Penerapan model pembelajaran PBL (Problem Based Learning) untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran sejarah kelas XI IPA 2 di SMAN 1 Sumberpucung tahun ajaran 2017/2018 / M Iqbal Fikri Alfannany

Alfannany, M Iqbal Fikri (2018) Penerapan model pembelajaran PBL (Problem Based Learning) untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran sejarah kelas XI IPA 2 di SMAN 1 Sumberpucung tahun ajaran 2017/2018 / M Iqbal Fikri Alfannany. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

i RINGKASAN Alfannany, M Iqbal Fikri. 2018. Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) untuk Meningkatkan Hasil Belajar siswa pada mata pelajaran Sejarah Kelas XI IPA 2 SMAN 1 Sumberpucung Malang. Skripsi, Jurusan Sejarah, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr. Ari Sapto M.hum Kata Kunci: Model pembelajaran Problem Based Learning, hasil belajar. Pada hasil observasi awal yang dilaksanakan pada tanggal 13 Maret 2018 di SMAN 1 Sumberpucung Malang kelas XI IPA 2 diketahui bahwa hasil belajar siswa masih rendah atau masih banyak yang tidak memenuhi KKM yang ditentukan yakni ≥75. Keadaan tersebut dapat dibuktikan dengan hasil Ulangan Harian (UH) siswa kelas XI IPA 2 yang memenuhi KKM atau yang mendapat nilai dibawah 75 sebanyak 22 siswa dari 38 siswa dan yang lainnya mendapat nilai diatas KKM. Hasil belajar siswa digunakan untuk mengetahui tercapainya suatu tujuan pembelajaran.Hasil belajar siswa dapat dijadikan acuan tingkat keberhasilan sebuah model pembelajaran. Keantusiasan siswa dalam menerima materi juga sangat rendah, terbukti disaat proses pembelajaran berlangsung terlihat masih banyak siswa yang melakukan aktifitas diluar konteks pembelajaran. Disini terlihat juga bahwa keaktifan siswa cenderung rendah, dalam penelitian ini keaktifan siswa dibatasi pada empat aspek, yaitu dalam hal bertanya, menjawab pertanyaan, mengemukakan pendapat dan bekerja kelompok. Berdasarkan temuan awal peneliti, maka perlu adanya upaya perbaikan dalam pembelajaran sejarah. Permasalahan tersebut dapat diatasi dengan memanfaatkan model pembelajaran yang inovatif dalam pembelajaran sejarah, sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas (classroom action research). Penelitian ini dilaksanakan dalam II siklus. Setiap siklus terdiri dari 2 pertemuan dan 4 tahap kegiatan, yang meliputi perencanaan kegiatan, pelaksanaan kegiatan, pelaksanaan tindakan, observasi dan evaluasi. Pada penelitian ini diterapkan model pembelajaran Problem Based Learning. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan observasi pada saat pembelajaran berlangsung, lembar observasi, dan memberikan tes di setiap akhir siklus serta dokumentasi. Penelitian dilakukan di SMAN 1 Sumberpucung Malang kelas XI IPA 2 dengan jumlah 38 siswa. Dari hasil penelitian setelah diterapkannya model pembelajaran Problem Based Learning, Hasil belajar siswa mengalami peningkatan pada setiap siklus, terbukti pada siklus I prosentase keaktifan siswa mencapai 73,52 dan mengalami peningkatan pada siklus II dengan prosentase 76,97. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Problem Based Learning terbukti dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Sejarah Indonesia di SMAN 1 Sumberpucung. Penerapan model pembelajaran tersebut dapat diterapkan dengan memperhatikan pengelolaan kelas yang baik dan pengaturan manajemen waktu yang tepat dengan tujuan model pembelajaran Problem Based Learning dapat dilaksanakan sesuai dengan tahapannya.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial (FIS) > Jurusan Sejarah (SEJ) > S1 Pendidikan Sejarah
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 28 Aug 2018 04:29
Last Modified: 09 Sep 2018 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/55352

Actions (login required)

View Item View Item