Konstruksi sosial organisasi mahasiswa BEM FIS UM dalam perspektif fungsionaris periode 2016 / Maulidiyatul Karimah

Karimah, Maulidiyatul (2019) Konstruksi sosial organisasi mahasiswa BEM FIS UM dalam perspektif fungsionaris periode 2016 / Maulidiyatul Karimah. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

i ABSTRAK Karimah, Maulidiyatul. 2018. Konstruksi Sosial Organisasi Mahasiswa BEM FIS UM dalam Fungsionaris Periode 2016. Skripsi. Prodi S1 Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. I Nyoman Ruja, S.U. (II) I Dewa Putu Ekasasnanda, S.Ant., M.A Kata Kunci: Konstruksi Sosial, Organisasi, Mahasiswa, Fungsionaris, BEM Mahasiswa mempunyai peranan yang besar dalam perkembangan kampus ataupun negara dengan ide-ide yang membangun. Sebagai agent of change, idealnya mahasiswa tidak hanya menjadi siswa kuliah. Banyak hal yang dapat dilakukan oleh mahasiswa untuk mengasah kemampuannya, salah satunya adalah mengikuti organisasi di dalam kampus. Organisasi mahasiswa yang akan diteliti yaitu BEM FIS UM. Pemilihan kajian ini akan memberikan gambaran umum suatu organisasi dengan mengangkat konstruksi sosialnya. Konstruksi sosial diharapkan dapat menjelaskan dan mendeskripsikan tentang makna-makna yang dibangun berdasarkan pandangan fungsionaris dalam keberadaan dan motivasinya. Fokus dalam penelitian ini yaitu (1) Bagaimana karakteristik fungsionaris di organisasi BEM FIS UM periode 2016?, (2) Bagaimana motivasi untuk mengikuti dan bertahan di BEM FIS?, (3) Bagaimana konstruksi sosial fungsionaris 2016 terhadap BEM FIS UM?. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif deskriptif. Informan dalam penelitian ini adalah informan pendukung yakni demisioner, dan informan kunci yaitu fungsionaris BEM FIS UM periode 2016. Prosedur pengumpulan data melibatkan tiga jenis strategi, yakni: observasi, wawancara, dokumen-dokumen. Analisis data menggunakan teknik analisis data model interaktif Miles & Huberman. Pengecekan keabsahan temuan penelitian ini menggunakan triangulasi (triangulasi sumber, teknik, dan waktu). Hasil Penelitian menunjukkan bahwa pengurus harus memiliki kriteria sikap tanggung jawab, komitmen (loyal), disiplin dan ulet. Karakteristik mahasiswa yang terlibat memliki latar belakang jurusan dan daerah asal yang berbeda-beda. Rentang usia fungsionaris yaitu 19 hingga 22 tahun. Mahasiswa FIS yang bergabung ormawa tadalah mahasiswa yang memiliki keinginan belajar. Beberapa alasan motivasi untuk mengikuti yakni karena sesuai dengan pengalaman organisasi, ingin menambah pengalaman baru, membutuhkan relasi. Fungsionaris BEM FIS UM mempunyai anggapan bahwa organisasi ini tidak hanya memberi banyak pengalaman namun juga memberikan keluarga baru yang seharusnya tetap dijaga relasinya. Temuan penelitian menyebutkan bahwa masih adanya pertemuan atau diskusi yang terjadi selepas fungsionaris tidak lagi menjabat dan terikat dalam organisasi yang sama. Hal ini merupakan gambaran konstruksi sosial BEM FIS dan pelaku di dalamnya. Bagi peneliti yang akan datang agar dapat membahas peran fakultas / universitas dalam pengelolaan organisasi intra mahasiswa, khususnya keterkaitan dan kebermanfaatan bagi kehidupan kampus. Untuk yang kedua dapat membahas tentang konstruksi sosial mahasiswa yang tidak mengikuti organisasi terhadap pengurus organisasi intra kampus.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: H Social Sciences
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial (FIS) > Jurusan Sosiologi > S1 Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 08 Jan 2019 04:29
Last Modified: 09 Sep 2019 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/55980

Actions (login required)

View Item View Item