Perbedaan hasil belajar antara penerapan model pembelajaran picture and picture dan model pembelajaran Jigsaw kelas X IIS di SMAN 1 Sumberpucung Kabupaten Malang / Balkis Ekabella

Ekabella, Balkis (2018) Perbedaan hasil belajar antara penerapan model pembelajaran picture and picture dan model pembelajaran Jigsaw kelas X IIS di SMAN 1 Sumberpucung Kabupaten Malang / Balkis Ekabella. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

i ABSTRAK Ekabella, Balkis. 2018. Perbedaan Hasil Belajar antara Penerapan Model Pembelajaran Picture and Picture dan Model Pembelajaran Jigsaw Kelas X IIS di SMAN 1 Sumberpucung Kabupaten Malang. Skripsi, Jurusan Sejarah, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Drs. Kasimanuddin Ismain., M.Pd Kata Kunci: hasil belajar, model pembelajaran, picture and picture, jigsaw. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar penerapan model pembelajaran picture and picture dan model pembelajaran jigsaw kelas X IIS di SMAN 1 Sumberpucung dengan materi prasejarah di Indonesia. Penelitian ini dilakukan dengan latarbelakang masalah pembelajaran sejarah siswa kelas X IIS 1—5 menggunakan model pembelajaran jigsaw dengan hasil belajar berupa nilai ulangan harian pada materi prasejarah sebesar 60—70 sedangkan KKM sebesar 75. Menyikapi hal tersebut, untuk memperbaiki hasil belajar siswa diperlukan berbagai upaya, di antaranya menggunakan model pembelajaran picture and picture. Model pembelajaran ini menekankan pada keaktifan siswa serta mempunyai ciri memiliki ciri aktif, inovatif, kreatif, dan menyenangkan. Selain itu, siswa lebih banyak dituntut untuk menganalisis suatu gambar, sehingga hasil belajar siswa dapat lebih baik khususnya pada materi prasejarah di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif jenis quasi experiment dengan desain penelitian posttest only control group design. Dalam desain ini terdapat dua kelompok yang masing-masing dipilih secara random. Kelompok pertama diberi perlakuan (X) dan kelompok lain tidak. Kelompok yang diberi perlakuan disebut kelompok eksperimen dan kelompok yang tidak diberi perlakuan disebut kelompok kontrol. Populasi terdiri dari keseluruhan siswa kelas X IIS di SMAN 1 Sumberpucung, sedangkan pengambilan sampel dilakukan dengan cara pengambilan sampel non-acak (non-probablity sampling) berdasarkan pertimbangan guru dan diperoleh kelas X IIS 2 dan X IIS 4 sebagai sampel. Masing-masing kelas sampel terdiri dari 34 siswa. Analisis data yang digunakan berupa uji hipotesis menggunakan bantuan SPSS 16.0 for Windows dengan paired sample test. Hasil penelitian sebagai berikut, nilai hasil posttest melalui uji normalitas berdistribusi normal dengan nilai signifikasi kelas kontrol sebesar 0,118 > 0,05, Sedangkan, untuk nilai signifikasi kelas eksperimen sebesar 0,115 > 0,05, dalam uji homogenitas nilai signifikasi sebesar 0,079 > 0,05, hal ini dapat disimpulkan bahwa distribusi data bersifat homogen, serta dalam uji hipotesis mendapatkan hasil t hitung yang lebih besar dari t tabel yaitu 9,382 (t hitung) > 2,040 (t tabel) dengan nilai signifikasi 0,00

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial (FIS) > Jurusan Sejarah (SEJ) > S1 Pendidikan Sejarah
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 31 Aug 2018 04:29
Last Modified: 09 Sep 2018 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/55355

Actions (login required)

View Item View Item