Konstruksi sosial masyarakat Desa kauman atas seni tari Reyog Ponorogo / Alief Nugroho Dwi Ertanto

Ertanto, Alief Nugroho Dwi (2018) Konstruksi sosial masyarakat Desa kauman atas seni tari Reyog Ponorogo / Alief Nugroho Dwi Ertanto. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Ertanto, Alief Nugroho Dwi. 2017. Konstruksi Sosial Masyarakat Desa Kauman atas Seni Tari Reyog Ponorogo. Skripsi. Program Studi Pendidikan IPS. Fakultas Ilmu Sosial. Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. GM. Sukamto, M.Pd, M.Si, (II) I Dewa Putu Eskasasnanda, S. Ant, M.A Kata Kunci: Seni tari, Reyog Ponorogo, Konstruksi Sosial, Desa Kauman. Desa Kauman merupakan salah satu desa yang terletak di Kecamatan Kauman Somoroto. Masyarakat Desa Kauman merupakan masyarakat desa yang terkenal sangat aktif dalam pelestarian seni tari Reyog Ponorogo. Penelitian ini memiliki tiga rumusan masalah di antaranya: (1) Bagaimana sejarah seni tari Reyog Ponorogo secara umum dan khususnya di Desa Kauman Kecamatan Kauman Somoroto Kabupaten Ponorogo? (2) Bagaimana makna dari unsur seni tari Reyog Ponorogo? (3) Bagaimana konstruksi sosial masyarakat Desa Kauman Kecamatan Kauman Somoroto Kabupaten Ponorogo terhadap seni tari Reyog Ponorogo?. Penelitian ini menggunakan studi konstruksi sosial dengan pendekatan kualitatif dan menggunakan jenis penelitian deskriptif. Studi konstruksi sosial pada penelitian ini digunakan untuk memaparkan bangunan pemikiran masyarakat tentang Reyog Ponorogo, di mana yang menjadi fokus penelitian adalah pemikiran masyarakat desa dan makna unsur dalam seni tari Reyog. Sumber data yang digunakan adalah narasumber atau informan, peristiwa atau aktivitas, tempat atau lokasi, dan dokumen atau arsip. Prosedur pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, diperoleh hasil yaitu (1) Tradisi Reyog Ponorogo adalah kebudayaan khas Kabupaten Ponorogo. Sejarah seni tari Reyog mempunyai 2 versi cerita.Versi yang pertama adalah versi Ki Demang Kutu Suryongalam. Versi kedua adalah versi Bantarangin. (2) Seni tari Reyog Ponorogo ini mempunyai beberapa unsur di dalamnya. Topeng Dhadak Merak menjadi komponen utama kesenian Reyog. Sesajen terdiri dari menyan, wedang kopi pahitan, wedang gula asem, wedang kembang telon, parem, sego kokoh. Instrumen karawitan terdiri dari : kendang, ketipung, kenong, kethuk, kempul, trompet Reyog, angklung. Selain instrument musik di atas, hal yang juga mendukung pementasan Reyog Ponorogo adalah senggakan. (3) Masyarakat Desa Kauman Somoroto merupakan salah satu masyarakat di Kabupaten Ponorogo yang terkenal aktif dalam melestarikan kesenian Reyog. Masyarakat Desa Kauman dalam proses konstruksi sosial di sini dilihat dari 3 proses yang berjalan simultan yakni eksternalisasi, objektivasi, dan internalisasi. Saran ditujukan peneliti selanjutnya agar dapat mengkaji seni tari Reyog Ponorogo dengan perspektif yang berbeda misalnya fenomenologi, etnografi, atau mengambil sudut pandang lainnya. Atau mengungkap seni budaya tari Reyog Ponorogo di daerah lain di Ponorogo yang juga sekiranya bisa dipertanggungjawabkan isinya.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: H Social Sciences
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial (FIS) > Jurusan Sosiologi > S1 Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 13 Mar 2018 04:29
Last Modified: 09 Sep 2018 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/55933

Actions (login required)

View Item View Item