Penerapan kegiatan berpikir induktif dalam model buzz group untuk meningkatkan pemahaman pada materi Peradaban Mesir Kuno di kelas X-IIS 2 SMA 1 Bonyolangu Kabupaten Tulungagung / Wara Pamungkas Mustikaningtyas

Mustikaningtyas, Wara Pamungkas (2018) Penerapan kegiatan berpikir induktif dalam model buzz group untuk meningkatkan pemahaman pada materi Peradaban Mesir Kuno di kelas X-IIS 2 SMA 1 Bonyolangu Kabupaten Tulungagung / Wara Pamungkas Mustikaningtyas. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

RINGKASAN Mustikaningtyas, Wara Pamungkas. 2018. Penerapan Kegiatan Berpikir Induktif dalam Model Buzz Group untuk Meningkatkan Pemahaman pada Materi Peradaban Mesir Kuno di Kelas X-IIS 2 SMA 1 Boyolangu. Skripsi, Jurusan Sejarah, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Drs. Kasimanuddin Ismain, M.Pd. Kata Kunci: buzz group, berpikir induktif, pemahaman. Salah satu permasalahan yang muncul pada proses pembelajaran sejarah yang berkaitan dengan pengetahuan siswa ditunjukkan dengan rendahnya pemahaman siswa terhadap materi sejarah. Berdasarkan hasil wawancara dengan guru sejarah peminatan kelas X-IIS 2 SMA 1 Boyolangu sebelum dilakukan penelitian, diketahui bahwa rendahnya pemahaman siswa terhadap materi sejarah dikarenakan kegiatan diskusi yang dilaksanakan di kelas tidak berjalan secara optimal. Rendahnya pemahaman siswa terhadap materi sejarah juga ditunjukkan dari hasil pretest tentang materi Peradaban Mesir Kuno dengan nilai rata-rata hanya mencapai 55. Tujuan dilaksanakannya penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui pelaksanaan kegiatan berpikir induktif dalam model buzz group pada materi Peradaban Mesir Kuno di kelas X-IIS 2 SMA 1 Boyolangu, dan (2) untuk mengetahui tingkat pemahaman siswa kelas X-IIS 2 SMA 1 Boyolangu pada materi Peradaban Mesir Kuno dengan menggunakan kegiatan berpikir induktif dalam model buzz group. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas dengan menerapkan model Kurt Lewin yang terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Penelitian dilaksanakan sebanyak 2 siklus di kelas XIIS 2 SMA 1 Boyolangu dengan masing-masing siklus dilaksanakan sebanyak 2 pertemuan. Data tentang penerapan kegiatan berpikir induktif dalam model buzz group dikumpulkan peneliti dengan menggunakan lembar observasi dan lembar portofolio kelompok, sedangkan data tentang tingkat pemahaman siswa kelas XIIS 2 SMA 1 Boyolangu dikumpulkan peneliti dengan mengunakan posttest pada tiap akhir siklus yang terdiri dari 5 soal esai. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, hasil observasi dan portofolio kelompok menunjukkan bahwa proses pembelajaran materi Peradaban Mesir Kuno dengan menerapkan kegiatan berpikir induktif dalam model buzz group telah dilaksanakan dengan maksimal. Hasil posttest siklus I menunjukkan bahwa nilai rata-rata siswa kelas X-IIS 2 SMA 1 Boyolangu meningkat menjadi 71 atau sebanyak 28% siswa telah memenuhi nilai KKM ≥75. Hasil tersebut meningkat lagi pada posttest di siklus II dengan nilai rata-rata mencapai 83 atau sebanyak 93% siswa telah memenuhi nilai KKM ≥75. Kesimpulan dari penelitian yang telah dilaksanakan adalah bahwa kegiatan berpikir induktif dalam model buzz group telah efektif memperbaiki kegiatan diskusi siswa kelas X-IIS 2 SMA 1 Boyolangu. Hal tersebut berdampak pada peningkatan pemahaman siswa kelas XIIS 2 SMA 1 Boyolangu pada materi Peradaban Mesir Kuno. i

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial (FIS) > Jurusan Sejarah (SEJ) > S1 Pendidikan Sejarah
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 16 Aug 2018 04:29
Last Modified: 09 Sep 2018 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/55347

Actions (login required)

View Item View Item