Semangka Sengkaling yang hilang (peralihan semangka Sengkaling sebagai komoditas andalan Desa Mulyoagung ke sektor nonpertanian) / Annisa Dwi Apsari

Apsari, Annisa Dwi (2018) Semangka Sengkaling yang hilang (peralihan semangka Sengkaling sebagai komoditas andalan Desa Mulyoagung ke sektor nonpertanian) / Annisa Dwi Apsari. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

i ABSTRAK Apsari Annisa Dwi. 2018. Semangka Sengkaling Yang Hilang (Peralihan Semangka Sengkaling Sebagai Komoditas Andalan Desa Mulyoagung Ke Sektor Non Pertanian). Skripsi Jurusan Sosiologi Prodi Pendidikan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Malang. Pembimbing Dr. Abdul Latif Bustami M.si. Kata Kunci Semangka Sengkaling Peralihan Komoditas Peralihan Mata Pencaharian Sengkaling sebagai salah satu dusun di Desa Mulyoagung pernah berjaya dengan produksi semangkanya yang dikenal dengan nama Semangka Sengkaling. Rasa semangka yang unik dan jumlah hasil produksi yang melimpah menjadikan Semangka Sengkaling menjadi salah satu komoditas andalan Desa Mulyoagung. Akan tetapi dewasa ini jarang sekali ditemui pedagang Semangka Sengkaling bahkan tidak bisa ditemui lagi petani yang menanamnya di Desa Mulyoagung. Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mendeskripsikan proses peralihan komoditas andalan Desa Mulyoagung yang berupa semangka ke sektor non pertanian (2) untuk mendeskripsikan proses pengambilan keputusan keluarga petani semangka beralih mata pencaharian ke sektor non pertanian. Penelitian dilakukan dengan metode kualitatif dengan pilihan jenis kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yakni observasi wawancara dan dokumentasi. Lokasi penelitian ini berada di Desa Mulyoagung Kecamatan Dau Kabupaten Malang Provinsi Jawa Timur. Hasil penelitian menujukkan bahwa peralihan komoditas adalan Desa Mulyoagung yang berupa semangka ke sektor non pertanian disebabkan karena (a) adanya pengaruh pendatang yang mempengaruhi cara berpikir penduduk asli desa sehingga generasi selanjutnya tidak ingin meneruskan bekerja sebagai petani dan (b) beralihnya fungsi sawah menjadi perumahan akibat adanya pendatang. Keputusan keluarga petani yang menanam semangka dalam beralih mata pencaharian ke sektor non pertanian dilatarbelakangi oleh (a) tidak ada generasi penerus akibat pengaruh pendatang (b) rumitnya penanaman semangka dan biaya produksi yang tinggi (c) cuaca yang tidak lagi bisa diprediksi (d) tidak adanya lahan persawahan akibat terkonversi menjadi pemukiman.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: H Social Sciences > HM Sociology
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial (FIS) > Jurusan Sosiologi > S1 Pendidikan Sosiologi
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 05 Jun 2018 04:29
Last Modified: 09 Sep 2018 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/55777

Actions (login required)

View Item View Item