Partisipasi wajib pajak dalam membayar Pajak Bumi dan Bangunan di Desa Sumberagung Kecamatan Rejotangan Kabupaten Tulungagung / Lusi Hidayanti

Hidayanti, Lusi (2019) Partisipasi wajib pajak dalam membayar Pajak Bumi dan Bangunan di Desa Sumberagung Kecamatan Rejotangan Kabupaten Tulungagung / Lusi Hidayanti. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

i ABSTRAK Hidayanti, Lusi. 2018. Partisipasi Wajib Pajak dalam Membayar Pajak Bumi dan Bangunan di Desa Sumberagung Kecamatan Rejotangan Kabupaten Tulungagung. Skripsi, Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Drs. H. Suparman Adi Winoto, S.H., M.Hum., (2) Drs. Suparlan Al Hakim, M.Si. Kata kunci: Partisipasi, Wajib Pajak, Pajak Bumi dan Bangunan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) merupakan pajak yang dikenakan atas tanah dan bangunan. Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dikenakan terhadap wajib pajak karena kepemilikan, penguasaan, dan pemanfaatan atas bumi dan bangunan yang ada, sehingga sifatnya wajib untuk dipenuhi bagi wajib pajak. Namun pada kenyataannya partisipasi masyarakat sebagai wajib pajak masih kurang, seperti masih adanya wajib pajak yang mengabaikan kewajibannya untuk membayar pajak dan tidak membayar tepat pada waktunya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) Pandangan wajib pajak dalam membayar Pajak Bumi dan Bangunan di Desa Sumberagung; (2) Proses pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan oleh wajib pajak di Desa Sumberagung; (3) Masalah yang terjadi dalam pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan di Desa Sumberagung; (4) Solusi penyelesaian masalah dalam pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan di Desa Sumberagung, Kecamatan Rejotangan, Kabupaten Tulungagung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Sumber data dari penelitian ini yaitu sumber data primer dan sumber data sekunder serta pengumpulan datanya dengan cara melakukan wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan merujuk pada model Miles and Huberman, dimana aktivitas dalam analisis data meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Pengecekan keabsahan data yang diperoleh dari hasil penelitian, peneliti menggunakan: (1) Meningkatkan ketekunan dan (2) Triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, pandangan wajib pajak dalam membayar Pajak Bumi dan Bangunan di Desa Sumberagung, Kecamatan Rejotangan, Kabupaten Tulungagung adalah wajib pajak sudah mengetahui bahwa membayar Pajak Bumi dan Bangunan merupakan suatu kewajiban bagi masyarakat sebagai wajib pajak dan bagi wajib pajak membayar pajak juga menjadi sebuah beban. Kemudian masyarakat sebagai wajib pajak acuh tak acuh dan juga kurang aktif dalam membayar pajak. Kedua, proses pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan oleh Wajib Pajak di Desa Sumberagung, Kecamatan Rejotangan, Kabupaten Tulungagung dilakukan melalui 2 (dua) tahap, yaitu (1) proses penyampaikan Surat Pembayaran Pajak Terutang (SPPT) kepada wajib pajak yang dilakukan oleh petugas Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dan (2) proses pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) oleh wajib pajak berdasarkan Surat Pembayaran Pajak Terutang (SPPT) yang telah diterima. Wajib pajak di Desa Sumbergaung melakukan pembayaran Pajak Bumi ii dan Bangunan di bank, kantor balai desa, dan kepada petugas pemungut pajak. Namun tempat yang paling banyak digunakan yaitu wajib pajak membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) kepada petugas pemungut pajak. Proses pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan oleh wajib pajak kepada petugas pemungut pajak menggunakan 2 (dua) cara, antara lain: (1) wajib pajak mendatangi dan membayar langsung kepada petugas pemungut Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dan (2) petugas pemungut Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) mendatangi langsung rumah wajib pajak atau dengan cara ÔÇ£door to doorÔÇØ. Ketiga, masalah yang terjadi dalam Pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan di Desa Sumberagung, Kecamatan Rejotangan, Kabupaten Tulungagung adalah sebagai berikut: (1) adanya wajib pajak yang menunda pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan, (2) kurangnya pengetahuan masyarakat sebagai wajib pajak tentang Pajak Bumi dan Bangunan, (3) waktu yang dibutuhkan dalam penagihan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) terlalu singkat, (4) adanya kesalahan teknis yakni pada STTP terdapat beberapa kesalahan yang sangat menyulitkan petugas dan menghambat jalannya penyaluran SPPT ke tangan wajib pajak. Keempat, Solusi Penyelesaian Masalah dalam Pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan di Desa Sumberagung, Kecamatan Rejotangan, Kabupaten Tulungagung adalah sebagai berikut: (a) Solusi dalam menyelesaikan masalah terkait adanya wajib pajak yang menunda pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan, antara lain: memaksimalkan penagihan Pajak Bumi dan Bangunan secara langsung atau dengan cara ÔÇ£door to doorÔÇØ, dan sosialisasi pentingnya membayar Pajak Bumi dan Bangunan, (b) Solusi dalam menyelesaian masalah terkait kurangnya pengetahuan masyarakat sebagai wajib pajak tentang Pajak Bumi dan Bangunan, yaitu: dengan meningkatkan komunikasi antara petugas pajak dan wajib pajak, (c) Solusi dalam menyelesaian masalah terkait waktu yang dibutuhkan dalam penagihan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang terlalu singkat, yaitu penagihan pajak dilakukan dengan keliling desa oleh aparatur desa menggunakan mobil desa, (d) Solusi dalam menyelesaikan masalah terkait adanya kesalahan teknis pada SPPT, yaitu petugas pajak melakukan pembenaran terhadap kesalahan yang terdapat pada SPPT. Berdasarkan penelitian ini, peneliti memberikan saran di antaranya: (1) bagi wajib pajak, perlu meningkatkan kesadaran dari wajib pajak dan tanggung jawabnya agar dapat membayar Pajak Bumi dan Bangunan tepat pada waktunya dan meningkatkan pemahaman atau pengetahuan wajib pajak dalam membayar Pajak Bumi dan Bangunan; (2) bagi petugas pemungut pajak, supaya meningkatkan komunikasinya dengan masyarakat sebagai wajib pajak tentang pentingnya membayar Pajak Bumi dan Bangunan, bisa mengatasi masalah-masalah yang mereka hadapi serta dapat meningkatkan upaya-upaya untuk menggingatkan wajib pajak untuk membayar Pajak Bumi dan Bangunan; (3) bagi pemerintah desa, supaya lebih sering melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang Pajak Bumi dan Bangunan.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial (FIS) > Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan (HKn) > S1 Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 07 Jan 2019 04:29
Last Modified: 09 Sep 2019 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/52372

Actions (login required)

View Item View Item