Evaluasi objek wisata air terjun sebagai pengembangan pariwisata di Kabupaten Nganjuk / Khairunnisa Puspitasari

Puspitasari, Khairunnisa (2015) Evaluasi objek wisata air terjun sebagai pengembangan pariwisata di Kabupaten Nganjuk / Khairunnisa Puspitasari. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Puspitasari, Khairunnisa. 2015. Evaluasi Objek Wisata Air Terjun sebagai Pengembangan Pariwisata di Kabupaten Nganjuk. Skripsi, Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I)Dra. Yuswanti Ariani Wirahayu, M.Si. (II)Dr. Singgih Susilo, M.Si, M.S. Kata Kunci: Unsur Fisik, Unsur Sosial, Analisis SWOT, Analisis Kesesuaian Lahan Objek Wisata Kabupaten Nganjuk merupakan salah satu Kabupaten di Provinsi Jawa Timur yang mengembangkan daerahnya dengan pariwisata alam. Berdasarkan potensi wisata alam yang ada di Kabupaten Nganjuk dalam Rencana Induk Pengembangan Pariwisata Daerah (RIPPDA), Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Nganjuk tahun 2010-2030 menetapkan Kawasan Pengembangan Pariwisata (KPP) 3 sebagai objek wisata alam dan konservasi yang di dalamnya terdapat tujuh objek wisata alam dan enam wisata budaya. Data tersebut juga menunjukkan empat objek wisata air terjun yang ada di Kabupaten Nganjuk, dua diantaranya sudah dikembangkan dan dua dalam proses pengembangan serta konservasi. Objek wisata air terjun yang termasuk dalam tahap pengembangan dan konservasi yaitu Air Terjun Pacoban Ngunut, dan Air Terjun Singokromo. Dua objek wisata air terjun lainnya yaitu, Air Terjun Sedudo dan Air Merambat Roro Kuning. Penelitian ini bertujuan 1) mendeskripsikan unsur fisik objek wisata air terjun. 2) mendeskripsikan unsur pendukung objek wisata air terjun. 3) mengevaluasiguna penyusunan strategi pengembangan objek wisata air terjun dengan menggunakan analisis SWOT dan analisis tingkat kesesuaian lahan. Hasil penelitian ini 1) unsur fisik pada objek wisata Air Terjun di Kabupaten Nganjuk sangat mendukung untuk pengembangan pariwisata. 2) unsur pendukung objek wisata Air Terjun Sedudo dan Air Merambat Roro Kuning dapat dikatakan baik dalam pengembangan objek wisata, namun pada objek wisata Air Terjun Singokromo kondisi pendukung objek wisata dalam kondisi kurang baik sehingga masih perlu perbaikan dan Air Terjun Pacoban Ngunut memiliki kondisi pendukung dalam keadaan buruk. 3) Berdasarkan hasil analisis SWOT disimpulkan bahwa objek wisata Air Terjun Sedudo, Air Terjun Singokromo, dan Pacoban Ngunut berada pada kuadrat I, sedangkan objek wisata Air Merambat Roro Kuning berada pada kuadrat IV.Berdasarkan analisis kesesuaian lahan, objek wisata Air Terjun Sedudo, Air Terjun Singokromo dan Air Merambat Roro Kuning berada pada kategori S1 (sesuai) sedangkan objek wisata Air Terjun Pacoban Ngunut pada kategori S2 (cukup Sesuai). Saran pengembangan sesuai dengan hasil analisis SWOT dan analisis tingkat kesesuaian lahan yaitu secara keseluruhan pengembangan objek wisata Air Terjun di Kabupaten Nganjuk dengan cara menjaga dan memelihara kealamian kawasan objek wisata. Pengembangan kawasan wisata Air Terjun di Kabupaten Nganjuk dengan cara mengoptimalkan pemanfaatan SDA dan pengelolaan lahan pada kawasan objek wisata dengan tepat guna mencegah terjadinya banjir serta tanah longsor. Pada objek wisata Air Terjun Singokromo dan Air Terjun Pacoban Ngunut langkah awal yang diambil dalam pengembangan kawasan wisata yaitu pembebasan kepemilikan lahan dan pembentukan kelembagaan.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > G Geography (General)
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial (FIS) > Jurusan Geografi (GEO) > S1 Pendidikan Geografi
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 10 Jun 2015 04:29
Last Modified: 09 Sep 2015 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/53322

Actions (login required)

View Item View Item