Pengemis di Kecamatan Sananwetan Kota Blitar (alun-alun dan kompleks makam Bung Karno) / Nasa Andriansa

Andriansa, Nasa (2018) Pengemis di Kecamatan Sananwetan Kota Blitar (alun-alun dan kompleks makam Bung Karno) / Nasa Andriansa. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Andriansa, Nasa. 2018. Pengemis di Sananwetan Kota Blitar (Alun-alun dan Kompleks Makam Bung Karno). Skripsi, Program Studi S1 Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial FIS Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) I Dewa Putu Eskasnanda, S.Ant., M.A., (2) Dr. I Nyoman Ruja, S.U. Kata Kunci: Pengemis, Kota Blitar Himpitan ekonomi yang terus mendesak manjadikan sebagian masyarakat Kota Blitar memilih mengemis baik sebagai aktivitas harian atau musiman. Pada awal tahun 2018 pemerintah Kota Blitar mengeluarkan perda yang mengatur tentang pengemis, larangan untuk mengemis diberbagai tempat digalakkan. Permasalahan timbul ketika masih banyak pengemis yang mengemis di tempat umum seperti yang terjadi di Alun-alun dan Kompleks Makam Bung Karno. Berdasarkan hal tersebut rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: 1). Bagaimana Karakteristik Pengemis di Alun-alun dan Kompleks Makam Bung Karno Kota Blitar?, 2). Apa Alasan Dan Motivasi Mengemis bagi Pengemis di Alun-alun dan Kompleks Makam Bung Karno Kota Blitar?, 3). Bagaimana Strategi Hidup Pengemis di Alun-alun dan Kompleks Makam Bung Karno Kota Blitar?. Pendekatan yang dipakai dalam penelitian ini adalah kualitatif. Jenis penelitian adalah kualitatif deskriptif. Sumber data penelitian ini dibagi menjadi dua yaitu sumber data primer dan sumber data sekunder. Pengambilan informan peneliti menggunakan teknik purposive sampling. Prosedur pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dokumentasi dan audio visual. Hasil penelitian ditemukan karekteristik pengemis adalah: 1). Mayoritas usia 50 tahun ke atas, 2). Mayoritas perempuan, 3). berasal dari Kota Blitar, 4). Beagama Islam, 5). Berpendidikan rendah. Alasan mengemis bagi pengemis beragam yaitu: 1). Mengemis karena usia tua, 2). Tambahan penghasilan, 3). Tanggungan anak, 4). Berpendidikan rendah, dan 5). Hidup sebatang kara. Strategi yang digunakan juga beragam seperti: 1). Menetap, 2). Berpindah-pindah, 3). Memakai kostum badut, 4). Berpura-pura sakit, 5). beroperasi pada saat ibadah keagamaan.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: H Social Sciences
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial (FIS) > Jurusan Sosiologi > S1 Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 03 Dec 2018 04:29
Last Modified: 09 Sep 2018 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/55969

Actions (login required)

View Item View Item