Pengaruh model pembelajaran discovery terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran geografi kelas X SMAN 10 Malang / Teguh Dwi Imanda

Imanda, Teguh Dwi (2018) Pengaruh model pembelajaran discovery terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran geografi kelas X SMAN 10 Malang / Teguh Dwi Imanda. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

vi RINGKASAN Imanda, Teguh Dwi. 2018. Pengaruh Model Pembelajaran Discovery Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Pada Mata Pelajaran Geografi Kelas X SMAN 10 Malang. Skripsi, Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Budi Handoyo, M.Si (II) Drs. Hendri Purwito, M.Si Kata Kunci: Pembelajaran Discovery, kemampuan berpikir kritis Pembelajaran discovery merupakan salah satu model pembelajaran yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan kemampuan berpikir siswa pada mata pelajaran Geografi. Hal tersebut dikarenakan pada pembelajaran discovery, siswa diminta untuk mengorganisasi bahan yang akan mereka pelajari sendiri. Model pembelajaran discovery dipilih untuk dieksperimenkan karena beberapa faktor. Faktor tersebut meliputi: (1) model pembelajaran discovery dikembangkan berdasarkan pandangan kontruktivisme, (2) menggunakan pendekatan saintifik, (3) sesuai dengan kurikulum 2013. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran discovery terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran Geografi kelas X SMAN 10 Malang. Penelitian ini menggunakan rancangan eksperimen semu (quasi experiment). Rancangan pada penelitian eksperimen semu (quasi experiment) ini adalah posttest only control grup design, dimana subjek penelitian terdiri dari kelas eksperimen dan kelas kontrol. Kelas eksperimen diberikan perlakuan berupa model discovery learning, sedangkan kelas kontrol sebagai pembanding tidak diberi perlakuan model discovery learning. Uji t diketahui bahwa nilai signifikansi (2-tailed) pada kelas eksperimen adalah 0,034. Berdasarkan ketentuan tersebut, nilai probabilitas 0,034 < 0,05, sedangkan rata-rata kemampuan berpikir kritis peserta didik pada kelas eksperimen lebih besar dengan angka 83,7 dari pada kelas kontrol yang sebesar 78 dengan kata lain hipotesis H&#8322; ditolak dan hipotesis alternatif H&#8321; diterima. Dapat disimpulkan dengan ini bahwa hipotesis penelitian ini berbunyi ada pengaruh model discovery learning terhadap kemampuan berpikir kritis pada mata pelajaran geografi siswa kelas X IIS SMAN 10 Kota Malang. Berdasarkan hasil temuan-temuan data, dapat disarankan beberapa hal yaitu: (1) bagi guru, sebaiknya menerapkan model discovery learning dalam proses pembelajaran dan materi yang sesuai, karena dapat melatih dan meningkatkan kemampuan memecahkan masalah siswa; (2) bagi sekolah, Sekolah diharapkan menganjurkan kepada guru geografi untuk menerapkan model pembelajaran discovery learning dalam materi yang sesuai dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran.; (3) bagi peneliti selanjutnya, hendaknya mengetahui kelemahan dan kelebihan dalam penerapan model discovery learning, perlu penyesuaian materi dengan penerapan model discovery learning, dan harus mampu mengatur waktu sehingga penerapan model discovery learning dapat optimal dalam meningkatkan kemampuan memecahkan masalah.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial (FIS) > Jurusan Geografi (GEO) > S1 Pendidikan Geografi
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 23 Aug 2018 04:29
Last Modified: 09 Sep 2018 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/53716

Actions (login required)

View Item View Item