Peran kepala desa dalam pembangunan desa di Desa Suci Kecamatan manyar Kabupaten Gresik / Ayu Nurbayani Agustiana

Agustiana, Ayu Nurbayani (2018) Peran kepala desa dalam pembangunan desa di Desa Suci Kecamatan manyar Kabupaten Gresik / Ayu Nurbayani Agustiana. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

vii RINGKASAN Agustiana, Ayu Nurbayani. 2018. Peran Kepala Desa Dalam Pembangunan Desa di Desa Suci, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. Skripsi, Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Jurusan Hukum dan Kewarganegaraaan, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang, Pembimbing (I) Dr. Sri Untari, M.Si. (II) Dr. Edi Suhartono, SH., M.Pd. Kata Kunci: Peran, Kepala Desa, Perencanaan, Pelaksaaan, Pembangunan Desa. Pada tahun 2014, Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla membuat program Nawa Cita yang berisi upaya-upaya dalam pembangunan nasional. Pembangunan nasional itu mencakup seluruh daerah di Indonesia termasuk Kabupaten Gresik. Dalam pembangunan daerah di Kabupaten Grsik masih memilki rata-rata indeks dalam kondisi infrastruktur yaitu sebesar 55,86, termasuk dalam Desa Suci yang terletak di Kabupaten Gresik. Untuk mewujudkan salah satu dari Nawa Cita tersebut, pemerintag mengadakan pembangunan Desa yang dapat meningkatkan kualitas dari berbagai Desa termasuk Desa Suci. Dalam pembangunan Desa, tidak lepas dari peran Kepala Desa. Oleh karena itu diperlukan penelitian mengenai Kepala Desa sebagai aktor penting dari proses pembangunan Desa di Desa Suci, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik Tujuan dari penelitian ini adalah untuk (1) mendeskripsikan perencanaan pembangunan Desa Suci, (2) mendeskripsikan pelaksanaan pembangunan Desa Suci, (3) mengetahui peran Kepala Desa dalam pembangunan Desa Suci, dan (4) mengetahui hambatan-hambatan dan upaya-upaya mengatasi hambatan dalam pembangunan Desa Suci. Penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Sumber data yang diambil oleh peneliti adalah informan, dokumen, dan peristiwa. Prosedur pengumpulan data yang digunakan oleh peneliti adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan untuk penelitian adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) proses perencanaan pembangunan Desa di Desa Suci sudah berjalan dengan baik seperti penyusunan RPJM Des yang diawali dengan pembentukan Tim Penyusun RPJMDes, Musyawarah Desa, penyusunan Rancangan RPJMDes, Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa, dan penetapan dan perubahan RPJMDes. Penyusunan RKPDes yang berupa pembentukan Tim Penyusun RKPDes, Musyawarah Desa dan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa serta penyusunan RKPDes. Penyusunan APBDes yang terdiri dari penyusunan Rancangan APBDes, pembahasan Rancangan APBDes, sosialiasi, dan evaluasi; (2) proses pelaksanaan pembangunan Desa di Desa Suci diselenggarakan oleh Kepala Desa yang mengkoordinasikan kepada Tim Pelaksana Teknis Kegiatan dengan menggunakan pola pelaksanaan pembangunan yaitu swakelola dan swadaya; (3) peran Kepala Desa Suci dalam pembangunan Desa Suci sebagai penanggung jawab seluruh viii kegiatan pembangunan Desa baik dalam pemerintahan, pemberdayaan, pembinaan dan pembangunan serta sebagai pendukung di mana Kepala Desa memberikan dukungan seperti kritikan dan nasihat kepada perangkat, lembaga maupun masyarakat Desa; (4) hambatan yang terjadi dalam pembangunan di Desa Suci adalah kurangnya pekerja bangunan atau kuli bangunan yang membuat proses pelaksanaan terhambat, kemudian upaya-upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan yaitu mempercepat laporan dalam perencanaan pembangunan Desa dan menambah pekerja bangunan dari luar desa jika waktu penyelesaian pelaksanaan harus tepat waktu. Saran yang dapat disampaikan berdasarkan hasil penelitian ini yaitu sebagai berikut: (1) kepada masyarakat Desa sebaiknya sering ikut berpartisipasi agar dapat proses perencanaan dan pelaksanaan pembangunan Desa; (2) kepada pemerintah Desa hendaknya lebih medorong masyarakat Desa dalam berpatisipasi dan memberdayakan masyarakat Desa; (3) kepada pemerintah Daerah sebaiknya lebih memahami kondisi masing-masing Desa yang ada di Kabupaten agar tidak terjadi perlambatan pencairan dana pembangunan Desa.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial (FIS) > Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan (HKn) > S1 Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 25 Jun 2018 04:29
Last Modified: 09 Sep 2018 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/52328

Actions (login required)

View Item View Item