Penerapan model pembelajaran kooperatif examples non examples untuk meningkatkan keaktifan siswa dalam pembelajaran sejarah di kelas X IPA 3 MAN 2 Probolinggo / Baron Hermanto

Hermanto, Baron (2018) Penerapan model pembelajaran kooperatif examples non examples untuk meningkatkan keaktifan siswa dalam pembelajaran sejarah di kelas X IPA 3 MAN 2 Probolinggo / Baron Hermanto. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

i ABSTRAK Hermanto, Baron. 2017. Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Examples Non Examples Untuk Meningkatkan Keaktifan Siswa Dalam Pembelajaran Sejarah Di Kelas X IPA 3 MAN 2 Probolinggo. Skripsi, Jurusan Sejarah, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Drs. Kasimanuddin Ismain, M.Pd. Kata Kunci: pembelajaran sejarah, kooperatif examples non examples, keaktifan siswa Model pembelajaran adalah salah satu cara yang digunakan oleh seorang guru untuk membuat pembelajaran menjadi menarik dan menyenangkan, dalam kenyataannya berdasarkan hasil observasi pada pembelajaran sejarah di kelas X IPA 3 MAN 2 Probolinggo menunjukkan bahwa model pembelajaran masih menggunakan model ceramah. Hal ini mengakibatkan siswa dalam mengikuti pembelajaran kurang antusias, ada yang berbicara dengan temannya, ada yang mencoret-coret buku dan ada yang ramai sendiri, dan berakibat keaktifan siswa menjadi rendah. Hal tersebut disebabkan karena guru dalam penyampaian materi masih menggunakan model ceramah tanpa ada variasi model pembelajaran yang lain. Oleh karena itu peneliti mencoba mengusulkan kepada guru untuk menggunakan model pembelajaran Examples Non Examples di kelas X IPA 3 dengan harapan dapat meningkatkan keaktifan siswa, model Examples Non Examples memiliki poin penting yaitu dapat membuat siswa lebih kritis dalam menganalisis gambar. Jenis penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dengan 2 siklus dimana setiap siklus terdiri dari 4 tahapan, yaitu tahap perencanaan, tahap pelaksanaan tindakan, tahap pengamatan, dan tahap refleksi. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan model Penelitian Tindakan Kelas model Kemmis & Mc Taggart. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui tahap observasi, wawancara, dokumentasi, angket, lembar keterlaksanaan pembelajaran, dan lembar penilaian keaktifan siswa. Analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini meliputi reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian di kelas X IPA 3 MAN 2 Probolinggo diperoleh data sebagai berikut: pada pra-tindakan diperoleh nilai klasikal sebesar 13.51, siklus I siswa yang aktif sebanyak 21 dengan nilai klasikal 56.75. Pelaksanaan pembelajaran siklus II berdasarkan analisis data yang didapatkan di kelas X IPA 3 siswa yang aktif sebanyak 31 dengan nilai klasikal 83.78. Dari data analisis pembelajaran siklus II telah mengalami peningkatan dimana siklus I sebesar 56.75 meningkat pada siklus II menjadi 83.78. Berdasarkan penelitian yang sudah dilakukan dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif Examples Non Examples dapat meningkatkan keaktifan siswa kelas X IPA 3 MAN 2 Probolinggo, melalui tindakan yang dilakukan pada siklus I dan siklus II, dimana setiap siklus dilakukan 2 kali pertemuan dengan alokasi waktu 90 menit.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial (FIS) > Jurusan Sejarah (SEJ) > S1 Pendidikan Sejarah
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 26 Feb 2018 04:29
Last Modified: 09 Sep 2018 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/55299

Actions (login required)

View Item View Item