi.Selainitudigunakanduaalatukurlainyaitu, CRIES-13 dan PTGI sebagaiinstrumenpengumpul data pendukung. Teknikanalisisyang digunakandalampengolahan data hasilwawancaraadalahteknikanalisistematik. Hasildaripenelitianinidiketahuibahwasetelahmengalamiperistiwatraumatikketigaanakjalanantersebutmenunjukkanadanyaperubahan didalamdirinyaterkaitdenganpsikologis, kognitif, fisik, danperilakumereka.Perubahan yang merekaalamicenderungbersifatnegatif.Dalammenghadapiperubahan yang tersebut, merekamengembangkansuatumekanisme coping. Bentukdarimekanisme coping yang dilakukanolehketigaanakjalanantersebutadalahmekanisme coping maladaptif yang berfokuspadaemosi di tahapawaldari proses PTG.Ketikabentukmekanisme coping tersebuttidaklagiefektifuntukmeminimalisirdampakdariperistiwatraumatik yang dihadapi, merekamengembangkanmekanisme coping baru yang lebihadaptifsertaberfokuspadaemosidanmasalah. Seiringdenganberjalannyamekanisme coping yang dilakukan, partisipandapatmerasakan PTG di dalamdirinya. PTG yang dirasakansetelahberjuangmenghadapiperistiwatraumatik yang dialamiadalahadanyapeningkatanapresiasihidup yang ditunjukkandenganperubahanprioritashidup, penghargaanterhadaphal yang telahdimiliki, memilikitujuanhidupdanmunculnya rasa tanggungjawabterhadapdirisendiri, adanyaperubahanpersepsiterhadaphubungansosialdanhubungan yang semakinintens, hangatdanberartidengan orang-orang disekitarnya, pengetahuantentangkekuatan personal, perkembangan spiritual, danmunculnyakemungkinanbarudalamkehidupanmereka.Faktor-faktorsepertidukungansosial, kepercayaanterhadapTuhan, adanyakeinginanuntukbertahan, dankepercayaanterhadapkemampuandirijugaberperandalammemunculkan PTG setelahpengalamantraumatik yang dialami.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
Divisions: Fakultas Pendidikan Psikologi (FPPsi) > Jurusan Psikologi (PSi) > S1 Psikologi
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 27 Oct 2015 04:29
Last Modified: 09 Sep 2015 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/56054

Actions (login required)

View Item View Item