Kesenian tradisional "dongkrek" sebagai media pendidikan nilai-nilai moral pada Sanggar Krido Sakti di Dusun Gendoman Desa Mejayan Kecamatan Mejayan Kabupaten Madiun / Farida Sekti Pahlevi

Pahlevi, Farida Sekti (2010) Kesenian tradisional "dongkrek" sebagai media pendidikan nilai-nilai moral pada Sanggar Krido Sakti di Dusun Gendoman Desa Mejayan Kecamatan Mejayan Kabupaten Madiun / Farida Sekti Pahlevi. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

Kesenian tradisional Dongkrek adalah peninggalan leluhur yang harus dilestarikan, karena mempunyai nilai-nilai kehidupan manusia yang indah untuk dilihat dan menarik untuk dihayati maknanya sebagai kesenian tradisional milik daerah. Kesenian tradisional Dongkrek pada Sanggar Krido Sakti di Dusun Gendoman Desa Mejayan Kecamatan Mejayan Kabupaten Madiun mempunyai peran penting sebagai media pendidikan nilai-nilai moral pada masyarakat. Dalam kehidupan masyarakat, manusia memerlukan pedoman-pedoman yang berupa nilai-nilai yang digunakan untuk mengaturtingkah laku dalam kehidupan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui; (1) Sejarah kesenian tradisional ÔÇ£DongkrekÔÇØ di Desa Mejayan Kecamatan Mejayan Kabupaten Madiun; (2) Pagelaran kesenian tradisional ÔÇ£DongkrekÔÇØ di Desa Mejayan Kecamatan Mejayan Kabupaten Madiun; (3) Nilai-nilai moral yang terkandung dalam kesenian tradisional ÔÇ£DongkrekÔÇØ di Desa Mejayan Kecamatan Mejayan Kabupaten Madiun; (4) Pembelajaran Nilai-nilai moral melalui kesenian tradisional Dongkrek pada Sanggar Krido Sakti di Dusun Gendoman Desa Mejayan Kecamatan Mejayan Kabupaten; (5) Tanggapan masyarakat dengan isi dan cara penyampaian pendidikan nilai-nilai moral dalam kesenian tradisional ÔÇ£DongkrekÔÇØ pada Sanggar Krido Sakti di Dusun Gendoman Desa Mejayan Kecamatan Mejayan Kabupaten Madiun. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumenter. Jadi data yang digunakan berasal dari hasil observasi pada Sanggar Krido Sakti di Dusun Gendoman Desa Mejayan Kecamatan Mejayan Kabupaten Madiun, hasil observasi, wawancara dari para informan, dan temuan peneliti di lapangan. Hasil penelitian ini diperoleh kesimpulan bahwa, (1) kesenian tradisional Dongkrek diciptakan oleh Raden Ngabei Lo Prawirodipoero pada tahun 1867 di Desa Mejayan. Sanggar Krido Sakti Dusun Gendoman Desa Mejayan Kecamatan Mejayan Kabupaten Madiun merupakan Sanggar Dongkrek yang tetap menjaga keaslian Kesenian tradisional Dongkrek; (2) Tata cara pagelaran kesenian tradisional Dongkrek di bagi menjadi tiga tahap yaitu tahap pra acara, tahap acara inti dan tahap penutupan; (3) Nilai moral yang terkandung dalam kesenian tradisional Dongkrek adalah : nilai kebersamaan/gotong royong, nilai keindahan, nilai kebenaran,nilai kebaikan, nilai tanggung jawab,nilai ketaatan, nilai keburukan atau kejahatan, nilai kejujuran, nilai kepercayaan; (4) Kesenian tradisional ÔÇ£DongkrekÔÇØ sebagai media pendidikan nilai-nilai moral pada Sanggar Krido Sakti di Dusun Gendoman Desa Mejayan Kecamatan Mejayan Kabupaten Madiun. Kesenian tradisional Dongkrek yang ada di Sanggar Krido Sakti tidak hanya sebagai ritual dan hiburan saja, tetapi dapat dijadikan sebagai media pendidikan pada waktu mengadakan latihan ataupun pagelaran; (5) Masyarakat Desa Mejayan sangat mendukung keberadaan kesenian tradisional Dongkrek pada Sanggar Krido Sakti. Hal tersebut dikarenakan fungsi kesenian tradisional Dongkrek dinilai sangat potensial sebagai tontonan dan tuntunan bagi masyarakat. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disarankan; (1) Agar kesenian tradisional tetap bertahan dan berkembang, seyogyanya kerjasama yang baik antar masyarakat lebih ditingkatkan; (2) Agar kesenian tradisional Dongkrek pada Sanggar Krido Sakti bisa tetap dijadikan sebagai media pendidikan nilai-nilai moral, sebaiknya dukungan dari masyarakat hendaknya tetap dipertahanan dan keaslian Dongkrek tetap dijaga; (3) Agar kesenian tradisional Dongkrek pada Sanggar Krido Sakti tetap diminati oleh masyarakat, seyogyanya peran pemerintah daerah kabupaten Madiun lebih ditingkatkan.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial (FIS) > Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan (HKn) > S1 Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 14 Jul 2010 04:29
Last Modified: 09 Sep 2010 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/51493

Actions (login required)

View Item View Item