Studi kasus dampak kehidupan malam terhadap gaya hidup remaja pengunjung beberapa diskotik di Kota Malang / Hasanatul Amalia

Amalia, Hasanatul (2015) Studi kasus dampak kehidupan malam terhadap gaya hidup remaja pengunjung beberapa diskotik di Kota Malang / Hasanatul Amalia. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

Amalia, Hasanatul. 2014. Studi Kasus Dampak Kehidupan Malam terhadap Gaya Hidup Remaja Pengunjung Beberapa Diskotik di Kota Malang. Skripsi, Jurusan Hukum Dan Kewarganegaraan, Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Ketut Diara Astawa, S.H, M.Si, (II) Drs. Petir Pudjantoro, M.Si. Kata Kunci : Kehidupan Malam, Gaya Hidup, Remaja, Diskotik. Perkembangan kehidupan malam bagi kalangan remaja, memang menyuguhkan kesan tersendiri, dunia malam pastinya sering berkaitan dengan hal-hal negatif seperti diskotik, caf?®, warung remang-remang, lokalisasi, dan hiburan lainnya. Perkembangan Kota Malang yang potensial dalam bidang pendidikan dan wisata, merupakan kota yang cukup menjanjikan bagi para clubbers. Clubbers adalah sebutan bagi penikmat dunia malam, atau mereka yang sering pergi ke club malam, caf?®, pool, lounge, pub untuk melepas penat bahkan sebagai gaya hidup mereka. Tak bisa dipungkiri bahwa tempat-tempat tersebut seringkali menjadi tujuan remaja untuk menghibur diri mereka di akhir pekan. Bahkan di hari-hari biasa banyak juga dari mereka yang mengunjungi tempat-tempat tersebut walaupun pada esok harinya mereka harus mengikuti kegiatan perkuliahan di kampus, bahkan yang masih duduk di bangku sekolah. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mendeskripsikan beberapa hal, yang mencakup profil perkembangan kehidupan malam di Kota Malang, profil remaja, latar belakang remaja, motivasi remaja, dan perilaku remaja pengunjung diskotik di Kota Malang, perilaku yang berkembang di beberapa diskotik dan kehidupan malam yang berdampak pada perubahan sikap dan gaya hidup remaja pengunjung diskotik di Kota Malang, serta bentuk pemecahan terhadap dampak buruk kehidupan malam terhadap perubahan sikap dan gaya hidup sebagaimana di aspirasikan oleh remaja pengunjung diskotik serta pemangku kepentingan yang lain. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian kualitatif, yakni metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat postpositivisme, digunakan untuk meneliti pada kondisi obyek yang alamiah, (sebagai lawannya adalah eksperimen) dimana peneliti adalah sebagai instrumen kunci, pengambilan sampel sumber data dilakukan secara snowball, teknik pengumpulan dengan studi dokumen,wawancara dan observasi, analisis data bersifat induktif/ kualitatif. Hasil penelitian kualitatif lebih menekankan makna daripada generalisasi, dimana hasil penelitian berupa data yang diperoleh dari hasil wawancara, hasil observasi lapangan, foto, dan dokumen remaja pengunjung beberapa diskotik di Kota Malang. Berdasarkan analisis data tersebut diperoleh beberapa simpulan hasil penelitian sebagai berikut: (1) Kota Malang merupakan Kota wisata dan pendidikan, karena telah terbukti dengan banyaknya fasilitas wisata yang ada di Kota Malang sebagai daya tarik tersendiri bagi wisatawan maupun penduduk asli Kota Malang, selain udara Kota Malang yang sejuk dan asri. Ada juga sekolah-sekolah dan beberapa perguruan tinggi yang memiliki potensi dalam hal kualitas dan mutu yang modern dan maju bagi para pendatang maupun penduduk asli Kota Malang yang memilih Kota Malang sebagai Kota Pendidikan.