Pengaruh model pembelajaran inkuiri pada mata pelajaran Geografi terhadap kemampuan berpikir analitis siswa kelas X IIS SMA Negeri 4 Probolinggo / Dwi Agustiningrum

Agustiningrum, Dwi (2018) Pengaruh model pembelajaran inkuiri pada mata pelajaran Geografi terhadap kemampuan berpikir analitis siswa kelas X IIS SMA Negeri 4 Probolinggo / Dwi Agustiningrum. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

i RINGKASAN Agustiningrum, Dwi. 2018. Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri Pada Mata Pelajaran Geografi Terhadap Kemampuan Berpikir Analitis Siswa Kelas X IIS di SMA Negeri 4 Probolinggo. Skripsi. Jurusan Geografi. Fakultas Ilmu Sosial. Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Drs. Hadi Soekamto, S.H., M.Pd., M.Si., (2) Dra. Yuswanti Ariani Wirahayu, M.Si. Kata kunci: Model Pembelajaran Inkuiri, Kemampuan Berpikir Analitis Model pembelajaran inkuiri dipilih untuk dieksperimenkan karena beberapa alasan. Alasan tersebut karena (1) model pembelajaran inkuiri sesuai dengan kurikulum 2013 yang menekankan pada pendekatan saintifik, (2) model pembelajaran inkuiri mampu melatih kemandirian siswa, (3) model pembelajaran inkuiri sesuai dengan teori belajar konstruktivisme. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran inkuiri pada mata pelajaran geografi terhadap kemampuan berpikir analitis siswa kelas X IIS di SMA Negeri 4 Probolinggo. Penelitian ini menggunakan penelitian eksperimen semu dengan menggunakan Posttest Only Control Group Design. Penelitian ini menggunakan kelas X IIS 3 sebagai kelas kontrol dengan jumlah 24 siswa dan kelas X IIS 1 sebagai kelas eksperimen dengan jumlah 24 siswa. Instrumen pengukuran kemampuan berpikir analitis menggunakan soal esai sebanyak 4 butir soal. Analisis data yang digunakan adalah uji independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran inkuiri berpengaruh terhadap kemampuan berpikir analitis siswa. Hal tersebut dapat dilihat dari perbedaan rata-rata kemampuan berpikir analitis siswa, dimana ratarata nilai kelas eksperimen sebesar 80,02, sedangkan rata-rata nilai kelas kontrol sebesar 55,97. Berdasarkan hasil analisis uji normalitas untuk kelas kontrol adalah 0,599, sedangkan kelas eksperimen adalah 0,848. Hasil analisis uji homogenitas adalah 0,663 > 0,05. Hasil analisis dengan menggunakan uji t menunjukkan signifikansi sebesar 0,000. Dengan demikian, nilai signifikansi 0,000 < 0,05, maka H0 ditolak. Oleh sebab itu, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran inkuiri berpengaruh terhadap kemampuan berpikir analitis pada mata pelajaran geografi siswa kelas X IIS di SMA Negeri 4 Probolinggo. Saran yang diajukan untuk guru mata pelajaran geografi adalah menerapkan model pembelajaran inkuiri sebagai salah satu alternatif dalam kegiatan pembelajaran untuk melatih kemampuan berpikir analitis siswa. Pihak sekolah diharapkan agar menganjurkan kepada guru-guru untuk menerapkan model pembelajaran inkuiri dan memberikan informasi terkait dengan penggunaan model pembelajaran tersebut. Saran untuk peneliti selanjutnya yakni mengujicobakan model pembelajaran inkuiri di sekolah lain yang kemampuan awal mereka lebih rendah dan merencanakan langkah-langkah kegiatan dan waktu yang ada dalam RPP dengan cermat.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial (FIS) > Jurusan Geografi (GEO) > S1 Pendidikan Geografi
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 05 Jul 2018 04:29
Last Modified: 09 Sep 2018 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/53692

Actions (login required)

View Item View Item