Peran jaringan sosial penjaga pasar dalam meningkatkan keamanan pasar tradisional di Kota Malang (studi kasus pasar Blimbing Kecamatan Blimbing Kota Malang) / Ade Prasetia Cahyadi

Cahyadi, Ade Prasetia (2018) Peran jaringan sosial penjaga pasar dalam meningkatkan keamanan pasar tradisional di Kota Malang (studi kasus pasar Blimbing Kecamatan Blimbing Kota Malang) / Ade Prasetia Cahyadi. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

i ABSTRAK Cahyadi, Ade Prasetia.2018. Peran Jaringan Sosial Penjaga Pasar dalam Meningkatkan Keamanan Pasar Tradisional di Kota Malang (Studi Kasus Pasar Blimbing Kecamatan Blimbing Kota Malang). Skripsi, Jurusan Sosiologi, Program Studi Pendidikan Sosiologi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing : Dr, Abdul Latif Bustami, M.Si. Kata Kunci : Pasar Tradisional, Penjaga pasar, Jaringan Sosial Pasar tradisional adalah tempat jual-beli yang merupakan gambaran sosial-budaya masyarakat bersangkutan (terkait ekonomi, teknologi, struktur sosial, politik, dan kekerabatan). Transaksi jual-beli terjadi secara langsung dan biasanya melalui proses tawar-menawar. Kota Malang memiliki banyak pasar tradisional salah satunya adalah pasar tradisional Blimbing yang terletak di Kecamatan Blimbing Kota Malang. Pasar tradisional Blimbing adalah pasar tradisional yang sudah berdiri sejak tahun 1970 yang terletak di Kecamatan Blimbing Kota Malang. Pasar Blimbing Malang merupakan pasar tradisional yang sangat ramai, dimana pasar tradisional ini beroperasi 24 jam tanpa berhenti dan juga beraktifitas setiap hari tanpa libur. Pasar tradisional ini memiliki luas 17.320 m2 dan jumlah pedagang pasar sebanyak 2.250 orang. Hal ini berdampak pada para penjaga pasar yang terdapat di Pasar Blimbing. Mereka harus bekerja ekstra untuk menjaga agar Pasar Blimbing tetap aman. Penelitian ini mempunyai tujuan: Untuk mengetahui bagaimanakah sistem keamanan yang ada di Pasar Tradisional Blimbing dan mempunyai rumusan masalah : (1) untuk mengetahui bagaimana sistematika kerja dan pembayaran penjaga pasar yang ada di Pasar Blimbing ? (2) Bagaimana Peran Jaringan Sosial Penjaga Pasar dalam Meningkatkan Keamanan Pasar Tradisional Blimbing ? Penelitian ini menggunakan metode dan pendekatan kualitatif, dimana penelitian ini digunakan untuk mengetahui masalah yang umumnya terjadi dipasar tradisional khususnya dalam bidang keamanan. Hasil dari penelitian ini adalah : (1) Sistematika kerja dari penjaga Pasar Blimbing di bagi menjadi 2 Shift yaitu Pagi dan Malam. Penjaga pasar yang mendapatkan giliran pada Shift pagi harus memulai pekerjaan mereka pada pukul.05.00-17.00 dan yang mendapatkan Shift malam pada pukul 17.00-05.00, dimana setiap Shiftnya di jaga oleh 3 penjaga pasar dan 2 penjaga pasar lainya mendapatkan jatah lembur dari uang parkir. Pembayaran gaji penjaga pasar dihimpun dari para pedagang melalui bendahara pasar dengan gaji sebesar 100 ribu per bulan, (2) Pasar Blimbing memiliki jaringan yang bernama Koordinator Pedagang Pasar Blimbing. Jaringan ini ii terdiri dari Empat orang yaitu Pak Subardi, Pak Sutrisno, Pak Basuki, dan Pak Saiful. Pak Subardi sebagai ketua koordinator Pasar Blimbing, Pak Sutrisno menjabat sebagai sekretaris, Pak Basuki sebagai bendahara, dan Pak Saiful sebagai ketua keamanan. Saran yang diberikan kepada pemerintah adalah dengan menjamin keberadaan pasar tradisional yang baik dengan kebijakan-kebijakan yang akan membantu meningkatkan daya saing pasar tradisional harus diciptakan dan dilaksanakan, seperti: memperbaiki internal pasar baik kebersihan, keamanan, serta kenyamanan. Sedangkan untuk peneliti lain adalah diharapkan peneliti lain dapat mengambil fokus yang berbeda dengan apa yang di kaji oleh peneliti.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: H Social Sciences > HM Sociology
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial (FIS) > Jurusan Sosiologi > S1 Pendidikan Sosiologi
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 25 Jun 2018 04:29
Last Modified: 09 Sep 2018 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/55786

Actions (login required)

View Item View Item