Aplikasi Sistem Informasi Geografi (SIG) untuk analisis fasilitas pelayanan kesehatan di Kota Blitar / Marosa Wahyu Rindi Antika

Antika, Marosa Wahyu Rindi (2013) Aplikasi Sistem Informasi Geografi (SIG) untuk analisis fasilitas pelayanan kesehatan di Kota Blitar / Marosa Wahyu Rindi Antika. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

Kata Kunci: sistem informasi geografi, fasilitas pelayanan kesehatan Salah satu permasalahan kesehatan di Kota Blitar adalah belum tersedianya peta fasilitas pelayanan kesehatan. Oleh karena itu, perlu dikembangkan kegiatan pemetaan dan analisis spasial terhadap sarana dan prasarana kesehatan dengan memanfaatkan SIG. Pemetaan dan analisis spasial fasilitas pelayanan kesehatan sangat diperlukan untuk menggambarkan pola dari suatu fasilitas pelayanan kesehatan di wilayah tertentu, sehingga dapat memberikan informasi yang mendukung dalam perencanaan program maupun pengambilan keputusan tentang kebijakan pembangunan di bidang kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji pola sebaran spasial fasilitas pelayanan kesehatan di Kota Blitar, mengkaji kesesuaian sebaran fasilitas pelayanan kesehatan dengan RTRW (Rencana Tata Ruang Wilayah) Kota Blitar tahun 2011-2030, dan mengkaji hubungan spasial antara sebaran fasilitas pelayanan kesehatan dengan angka kesakitan penduduk di Kota Blitar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey. Populasi dalam penelitian ini adalah fasilitas pelayanan kesehatan yang ada di Kota Blitar, dimana populasi tersebut akan diteliti semuanya. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode average-nearestneighbour statistic dengan bantuan ArcGIS 9.3, metode matching, dan uji korelasi Pearson. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pola sebaran fasilitas pelayanan kesehatan di Kota Blitar adalah menyebar (dispersed). Fasilitas pelayanan kesehatan yang mempunyai pola tersebut antara lain rumah sakit, Puskesmas, balai pengobatan atau klinik, praktek dokter, praktek pengobatan tradisional, Posyandu, dan apotek. Sedangkan untuk rumah bersalin dan Poskesdes tidak mempunyai pola sebaran spasial karena jumlah fasilitas tersebut kurang dari 4. Sebaran fasilitas pelayanan kesehatan di Kota Blitar kurang sesuai dengan RTRW Kota Blitar tahun 2011-2030, dimana fasilitas pelayanan kesehatan tidak terpusat pada BWK I dan BWK III melainkan pada BWK III dan BWK IV. Terdapat hubungan antara sebaran fasilitas pelayanan kesehatan dengan angka kesakitan penduduk di Kota Blitar. Besarnya hubungan antara sebaran fasilitas pelayanan kesehatan dengan angka kesakitan penduduk di Kota Blitar adalah 0,028.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > G Geography (General)
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial (FIS) > Jurusan Geografi (GEO) > S1 Pendidikan Geografi
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 15 Aug 2013 04:29
Last Modified: 09 Sep 2013 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/53118

Actions (login required)

View Item View Item