Pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam pluralisme agama di SMPN 1 Wates Kabupaten Blitar / Chinta Novitasari

Novitasari, Chinta (2018) Pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam pluralisme agama di SMPN 1 Wates Kabupaten Blitar / Chinta Novitasari. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Novitasari, Chinta. 2017. Pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam Pluralisme agama di SMPN 1 Wates Kabupaten Blitar. Program Studi Pendikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Drs. Suparman AW, SH., M.Hum, (2) Dr. A. Rosyid Al Atok, M.Pd., MH Kata kunci: Nilai-nilai Pancasila, Pancasila, Pluralisme Agama, Pengamalan nilainilai Pancasila Indonesia adalah salah satu negara dengan pluralisme agama yang tinggi di Indonesia. Pengamalan nilai-nilai Pancasila merupakan hal yang wajib dilakukan bagi seluruh rakyat Indonesia karena itulah Indonesia menerapkan pendidikan Pancasila mulai dari pendidikan sekolah dasar sampai dengan pendidikan tingkat tinggi. Pengamalan nilai-nilai Pancasila tidak hanya diajarkan melalui pelajaran pendidikan Pancasila saja, tetapi pengamalan nilai-nilai Pancasila juga diajarkan di dalam setiap kegiatan di dalam sekolah. SMPN 1 Wates adalah salah satu sekolah dengan pluralisme agama yang tinggi di kecamatan wates, yang menerapkan pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kegiatan belajar dan pembelajaran maupun kegiatan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) pluralisme agama di SMPN 1 Wates Kecamatan Wates Kabupaten Blitar. (2) Mendeskripsikan pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam Pluralitas Agama di SMPN 1 Wates Kecamatan Wates Kabupaten Blitar. (3) Mendeskripsikan faktor pendukung dalam pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam Pluralisme Agama di SMPN 1 Wates Kecamatan Wates Kabupaten Blitar. (4) Mendeskripsikan kendala yang dihadapi guru dan siswa dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila di SMPN 1 Wates Kecamatan Wates Kabupaten Blitar (5) Mendeskripsikan cara mengatasi kendala yang dihadapi oleh siswa dan guru dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam Pluralisme agama di SMPN 1 Wates Kecamatan Wates Kabupaten Blitar. Pendekatan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah menggunakan pendekatan deksiriptif-kualitatif. Untukk mencapai tujuan tersebut data dikumpulkan dengan cara melakukan studi wawancara, dokumentasi, observasi non partisipasif. Untuk menjaga keabsahan data peneliti melakukan teknik ketekunan pengamatan dan triangulasi data. Penelitian dilakukan di Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Wates Kecamatan Wates Kabupaten Blitar dengan objek penelitian adalah perilaku siswa dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila di SMPN 1 Wates kecamatan Wates. Hasil temuan penelitian menunjukan bahwa adanya Pluralisme agama yang tinggi di SMPN 1 Wates yaitu adanya komposisi siswa yang beragama Islam, Katolik, Hindu, dan Kristen. Dengan adanya pluralisme agama yang tinggi di SMPN 1 Wates maka sekolah menerapkan sistem pemisahan kelas berdasarkan agama.v Kedua, penelitian menunjukan bahwa siswa-siswi dan guru SMPN 1 Wates mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kegiatan belajar-mengajar maupun di dalam kegiatan yang dilakukan diluar kelas. Pengamalan nilai-nilai Pancasila yang dilakukan siswa adalah dengan melakukan kegiatan sabtu beriman yang adakan oleh pihak sekolah. Ketiga, hasil temuan penelitian menunjukkan bahwa adanya pengamalan nilai-nilai Pancasila di SMPN 1 Wates didukung oleh lingkungan di sekitar sekolah yang memiliki pluralisme agama yang tinggi namun tetap menjaga kerukunan antar umat beragama, faktor pendukung lainya adalah adanya kegiatankegiatan sekolah yang mendukung adanya pengamalan nilai-nilai, kemudian adanya pengamalan nilai-nilai Pancasila yang dicontohkan oleh guru dan warga sekolah. Keempat, penelitian menunjukan bahwa dalam melaksanakan nilai-nilai Pancasila di dalam kegiatan belajat dan mengajar maupun di dalam kegiatan sekolah, siswa dan guru memiliki kendala yaitu (1) adanya sistem pemisahan kelas berdasarkan agama; (2) tidak adanya fasilitas untuk mendukung kegiatan belajar keagamaan bagi siswa yang beragama Hindu, Kristen, dan Katolik; (3) adanya pemahaman siswa tentang nilai-nilai Pancasila yang berbeda dengan apa yang diajarkan oleh guru PPKn dan guru agama Katolik. (4) adanya penempatan siswa dengan tingkatan yang berbeda didalam satu kelas. Kelima, upaya yang dilakukan dalam mengatasi masalah adalah dengan cara; (1) mengadakan sarana dan prasarana yang digunakan untuk praktik keagamaan bagi siswa yang beragama Hindu, Katolik, dan Kristen; (2) pelaksanaan jadwal pelajaran agama siswa dapat menggunakan jadwal pada hari sabtu selama empat jam pelajaran dengan cara bergantian, sedangkan untuk kelas yang ditinggalkan dapat dijadwalkan untuk pelajaran agama Islam; (3) pelaksanaan pembelajaran agama katolik, kristen, dan hindu yang diterapkan dengan menempatkan siswa yang berada di tingkatan berbeda; (4) pengawasan dan bimbingan secara langsung pada siswa yang kurang bertanggung jawab Saran yang diberikan peneliti setelah melakukan penelitian di SMPN 1 Wates adalah; (1) pihak SMPN 1 Wates senantiasa menerapkan pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam Pluralisme agama; (2) warga SMPN 1 Wates senantiasa menjaga kerukunan di dalam Pluralisme Agama; (3) agar SMPN 1 Wates mengadakan sarana prasarana yang dapat digunakan bagi siswa yang beragama Hindu, Kristen, dan Katolik.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: L Education > LB Theory and practice of education > LB1603 Secondary Education. High schools
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial (FIS) > Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan (HKn) > S1 Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 16 Jan 2018 04:29
Last Modified: 09 Sep 2018 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/52256

Actions (login required)

View Item View Item