(2) Selain sebagai tempat hiburan malam, untuk menghilangkan kepenatan dan kejenuhan, diskotik identik dengan merokok, minum-minuman keras dan beralkohol, mengkonsumsi obat-obatan terlarang bahkan seks bebas. Diskotik menyajikan mulai dari dancer, Dj Performance, dan berjoget-joget untuk menghilangkan kepenatan. Banyak kaum remaja yang terjerat dunia malam diskotik, hingga melupakan tugasnya sebagai pelajar dan mahasiswa. Kegiatan yang sering dilakukan di diskotik hingga pagi hari membuat remaja sering kali membolos. Sehingga gaya hidup seperti ini sudah bisa menjadi trend berharga di kalangan remaja. Bahkan menjadi semacam kebutuhan yang harus terlaksana sebagai media penghiburan diri, di kala kejenuhan hingar bingar suasana Kota Malang. Diskotik mempunyai berbagai dampak psikis yang membuat kecanduan atau ketagihan hingga remaja yang pernah masuk ke dalam diskotik menginginkan untuk kembali mengunjungi diskotik.(3) Berbagai latar belakang remaja pengunjung diskotik yang masih menempuh pendidikan di Kota Malang mulai dari yang pelajar dan mahasiswa. Latar belakang yang berbeda-beda ini juga sangat mempengaruhi mereka untuk akhirnya memutuskan pergi berkunjung ke diskotik. Dari berbagai latarbelakang ini yang sangat mengherankan ialah mereka remaja pengunjung diskotik yang masih berusia 16-17 tahun belum mempunyai KTP namun dapat untuk berkunjung ke dalam diskotik. Ini merupakan suatu pengaruh dari kehidupan malam berawal dari penasaran hingga akhirnya mencoba hal baru. Karena masa remaja adalah masa transisi hingga seorang remaja mulai berpikir secara egosentris, sering kali memandang dirinya seolah-olah berada di atas pentas, unik, dan tak terkalahkan.(4) Perilaku remaja pengunjung diskotik yang mengkonsumsi minum-minuman beralkohol dan obat-obatan terlarang merupakan suatu dampak dari perubahan sikap dan perilaku yang menyimpang bagi kaum remaja itu sendiri. Dapat diketahui dampak buruk penggunaan obat-obatan terlarang dan mengkonsumsi minuman beralkohol dapat merusak syarat, hingga membuat kecanduan dan ketagihan. Jika mental mereka telah rusak, maka moralitas juga bisa dikatakan tidak bermoral.(5) Seks bebas adalah hubungan seks antara lelaki dengan perempuan yang belum menikah, bahkan dikatakan seks bebas dikarenakan telah berganti-ganti pasangan seks. Hal ini sering ditemui karena pergaulan bebas antara remaja putra dan putri yang semakin lama kurang memperhatikan ajaran agama yang telah dianutnya, bahwa seks bebas adalah zina dan merupakan dosa besar bagi para pelakunya. Hal ini menunjukkan bahwa seks bebas merupakan penyimpangan perilaku remaja pengunjung diskotik yang sangat berbahaya, banyak dampak yang timbul dari seks bebas, ada berbagai macam penyakit seksual yaitu, AIDS, HIV, dan raja singa yang susah untuk disembuhkan. Seks bebas juga merupakan suatu candu, apabila terjerumus di dalamnya maka seorang remaja tersebut sangat susah untuk tidak melakukannya lagi.(6)Banyak perilaku yang berkembang di beberapa diskotik dan kehidupan malam di Kota Malang, begitupula dampak pada gaya hidup remaja pengunjung diskotik yang hampir seluruh pengunjung diskotik adalah tidak bermoral dikarenakan mereka sebenarnya mengetahui aturan-aturan norma namun melanggar norma-norma yang berlaku dalam masyarakat.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial (FIS) > Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan (HKn) > S1 Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 02 Jan 2015 04:29
Last Modified: 09 Sep 2015 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/51850

Actions (login required)

View Item View Item