Pengaruh dukungan sosial dan kecerdasan emosional terhadap resiliensi pada penyitas erupsi Gunung Kelud / Mochammad Wibisono

Wibisono, Mochammad (2014) Pengaruh dukungan sosial dan kecerdasan emosional terhadap resiliensi pada penyitas erupsi Gunung Kelud / Mochammad Wibisono. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

Wibisono, Mochammad. Pengaruh Dukungan Sosial dan Kecerdasan Emosional Terhadap Resiliensi Pada Penyintas Erupsi Gunung Kelud. Skripsi, Jurusan Psikologi Fakultas Pendidikan Psikologi Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Hj. Tutut Chusniyah, M.Si (II) Pravissi Shanti, S.Psi., M.Psi. Kata kunci: dukungan sosial, kecerdasan emosional, resiliensi, penyintas. Resiliensi merupakan kemampuan seseorang untuk bangkit dari keterpurukan dan tekanan yang terjadi dalam perkembangan hidupnya menuju pada keadaan normal. Resiliensi sangat berguna dalam menghadapi perubahan dan tekanan hidup yang berlangsung begitu intens dan cepat. Semakin dahsyat dan tragis sebuah bencana, semakin dalam pula kehilangan, dan goncangan batin yang dirasakan oleh para korbannya. Oleh karenanya dibutuhkan dukungan sosial dan kecerdasan emosional untuk meningkatkan resiliensi individu. Dimana dukungan sosial dapat diperoleh dari pasangan (suami-istri), keluarga, dan teman atau komunitas. Sementara kecerdasan emosional berasal dari dalam individu sendiri. Penelitian ini merupakan penelitian eksplanatif (explanatory research) yang bertujuan untuk menganalisa pengaruh dukungan sosial dan kecerdasan emosional terhadap resiliensi pada penyintas bencana erupsi Gunung Kelud. Pemilihan sampel menggunakan purposive sampling dan diperoleh 100 jiwa yang menjadi subjek penelitian. Pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan skala dukungan sosial, skala kecerdasan emosional, dan skala resiliensi. Metode analisa yang digunakan yaitu analisis regresi berganda. Hasil analisis menunjukkan bahwa variabel dukungan sosial dan kecerdasan emosional berpengaruh signifikan terhadap resiliensi individu. Hal ini ditunjukkan dengan nilai signifikansi sebesar 0,010 dan 0,000 (p<0,05). Sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa dukungan sosial dan kecerdasan emosional memunculkan resiliensi pada penyintas. Besarnya pengaruh dukungan sosial dan kecerdasan emosional terhadap resiliensi adalah sebesar 56,9% sedangkan sisanya 43,1% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dibahas dalam penelitian ini.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
Divisions: Fakultas Pendidikan Psikologi (FPPsi) > Jurusan Psikologi (PSi) > S1 Psikologi
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 05 Aug 2014 04:29
Last Modified: 09 Sep 2014 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/56007

Actions (login required)

View Item View Item