Persepsi peserta didik terhadap mata pelajaran sejarah sebagai sarana penanaman nilai nasionalisme di kelas X SMKN 10 Malang / Nindita Apriliana

Apriliana, Nindita (2018) Persepsi peserta didik terhadap mata pelajaran sejarah sebagai sarana penanaman nilai nasionalisme di kelas X SMKN 10 Malang / Nindita Apriliana. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

i RINGKASAN Apriliana, Nindita. 2018. Persepsi Peserta Didik Terhadap Mata Pelajaran Sejarah Sebagai Sarana Penanaman Nilai Nasionalisme di Kelas X SMKN 10 Malang. Skripsi, Jurusan Sejarah, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Drs. Kasimanuddin Ismain, M.Pd. Kata Kunci: Persepsi, Peserta Didik, Mata Pelajaran Sejarah, Nasionalisme Setiap pembelajaran mewujudkan makna masing-masing, begitu pula dengan mata pelajaran sejarah, kita tahu sendiri bahwa dengan cara kita mempelajari sejarah, kita akan mengetahui bagaimana latar belakang negara kita berdiri dan hal ini tentunya akan menumbuhkan rasa nasionalisme pada diri kita. Pembelajaran sejarah juga dapat menumbuhkan nilai nasionalisme bagi peserta didik, hal tersebut berdampak kepada sikap tingkah perilaku yang dimiliki oleh peserta didik itu sendiri. Minat mereka dalam pembelajaran tersebut karena dimana ada seseorang yang kurang minat akan sesuatu pastinya mereka akan menyepelekan sesuatu tersebut begitu juga pelajaran. Berawal dari uraian di atas, mendorong peneliti untuk melakukan penelitian dengan rumusan masalah sebagai berikut: (1) Bagaimana pembelajaran sejarah di SMKN 10 Malang, (2) Bagaimana persepsi peserta didik terhadap mata pelajaran sejarah sebagai sarana penanaman nilai nasionalisme di kelas X SMKN 10 Malang. Tujuan penelitian ini adalah (1) mengetahui pembelajaran sejarah di SMKN 10 Malang, (2) mengetahui persepsi peserta didik terhadap mata pelajaran sejarah sebagai sarana penanaman nilai nasionalisme di kelas X SMKN 10 Malang. Penelitian ini merupakan penelitian dengan pendekatan kualitatif, dan jenis penelitian deskriptif. Wawancara dan dokumentasi dipilih sebagai teknik pengumpulan data. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah pedoman wawancara, dan peneliti sebagai instrumen penelitian. Pengecekan keabsahan temuan dilakukan dengan triangulasi dan member check. Kegiatan analisis data dimulai dari tahap pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan analisis data, diperoleh kesimpulan bahwa minat sangat berpengaruh dalam mencapai suatu keberhasilan suatu pembelajaran, hal ini membuat guru dituntut selalu bisa memberikan metode baru dalam menerangkan materi di kelas. Persepsi peserta didik terhadap mata pelajaran sejarah sebagai sarana penanaman nilai nasionalisme sudah dapat dipahami oleh peserta didik, mereka sudah dapat memberikan contoh dan menerapkannya dari nilai nasionalisme tersebut dalam lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari. Pembelajaran sejarah, tidak hanya mempelajari bagaimana latar belakang terbentuknya negara Indonesia namun dapat juga menanamkan nilai Nasionalisme pada peserta didik. Peserta didik dapat mengetahui kejadian dimasa lampau dengan mempelajari sejarah, kejadian dimasa lampau dapat memberikan pengalaman dalam menghadapi dan memecahkan suatu permasalahan dalam kehidupan dan juga dapat dapat dijadikan gambaran dan pedoman bagi suatu bangsa untuk mempertahankan, membela dan menjadikan bangsa lebih baik lagi.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial (FIS) > Jurusan Sejarah (SEJ) > S1 Pendidikan Sejarah
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 28 Dec 2018 04:29
Last Modified: 09 Sep 2018 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/55382

Actions (login required)

View Item View Item