Implementasi program pendidikan gratis di SMP Negeri 3 Kota Blitar / Tri Yunita Lisiana

Lisiana, Tri Yunita (2018) Implementasi program pendidikan gratis di SMP Negeri 3 Kota Blitar / Tri Yunita Lisiana. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

RINGKASAN Lisiana, Tri Yunita. 2018. Implementasi ProgramPendidikan Gratis di SMP Negeri 3 Kota Blitar. Skripsi, Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan, Program Studi PPKn, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Nuruddin Hady, S.H., M.H., (2) Rusdianto Umar, S.H., M.Hum. Kata kunci: implementasi program, program pendidikan gratis Pendidikan memiliki peranan penting dalam meningkatkan sumber daya manusia. Kesan bahwa pendidikan semakin mahal ditandai oleh semakin meningkatnya biaya pendidikan yang harus dikeluarkan orang tua.Pemerintah Kota Blitar memiliki strategi tersendiri dalam meningkatkan kualitas pendidikan di daerahnya, yakni dengan cara mengeluarkan program pendidikan gratis bagi warga kota Blitar. Alasan dikeluarkannya program ini adalah dana BOS tidak mencukupi pemenuhan kebutuhan warga kota Blitar untuk sekolah, sehingga masih adanya siswa yang tidak sekolah dikarenakan permasalahan ekonomi.Peraturan Walikota Blitar No. 8 Tahun 2015 merupakan dasar hukum diberlakukannya program pendidikan gratis di Kota Blitar.Adapun perbedaan dan keunikan dari program pendidikan gratis yang dibuat oleh Pemerintah Kota Blitar dengan daerah lain adalah adanya program pemberian fasilitas sekolah hanya bagi siswa Kota Blitar, mulai dari seragam sekolah, buku, tas, dan, sepatu, yang semuanya diberikan secara gratis. Hal tersebut nampaknya memicu adanya kecemburuan pada siswa yang berdomisili di luar Kota Blitar. Bahkan program pendidikan gratis ini juga membatasi jumlah siswa luar kota yang ingin bersekolah di Kota Blitar termasuk di SMP Negeri 3 Kota Blitar. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk (1) mengetahui implementasi program pendidikan gratis di SMP Negeri 3 Kota Blitar, (2) dampak implementasi program pendidikan gratis di SMP Negeri 3 Kota Blitar, (3) kendala dalam implementasi program pendidikan gratis di SMP Negeri 3 Kota Blitar, dan (4) upaya untuk mengatasi kendala dalam implementasi programpendidikan gratis di SMP Negeri 3 Kota Blitar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif. Lokasi yang dipilih sebagai tempat penelitian adalah SMP Negeri 3 Kota Blitar. Prosedur yang dilakukan untuk mengumpulkan data adalah dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data berupa instrumen manusia, yaitu peneliti sendiri. Kegiatan analisis data dimulai dari melakukan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Untuk menjaga keabsahan data dilakukan uji kredibilitas dengan meningkatkan perpanjangan pengamatan, meningkatkan ketekunan, dan triangulasi. Adapun hasil temuan penelitian adalah sebagai berikut: Pertama, implementasi program pendidikan gratis di SMP Negeri 3 Kota Blitar sasarannya adalah siswa yang berdomisili kota dan wujudnya dalam bentuk pemberian dana pendamping BOS yang berupa kebutuhan sekolah siswa meliputi buku tulis, LKS, seragam sekolah beserta atributnya, tas, dan sepatu. Pelaksana program tersebut adalah Tim Manajemen Kota Blitar dan Tim Manajemen SMP Negeri 3 Kota Blitar. Berkaitan dengan prosedur penyaluran bantuan subsidi pendidikan gratis telah diatur dalam Peraturan Walikota Blitar No. 8 Tahun 2015.Kedua, dampak implementasi program pendidikan gratis tersebut bagi Pemerintah Kota Blitar, yaitu tugas dan urusan yang ditangani Dinas Pendidikan Kota Blitar selaku induk pelaksana program semakin banyak, dan adanya implementasi program ini dapat meningkatkan Angka Partisipasi Sekolah di Kota Blitar. Bagi SMP Negeri 3 Kota Blitar, dapat mengurangi urusan sekolah dalam hal pengadaan LKS dan pakaian seragam sekolah siswa, kemudian pihak sekolah tidak bebas menggali dana dari orang tua/wali siswa untuk membiayai kegiatan sekolah yang bukan menjadi tanggungan dana BOS, serta adanya pembatasan jumlah kuota siswa yang berdomisili luar kota Blitar sebesar sepuluh persen.Bagi siswa dan orang tua/wali siswa, yaitu dapat membantu meringankan beban biaya orang tua dalam memenuhi kebutuhan sekolah anaknya, dan adanya kecemburuan pada siswa domisili luar kota terhadap pemberlakuan program pendidikan gratis yang hanya bagi siswa kota. Bagi masyarakat Kota Blitar yakni bisa mendapatkan pelayanan pendidikan yang murah dan merata, sedangkan bagi masyarakat luar Kota Blitar dapat memicu kecemburuan sosial.Ketiga,kendala dalam proses implementasi programpendidikan gratis di SMP Negeri 3 Kota Blitar yaitu adanya keterlambatan pembagian LKS dan seragam olah raga, serta sepatu dan tas pemberian Pemerintah Kota Blitar belum dimanfaatkan dengan baik oleh siswa. Keempat, upaya untuk mengatasi kendala tersebutdengan carasubstitusi sementara kebutuhan sekolah siswa seperti LKS dan pakaian seragam olah raga,serta evaluasi dan monitoring yang lebih cermat dalam pemanfaatan fasilitas pendidikan gratis pada siswa. Saran yang dapat peneliti berikan dalam penelitian ini adalah pihak Pemerintah Kota Blitar dan Dinas Pendidikan harus lebih cermat dalam mengevaluasi jalannya program pendidikan gratis ini. Masih terdapat permasalahan seperti kemanfaatan fasilitas yang diberikan kepada siswa misalnya tas dan sepatu. Perlu untuk dipertimbangkan lagi apakah program pemberian sepatu tersebut tetap dilanjutkan atau tidak, mengingat bahwa para siswa jarang yang menggunakannya. APBD Kota Blitar dapat digunakan untuk hal-hal lain yang lebih bermanfaat bagi siswa, kemudian masih ditemui kendala lain yang terjadi di lapangan seperti keterlambatan pembagian bantuan kepada siswa. Semoga hal tersebut dapat menjadi masukan agar Dinas Pendidikan dan Pemerintah Kota Blitar dapat memberikan pelayanan yang lebih baik kepada siswa Kota Blitar. Bagi SMP Negeri 3 Kota Blitar, seharusnya lebih tegas lagi dalam menghimbau siswa untuk menggunakan fasilitas pendidikan gratis pemberian Pemerintah Kota Blitar. Bagi siswa dan orang tua/wali siswa beserta masyarakat Kota Blitar dan sekitarnya juga harus ikut mendukung dan mengevaluasi jalannya program pendidikan gratis tersebut.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: L Education > LB Theory and practice of education > LB1603 Secondary Education. High schools
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial (FIS) > Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan (HKn) > S1 Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 20 Apr 2018 04:29
Last Modified: 09 Sep 2018 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/52289

Actions (login required)

View Item View Item