Pelestarian kebersamaan pada rumah adat Mbaru Gendang di Desa Meler Kecamatan Ruteng Kabupaten Manggarai / Yohanes Isakus Nadu Kaud

Kaud, Yohanes Isakus Nadu (2018) Pelestarian kebersamaan pada rumah adat Mbaru Gendang di Desa Meler Kecamatan Ruteng Kabupaten Manggarai / Yohanes Isakus Nadu Kaud. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Nadu Kaud, Yohanes Isakus 2018.Pelestarian Kebersamaan pada Rumah Adat Mbaru Gendang di Desa Meler Kecamatan Ruteng Kabupaten Manggarai. Skripsi. Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan, Fakultas Ilmu Sosial, Uneversitas Negeri Malang, Pembimbing: (1) Drs. Margono, M,pd, M.SI (2) Dr. Edy Suhartono, SH., M.Pd Kata Kunci: Pelestarian, Kebersamaan, Rumah adat, Mbaru Gendang Mbaru Gendang adalah rumah adat orang Manggarai yang berbentuk kerucut, mbaru gendang biasa disebut juga mbaru tembong dan juga mbaru niang. Mbaru diartikan sebagai rumah sedangkan gendang merupakan sebuah alat musik tradisional Manggarai, maka rumah adat itu tempat disimpannya gendang dimana sebagai simbol hak ulayat atas lingko-lingko yang dikuasainya. Sehingga demikian rumah adat ini menjadi suatu simbol kekuasaan yang ada dalam suatu wilayah. Mbaru Gendang merupakan pusat dan sentral pelestarian budaya. Ia merupakan tempat dimana segala proses pelaksanaan budaya dijalankan. Pada mbaru Gendang proses caca mbolot (peneyelesaian masalah) dilaksanakan, upacara penti (syukur panen) dijalankan dan juga keberlangsungan segala upacara adat lainnya. Di dalam Mbaru gendang segala proses kebudayaan berlangsung dan perlengkapan adat disimpan. Peran Mbaru Gendang demikian menjadi benteng sekaligus gerbang akhir dalam menjaga kelestarian budaya Manggarai. Penelitian ini dilaksankan dengan tujuan untuk mengetahui (1) bentuk kebersamaan pada rumah adat Mbaru Gendang di Desa Meler Kecamatan Ruteng Kabupaten Manggarai; (2) upaya pelestarian sifat kebersamaan pada rumah adat mbaru gendang di Desa Meler Kecamatan Ruteng Kabupaten Manggarai; (3) kesulitan yang dihadapi dalam pelestarian sifat kebersamaan di desa Meler Kecamatan Ruteng Kabupaten Manggarai; (4) upaya dan jalan keluar menghadapi kesulitan dalam dalam pelestarian sifat kebersamaan di desa Meler Kecamatan Ruteng Kabupaten Manggarai. Untuk mencapai tujuan penelitian ini peneliti menggunakan pendekatan kulitatif yang bersifat deskriptip dalam mencari data dari informasi yang terdiri dari tokoh masyarakat Manggarai pengumpulan data tersebut dilakukan denga 3 (tiga) metode yaitu: wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisa data dilakukan dengan cara reduksi, dan display dan konklusi. Hasil penelitian ini menunjukan (1) bentuk kebersamaan pada rumah adat Mbaru Gendang di Desa Meler Kecamatan Ruteng Kabupaten Manggarai, yakni antara lain: a) musyawarah mufakat, musyawarah mufakat sebagai bentuk dari suatu kebersamaan pada rumah adat Mbaru Gendang yang ada di Desa Meler Kecamatan Ruteng Kabupaten Manggarai, karena di dalam rumah adat Mbaru Gendang tersebut masyarakat adat di Desa Meler sering melakukan suatu pertemuan atau rapat dimana rapat itu nanti akan menghasilkan sebuah kesepakatan bersama yang berdasarkan pertimbangang, pemikiran serta pembahasan bersama: b) kerelaan berkorban, bentuk kebersamaan ini ditandai dengan adanya kerelaan masayarakat adat untuk bersatu dalam membangun rumah adat Mbaru Gendang dengan memberikan sumbangsih baik bentuk fisik, pikiran, waktu maupun dalam bentuk harta ataupun finansial: c) melaksanakan kegiatan bersama/bekerja Sama, bentuk kebersamaan pada rumah adat Mbaru Gendang di Desa Meler Kecamatan Ruteng Kabupaten i Manggarai, dapat kita lihat dari berbagai kegiatan bersama antara lain upacara- upacara adat dimana semua masyarakat ikut terlibat dalam upacara adat tersebut. (2) upaya