Pengembangan bahan ajar geografi materi litosfer / Erisma Anindya

Anindya, Erisma (2016) Pengembangan bahan ajar geografi materi litosfer / Erisma Anindya. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Anindya, Erisma. 2016. Pengembangan Bahan Ajar Geografi Materi Litosfer. Skripsi, Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Ach. Amirudin, M.Pd, (II) Dr. Budi Handoyo, M.Si. Kata Kunci: pengembangan, bahan ajar, litosfer Bahan ajar merupakan salah satu komponen penting dalam kegiatan pembelajaran di sekolah. Jenis bahan ajar yang banyak digunakan di sekolah adalah bahan ajar cetak. Bahan ajar cetak yang banyak digunakan adalah buku teks dan lembar kegiatan siswa (LKS). Pada kenyataannya, bahan ajar yang digunakan di sekolah masih memiliki kesalahan. Kesalahan tersebut utamanya ditemukan pada aspek materi. Materi litosfer adalah materi di kelas X yang paling sulit disampaikan kepada peserta didik. Kesulitan ini dikarenakan dalam materi litosfer terdapat banyak konsep, utamanya konsep konkret. Penyajian konsep konkret dalam bahan ajar lebih mudah apabila disertai dengan gambar. Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan bahan ajar geografi materi litosfer untuk kelas X SMA/MA. Materi yang dikembangkan adalah materi litosfer.Model pengembangan dalam penelitian ini menggunakan model Borg & Gall (1983). Model pengembangan Borg & Gall terdiri dari sepuluh langkah. Tidak semua langkah model Borg & Gall digunakan dalam pengembangan ini. Langkah yang digunakan antara lain: (1) penelitian dan pengumpulan informasi awal, (2) perencanaan, (3) pengembangan format produk awal, (4) uji coba awal, (5) revisi produk, (6) uji coba terbatas, dan (7) revisi produk. Model buku yang digunakan sebagai acuan pengembangan adalah buku Earth Science Thirteenth Edition karangan Edward J. Tarbuck dan Frederick K. Lutgens. Uji coba terbatas dilakukan di kelas X SOS 1 SMAN 3 Jombang. Instrumen yang digunakan berupa soal tes pemahaman dan angket peserta didik. Teknik analisis yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif kuantitatif. Hasil uji coba terbatas menunjukkan, peserta didik kelas X SOS 1 mendapatkan nilai rata-rata sebesar 78,33 dalam tes pemahaman. Rata-rata hasil tes pemahaman menunjukkan bahwa peserta didik memiliki pemahaman yang cukup terhadap bahan ajar hasil pengembangan. Hasil angket peserta didik menunjukkan aspek materi dalam bahan ajar memperoleh persentase sebanyak 84,27% (sangat efisien), aspek bahasa sebanyak 77,21% (efisien), dan aspek desain/penyajian sebanyak 81,90% (sangat efisien). Rata-rata nilai angket peserta didik yaitu sebesar 81,90% atau termasuk dalam kategori efisien. Produk bahan ajar berbasis gambar masih memiliki kelemahan, salah satunya pada aspek bahasa. Keterangan pada media gambar masih ada yang menggunakan bahasa asing (Inggris). Berdasarkan kelemahan yang ada, maka disarankan agar pengembangan selanjutnya mengembangkan media gambar untuk materi litosfer menggunakan bahasa Indonesia.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial (FIS) > Jurusan Geografi (GEO) > S1 Pendidikan Geografi
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 25 Aug 2016 04:29
Last Modified: 09 Sep 2016 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/53456

Actions (login required)

View Item View Item