Faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi belajar warga belajar kejar paket B di Kepanjen / Anggia Putri Farucha

Farucha, Anggia Putri (2019) Faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi belajar warga belajar kejar paket B di Kepanjen / Anggia Putri Farucha. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Farucha, Anggia Putri.2019. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Motivasi Belajar Warga Belajar Kejar Paket B Di Kepanjen. Skripsi. Jurusan Pendidikan Luar Sekolah, Fakultas Ilmu Pendidikan. Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. Nurhadi, M.Pd, Pembimbing (II) Drs. H. Imam Hambali, M.Pd Kata kunci : Motivasi Belajar, Warga Belajar Untuk menciptakan kondisi atau proses yang mengarahkan siswa untuk melakukan aktivitas belajar dan dorongan dalam melakukan aktivitas belajar butuh adanya motivasi belajar. Motivasi belajar merupakan kecenderungan warga belajar dalam melakukan kegiatan belajar yang didorong oleh hasrat untuk mencapai prestasi atau hasil belajar sebaik mungkin. Dalam motivasi belajar seseorang ada beberapa hal yang mempengaruhinya antara lain: cita-cita, kondisi warga belajar, lingkungan fisik, lingkungan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi belajar. (2) faktor yang dominan berpengaruh terhadap motivasi belajar warga belajar kejar paket B. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan teknik analisis regresi yaitu salah satu teknik untuk menentukan hubungan sebab akibat antara satu variabel dengan variabel yang lain. Populasi dalam penelitian ini adalah 102 warga belajar kejar paket B di Kepanjen. Penentuan jumlah sampel menggunakan teknik Proportionate Stratified Random Sampling dengan mengambil 50% dari setiap kelas dengan jumlah 51 warga belajar. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Uji validitas instrumen yang digunakan adalah menggunakan rumus korelasi product moment, sedangkan uji reliabilitas menggunakan Alfa Cronbach. Untuk menguji hipotesis menggunakan analisis regresi berganda. Hasil penelitian ini menemukan bahwa: Tingkat motivasi didapatkan berdasarkan hasil distribusi frekuensi dengan klasifikasi tingkat motivasi rentang 10-18 kategori Sedang, lebih besar dari rentang yang lainnya yaitu sebesar 62,5%. Sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa sebagian besar warga belajar kejar paket B memiliki motivasi belajar Sedang. Kemudian untuk hasil analisis didapatkan (1) cita-cita diperoleh t hitung sebesar 1,857 dengan nilai signifikansi sebesar 0,030. Disimpulkan bahwa cita-cita secara parsial memberikan pengaruh yang signifikan terhadap variabel motivasi belajar. (2) Kondisi warga belajar diperoleh t hitung sebesar 1,775 dengan nilai signifikansi sebesar 0,041. Disimpulkan bahwa kondisi warga belajar secara parsial memberikan pengaruh yang signifikan terhadap variabel motivasi belajar. (3) Variabel lingkungan fisik diperoleh t hitung sebesar 2,441 dengan nilai signifikansi sebesar 0,019. Disimpulkan bahwa lingkungan fisik secara parsial memberikan pengaruh yang signifikan terhadap variabel motivasi belajar. (4) Lingkungan sosial diperoleh t hitung sebesar 3,778 dengan nilai signifikansi sebesar 0,000. Disimpulkan bahwa lingkungan sosial secara parsial memberikan pengaruh yang signifikan terhadap variabel motivasi belajar. Sedangkan pada uji dominan diperoleh koefisien beta pada variabel cita-cita sebesar 0,214 ,kondisi warga belajar sebesar 0,063 ,lingkungan fisik sebesar 0,276 ,dan lingkungan sosial sebesar 0,431. Berdasarkan analisis koefisien beta tersebut lingkungan sosial memiliki koefisien beta yang paling besar. Artinya, variabel motivasi belajar (Y) lebih banyak dipengaruhi oleh variabel lingkungan sosial. Karena faktor lingkungan masyarakat tempat berdomisili siswa menjadi unsur yang sangat penting untuk dipertimbangkan dalam proses pembentukan motivasi siswa, karena siswa juga adalah bagian ataupun warga dari suatu masyarakat. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan saran untuk (1) Pengelola Sanggar Kegiatan Belajaragar dapat meningkatkan kualitas dari Sanggar Kegiatan Belajar. Khususnya lingkungan sosial dengan menciptakan hubungan yang baik antara tutor dengan warga belajar, dan pengelola sanggar bersama keluarga dari warga belajar bersinergi untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi warga belajar.(2) Keilmuan Pendidikan Luar Sekolah, hasil Penelitian ini sebaiknya dapat dijadikan penunjang keilmuan di jurusan Pendidikan Luar Sekolah tentang faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi belajar. Sedangkan bagi (3) Bagi peneliti selanjutnya hendaknya melengkapi penelitian dengan menambahkan aspek faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi yang lain yang belum tercantum pada penelitian ini seperti variabel unsur dinamis dan kemampuan warga belajar.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) > Jurusan Pendidikan Luar Sekolah (PLS) > S1 Pendidikan Luar Sekolah
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 13 May 2019 04:29
Last Modified: 09 Sep 2019 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/5361

Actions (login required)

View Item View Item