pelestarian sifat kebersamaan pada rumah adat Mbaru Gendang di Desa Meler Kecamatan Ruteng Kabupaten Manggarai yakni antara lain: a) menjaga tradisi atau adat setempat, dengan menjaga tardisi atau adat setempat maka dengan itu kebersamaan yang ada akan terlestarikan, karena rumah adat Mbaru Gendang ini merupakan bagian dari seluruh dari rangkaian adat yang ada di Desa Meler: b) mempertahakan kerukunan bersama, antara lain: Menjaga kekompakan antara sesama, menjaga suatu perbedaan antar sesama masyarakat adat, saling menghargai satu sama lain, dan menghoramati warisan budaya dengan demikian kebersaman ini akan terjaga dan dapat dilestarikan: c) Peran pemuka adat, pemuka adat disini adalah seperti TuÔÇÖa Golo dan TuÔÇÖa Gendang, TuÔÇÖa Golo dan TuÔÇÖa Gendang disini merupaka Ketua adat atau Pemimpin adat yang ada di Desa Meler Kecamatan Ruteng Kabupaten Maggarai. (3) kesulitan yang dihadapi dalam pelestarian sifat kebersamaan pada rumah adat Mbaru Gendang di Desa Meler Kecamatan Ruteng Kabupaten Manggarai yakni antara lain: a) kurang memahami tentang adat dan nilai-nilai budaya, kurangnya dalam mehanami nilai-nilai budaya menjadi salah satu tantangan atau kesulitan yang dihadapai dalam pelestarian sifat kebersaman pada rumah adat Mbaru Gendang: b) adanya tuntutan kehidupan, tuntutan kehidupan yang diartikan dalam hal ini antara lain masyarakat yang masih memiliki sifat egois, selain itu dikarenakan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) yang berdampak kepada perubahan sosial, dan kasus seperti inilah yang perlu kita atasi bersama demi terjalinnya suatu rasa kebersamaan (4) upaya dan jalan keluar menghadapi kesulitan dalam pelestrarian sifat keberamaan rumah adat Mbaru Gendang di Desa Meler Kabupaten Manggarai yakni antara lain: a) menjaga dan melestarikan adat dan budaya yang ada secara bersama-sama, dalam menghadapi kesulitan dalam pelestaraian sifat kebersamaan pada rumah adat Mbaru Gendang Desa Meler Kecamatan Ruteng Kabupaten Manggarai: b) pengenalan nilai warisan budaya Dari penelitian ini disarankan agar. (1) Bagi Pemerintah Kabupaten Manggarai, Pemerintah harus lebih memperhatikan dan mendukung terkait Keberadaan rumah adat Mbaru Gendang karena hal ini dilakukan dengan cara melestarikan dan melegitimasikan Kerberadaan Rumah adat Mbaru Gendang di Desa Meler. (2) Bagi Masyarakat, Semua masyarakat khususnya masyarakat adat di Desa Meler memilki peranan penting dalam mempertahankan, menjaga dan memelihara adat istiadat, hal ini sering terjadai pada rumah adat Mbaru Gendang, setiap masyarakat harus mempunyai kesadaran tentang hal itu, demi terciptanya suatu kebersamaan baik dalam suka maupun duka, terlebih khusus Kebersamaan pada rumah adat Mbaru Gendang. (3) Bagi Generasi Muda, Sebagai genersai muda, perlu mempelajarai dan mengenal adanya suat adat dan nilai nilai budaya, maka dari itu sebagai genarasi muda harus memilki kesadaran tentang hal itu dan menumbuhkan rasa kecintaan terhadap adat dan budayanya. (4) Bagi Tokoh Adat Sehubungan dengan temuan penlitian bahwa sebagi tokoh adat yang menjadi juru kunci dan memilki peran besar dalam menjaga dan melestarikan kebersaman yang ada pada rumah adat Mbaru Gendang di Desa Meler Kecamatan Ruteng Kbaupaten Manggarai, Tokoh adat juga berperan dalam memberikan keteladanan bagi masyarakat yang ada di Desa Meler Kecamatan Ruteng Kabupaten Manggarai, sehingga demikian Kebersaman yang ada akan terjalin terus. ii

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial (FIS) > Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan (HKn) > S1 Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 02 Jul 2018 04:29
Last Modified: 09 Sep 2018 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/52331

Actions (login required)

View Item View Item