Kerusuhan di Situbondo dan kontribusinya dalam pendidikan multikultural 1996-2014 / Febryan Atieka Putri

Putri, Febryan Atieka (2015) Kerusuhan di Situbondo dan kontribusinya dalam pendidikan multikultural 1996-2014 / Febryan Atieka Putri. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Putri, Febryan Atieka. 2015. Kerusuhan Di Situbondo dan Kontribusinya dalam Pendidikan Multikultural 1996-2014. Skripsi, Jurusan Sejarah, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Drs. Dewa Agung Gede Agung, M.Hum. Kata Kunci: Kerusuhan, Pendidikan Multikultural. Kerusuhan di Situbondo, Kamis 10 Oktober 1996 terjadi di enam kecamatan yang diawali oleh Kecamatan Situbondo. Berawal dari ketidakpuasan massa terhadap vonis persidangan terdakwa Saleh atas tuduhan kasus pelecehan agama Islam dan almarhun KH. AsÔÇÖad Syamsul Arifin yang dinilai terlalu ringan, kemudian berlanjut dengan membakar gedung PN Situbondo bersamaan dengan tujuh gereja dan panti asuhan Kristen. Satu gereja lain serta toko-toko orang Cina dirusak oleh massa. Berdasarkan gambaran di atas, penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mendeskripsikan beberapa hal yang mencakup; (1) Kondisi kehidupan masyarakat Kecamatan Situbondo sebelum tahun 1996, (2) Faktor pemicu kerusuhan 10 Oktober 1996, (3) Dampak kerusuhan 1996 serta kontribusinya dalam pendidikan multikultural bagi masyarakat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode historis. Langkah-langkah yang digunakan meliputi; pemilihan topik, heuristik, kritik, interpretasi, dan historiografi. Pengumpulan data dilakukan dengan mencari arsip dan dokumen terkait peristiwa 1996, sejarah lisan, serta studi literatur. Data yang diperoleh kemudian diolah melalui kritik ekstern dan kritik intern. Selanjutnya peneliti melakukan interpretasi dan historiografi. Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa; (1) Kondisi kehidupan masyarakat Kecamatan Situbondo sebelum tahun 1996 antar umat beragama tercipta cukup baik, namun maraknya pembangunan gereja-gereja telah menimbulkan kecemburuan sosial di kalangan umat muslim, (2) Berawal dari kasus persidangan terdakwa Saleh kemudian dipicu adanya isu yang mengatakan bahwa Saleh disembunyikan di gereja, lalu berlanjut pada pengrusakan dan pembakaran gedung kantor PN Situbondo serta sejumlah bangunan terutama gereja dan sekolah Kristen. Merupakan hasil rekayasa karena kasus Saleh murni internal muslim, terlebih lagi setelah diketahui adanya keterlibatan orang luar Situbondo, pengrusakan dan pembakaran terjadi diwaktu bersamaan, serta dilakukannya pertemuan rahasia yang membahas perencanaannya, (3) Secara khusus kerusuhan 1996 berdampak positif bagi hubungan sosial-agama antar umat beragama, dibuktikan dengan adanya kerjasama dalam berbagai kegiatan yang mencerminkan wujud toleransi beragama sebagai pendidikan multikultural di masyarakat. Misalnya bazar ramadhan, dialog antar umat beragama, dan silaturahmi ke tokoh-tokoh agama. Lebih jauh lagi, semua gereja di Situbondo yang semula ilegal memiliki izin resmi pembangunan rumah ibadah dari pemerintah. Berdampak negatif karena mengakibatkan kerugian besar terutama di Kecamatan Situbondo, musnahnya berkas-berkas perkara di pengadilan, dan menimbulkan efek trauma terutama bagi umat Kristiani yang masih dirasakan hingga saat ini. Hendaknya pemerintah mampu meningkatkan pelaksanaan penanaman pendidikan multikultural dengan menumbuhkan kesadaran toleransi bagi masyarakat melalui berbagai kegiatan yang dilakukan secara berkala, dengan melibatkan semua elemen umat beragama tidak hanya terbatas pada tataran tokoh agama saja. Jadi tidak hanya dilakukan selama beberapa waktu saja tetapi berulang terus. Melalui penelitian ini karena belum mampu mengungkap bagaimana latar belakang kerusuhan yang sebenarnya, maka disarankan bagi peneliti selanjutnya untuk dapat mengungkapnya demi melengkapi informasi terkait kerusuhan 10 Oktober 1996 di Situbondo secara utuh.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial (FIS) > Jurusan Sejarah (SEJ) > S1 Pendidikan Sejarah
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 19 Aug 2015 04:29
Last Modified: 09 Sep 2015 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/55164

Actions (login required)

View Item View Item