Pengaruh model pembelajaran investigasi kelompok (group investigation) terhadap kemampuan berpikir analitis siswa kelas XI SMA Negeri 2 Pare Kabupaten Kediri / Yosia Vellanda Putra

Putra, Yosia Vellanda (2016) Pengaruh model pembelajaran investigasi kelompok (group investigation) terhadap kemampuan berpikir analitis siswa kelas XI SMA Negeri 2 Pare Kabupaten Kediri / Yosia Vellanda Putra. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Putra, Yosia Vellanda. 2016. Pengaruh Model Pembelajaran Investigasi Kelompok (Group Investigation) Terhadap Kemampuan Berfikir Analitis Siswa Kelas XI SMA Negeri 2 Pare, Kabupaten Kediri. Skripsi, Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Purwanto, S.Pd, M.Si., (2) Dr. Budi Handoyo, M.Si. Kata Kunci: Model Pembelajaran Group Investigation, Kemampuan Berpikir Analitis Model pembelajaran yang berkembang dewasa ini adalah pembelajaran kooperatif yang menuntut siswa untuk aktif dan bekerja sama dalam kelompok kecil untuk mencapai tujuan pembelajaran. Pembelajaran kooperatif memiliki berbagai model, salah satunya adalah Group Investigation. Peneliti memilih model pembelajaran ini karena model ini memiliki berbagai kelebihan dan sintaknya sesuai dengan Kurikulum 2013. Dengan memadukan pembelajaran yang efektif dan berprinsip demokrasi, hal ini dapat melatih siswa untuk menumbuhkan kemampuan berpikir analitis dan memiliki keterampilan sosial yang tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran investigasi kelompok terhadap kemampuan berpikir analitis pada siswa Kelas XI SMAN 2 Pare. Rancangan penelitian ini adalah Nonequivalent Control Group Design yang termasuk dalam penelitian kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 2 Pare Kabupaten Kediri dengan XI IPA 5 sebagai kelas eksperimen dan XI IPA 6 sebagai kelas kontrol. Data dalam penelitian ini adalah kemampuan berpikir analitis siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan tes kemampuan awal dan tes kemampuan akhir. Analisis data dilakukan dengan membandingkan gain score antara kelas eksperimen dan kelas kontrol dengan menggunakan SPSS 16.0 for Windows. Hasil penelitian menunjukan bahwa kemampuan berpikir analitis siswa kelas eksperimen lebih tinggi daripada kelas kontrol. Nilai probabilitas kelas eskperimen adalah 0,007 dan kelas kontrol adalah 0,032. Jika nilai probabilitas <0,05 maka H1 diterima atau model pembelajaran investigasi kelompok berpengaruh terhadap kemampuan berpikir analitis siswa. Guru disarankan untuk menggunakan model pembelajaran Investigasi Kelompok dalam proses pembelajaran, khususnya diterapkan pada kompetensi dasar yang menuntut kemampuan berpikir analitis.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial (FIS) > Jurusan Geografi (GEO) > S1 Pendidikan Geografi
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 06 Jun 2016 04:29
Last Modified: 09 Sep 2016 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/53411

Actions (login required)

View Item View Item