Peran pemerintah daerah dalam mengembangkan batik tulis "Jombangan" di Desa Jatipelem, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang / Dianike Afrinda Pratiwi

Pratiwi, Dianike Afrinda (2019) Peran pemerintah daerah dalam mengembangkan batik tulis "Jombangan" di Desa Jatipelem, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang / Dianike Afrinda Pratiwi. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Pratiwi, Dianike Afrinda. 2018. Peran Pemerintah Daerah Dalam Mengembangkan Batik Tulis Jombangan Di Desa Jatipelem Kecamatan Diwek Kabupaten Jombang. Skripsi, Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Didik Sukriono, S.H., M.Hum, (II) Dr. Yuniastuti, S. H, M. Pd Kata Kunci: Peran Pemerintah, Batik tulis, Batik Jombangan . Batik merupakan salah satu wujud kebudayaan fisik karena berasal dari hasil karya manusia, kebudayaan yang terdapat di Indonesia merupakan pembeda negara Indonesia dengan negara lainnya. Indonesia memiliki banyak daerah yang memiliki hasil kerajinan batik yang motif, corak, dan pewarnaan yang berbeda-beda yang menjadi ciri khas daerah tersebut salah satunya batik tulis Jombangan yang seiring perkembangan zaman semakin berkembang. Perkembangan motif-motif batik tulis Jombangan tersebut memiliki muatan edukasi yaitu nilai pendidikan khususnya pada pengembangan muatan lokal di lingkungan sekolah dan pelatihan membatik pada lingkungan masyarakat. Nilai pendidikan tersebut dapat dikembangkan di sekolah dengan membawa batik ke sekolah dalam pembelajaran intrakulikuler maupun ekstrakulikuler agar batik bisa dikenal tidak hanya oleh masyarakat tetapi juga anak-anak sekolah. Pada kenyataannya, di lingkungan sekolah dan masyarakat khususnya wilayah Jombang masih belum ada tindakan khusus dari pemerintah untuk mengembangkan batik Jombangan. Mungkin hanya beberapa sekolah saja yang menjadikan sejarah batik Jombangan menjadi pembelajaran di kelas sebagai salah satu muatan lokal dengan pengenalan mengenai sejarah batik Jombangan, motif-motif batik Jombangan, dan proses pembuatan batik Jombangan. Selain itu pelatihan yang diadakan masih dalam wilayah daerah pusat pengrajin batik tersebut dan belum merata keseluruh daerah sehingga batik khas Jombang ini masih sulit untuk berkembang dan masyarakat hanya mengetahui batik-batik daerah lain, sehingga menyebabkan batik khas Jombang kalah bersaing dengan batik-batik lainnnya. Selain itu peran pemerintah daerah Kabupaten Jombang dan masyarakat sekitar masih belum maksimal untuk menjadikan batik Jombang sebagai kebudayaan yang khas dari Daerah Jombang, sehingga batik khas Jombang masih sulit untuk berkembang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) ciri khas dari batik tulis ÔÇ£jombanganÔÇØ di Desa Jatipelem, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang (2) upaya pemerintah daerah dalam mengembangkan batik tulis ÔÇ£JombanganÔÇØ di Desa Jatipelem, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang (3) kendala pemerintah daerah dalam mengembangakan batik tulis ÔÇ£JombanganÔÇØ di Desa Jatipelem, Kecamatan Diwek, Kabupatem Jombang (4) solusi pemerintah daerah dalam mengembangkan batik tulis ÔÇ£JombanganÔÇØ di Desa Jatipelem, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, pengumpulan data menggunakan teknik (1) observasi, (2) wawancara, dan (3) dokumentasi. Analisis data yang dilakukan, yaitu pertama persiapan penelitian, ii meliputi: (1) pengumpulan data, (2) pengorganisasian dan pengelompokan data yang dikumpulkan sesuai dengan sifat kategori yang ada. Kedua analisis data dilakukan melalui tiga tahap, meliputi: (1) reduksi data, (2) sajian data, (3) penarikan kesimpulan atau verifikasi. Temuan penelitian ini antara lain (1) ciri khas dari batik tulis ÔÇ£jombanganÔÇØ di Desa Jatipelem, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang ditandai oleh motif-motif yang khas yang biasa disebut dengan ÔÇ£Motif JombanganÔÇØ yaitu motif ringin contong yang merupakan salah satu yang menjadi karakteristik batik tulis Jombangan. (2) upaya pemerintah daerah dalam mengembangkan batik tulis ÔÇ£JombanganÔÇØ di Desa Jatipelem, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang ditandai oleh salah satu peran pemerintah daerah terutama dinas kebudayaan dan pariwisata adalah dengan cara mempromosikan batik tulis Jombangan (3) kendala pemerintah daerah dalam mengembangakan batik tulis ÔÇ£JombanganÔÇØ di Desa Jatipelem, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang ditandai oleh tenaga kerja muda yang semakin lama semakin menurun, persaingan yang ketat, dan batik tulis Jombangan masih kalah terkenal dengan batik tulis daerah lain (4) solusi pemerintah daerah dalam mengembangkan batik tulis ÔÇ£JombanganÔÇØ di Desa Jatipelem, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang ditandai dengan memperkenalkan batik tulis Jombangan kepada generasi muda melalui pembelajaran di sekolah, solusi untuk persaingan yang sangat ketat adalah mengadakan pelatihan-pelatihan di setiap daerah untuk meningkatkan keahlian tenaga kerja.Selain itu solusi yang tepat mengenai batik tulis Jombangan yang masih kalah terkenal dengan daerah lain yaitu dengan cara mengajak masyarakat untuk mengikuti pagelaran atau pemaran yang diadakan di daerah Jombang, agar batik tulis Jombangan mendapatkan apresiasi masyarakat luas. Saran yang diberikan oleh penulis yaitu (1) bagi peneliti selanjutnya, diharapkan untuk mengkaji lebih banyak sumber maupun refrensi yang terkait dengan batik tulis agar hasil penelitiannya lebih lengkap dan pastinya lebih baik lagi, dan peneliti selanjutnya diharapkan lebih mempersiapkan diri dalam proses pengambilan dan pengumpulan data dan segala sesuatunya sehingga penelitian dapat dilaksanakan dengan baik (2) bagi masyarakat Desa Jatipelem, seharusnya lebih respon terhadap seni kerajinan membatik. Terutama pada generasi muda yang nantinya akan meneruskan budaya membatik (3) bagi pemerintah kabupaten Jombang diharapkan lebih memperhatikan pengrajin batik dan usahanya untuk mengembangkan batik tulis Jombangan. Perlu adanya motivasi serta arahan dari pemerintah melalui pelatihan-pelatihan yang diadakan di desa setempat agar terjadi persaingan yang sehat (4) bagi pengusaha pengrajin di Desa Jatipelem, diharapkan untuk lebih memiliki respon kepada program-program yang telah diberikan oleh pemerintah. Kemudian para pengrajin hendaknya menjalin kerjasama dengan pihak lain untuk mencari jaringan bisnis yang luas serta harus membuat motif-motif yang lebih kreatif agar banyak diminati oleh masyrakat (5) bagi program studi penelitian ini diharapkan untuk dijadikan acuan penelitian selanjutnya agar penelitian selanjutnya lebih sempurna.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial (FIS) > Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan (HKn) > S1 Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 02 Jan 2019 04:29
Last Modified: 09 Sep 2019 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/52359

Actions (login required)

View Item View Item