Kontribusi budidaya ikan keramba di danau Ranupakis terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat Desa Ranupakis Kecamatan Klakah Kabupaten Lumajang / Akhmad Ritaudin Hariadi

Akhmad Ritaudin Hariadi (2009) Kontribusi budidaya ikan keramba di danau Ranupakis terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat Desa Ranupakis Kecamatan Klakah Kabupaten Lumajang / Akhmad Ritaudin Hariadi. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

Danau Ranupakis di Desa Ranupakis Kecamatan Klakah Kabupaten Lumajang menyimpan potensi perikanan cukup besar, sehingga membutuhkan pengelolaan yang baik untuk mendapatkan hasil yang besar pula. Pengelolaan potensi perikanan dilakukan oleh masyarakat dengan cara tradisional, sehingga membuat pendapatan tidak menentu, apalagi pengelolaan ini oleh masyarakat dijadikan sebagai matapencaharian sampingan dari matapencaharian utama masyarakat Desa Ranupakis. Pengelolaan potensi perikanan yang masih tradisional dirasakan masih kurang efektif oleh masyarakat karena hasil ikan yang didapatkan sangat sedikit, sehingga dilakukan upaya pengembangan dengan usaha budidaya ikan keramba untuk meningkatkan taraf hidup. Budidaya ikan keramba diyakini akan mengalami perkembangan secara bertahap sehingga masyarakat beralih matapencaharian sebagai sebagai pengusaha ikan keramba, buruh, tengkulak, pengecer ikan di tepi danau dan penjual ikan siap saji di warung dari matapencaharian sebelumnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk: 1) mengetahui budidaya ikan keramba di Danau Ranupakis Desa Ranupakis Kecamatan Klakah Kabupaten Lumajang dan 2) mengetahui kontribusinya terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat Desa Ranupakis Kecamatan Klakah Kabupaten Lumajang. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif dengan analisis menggunakan persentase. Populasi penelitian ini adalah masyarakat Dusun Krajan Desa Ranupakis. Sampel responden sejumlah 1216 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan proporsional random sampling sebanyak 102 orang. Data yang diperlukan adalah data tentang modal, tenaga kerja, produksi, pemasaran kepada konsumen, tingkat pendidikan, status sosial, interaksi sosial, tingkat pendapatan, jumlah tanggungan keluarga, belanja, keadaan penduduk, curah hujan, debit air dan jenis tanah. Alat pengumpul data menggunakan kuisioner. Data yang telah terkumpul dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : 1) sebagian besar pengusaha budidaya ikan keramba bermodal awal Rp 5.000.000,00 ÔÇô Rp 5.999.900,00, modal tersebut diperoleh dari modal sendiri; 2) tenaga kerja yang diambil oleh pengusaha berasal dari keluarga sendiri dengan persentase 100%; 3) 44% pengusaha memasarkan hasil produksi kepada tengkulak; 4) tingkat pendidikan masyarakat tergolong sedang; 5) status sosial tertinggi pada masyarakat Desa Ranupakis dimiliki oleh tengkulak, sedangkan status sosial terendah dimiliki oleh buruh keramba; 6) interaksi sosial masyarakat dengan pengusaha berjalan dengan sangat baik; 7) tingkat pendapatan masyarakat Desa Ranupakis bervariasi sesuai dengan jenis pekerjaan; 8) 42,9% masyarakat menanggung beban 1-3 orang; 9) dengan adanya usaha budidaya ikan keramba, tingkat pendapatan masyarakat Desa Ranupakis meningkat sebesar 80% - 100%.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > G Geography (General)
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial (FIS) > Jurusan Geografi (GEO) > S1 Pendidikan Geografi
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 12 Jun 2009 04:29
Last Modified: 09 Sep 2009 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/52701

Actions (login required)

View Item View Item