Pembelajaran pendidikan kewarganegaraan dengan menggunakan sistem moving class di SMP Negeri 1 Malang / Titin Agus Pratiwi

Pratiwi, Titin Agus (2009) Pembelajaran pendidikan kewarganegaraan dengan menggunakan sistem moving class di SMP Negeri 1 Malang / Titin Agus Pratiwi. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

Pendidikan mempunyai peran penting dalam upaya mencapai kesejahteraan dan kemakmuran bangsa Indonesia. Berbagai bentuk pembaharuan telah dilakukan untuk meningkatkan kualitas pendidikan, diantaranya adalah pembelajaran dengan menggunakan sistem moving class. Sistem moving class memungkinkan terjadinya suasana belajar yang nyaman dan kondusif, fasilitas belajar yang memadai, kesiapan guru dalam menyampaikan materi pembelajaran, serta guru menemukan kreasi dan inovasi pengelolaan kelas untuk menunjang proses belajar mengajar yang lebih efektif. Permasalahan penelitian ini adalah bagaimana pelaksanaan pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan dengan menggunakan sistem moving class di SMP Negeri 1 Malang. Sedangkan tujuan penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran sistem moving class di SMP Negeri 1 Malang; (2) mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan dengan menggunakan sistem moving class di SMP Negeri 1 Malang; (3) mendeskripsikan keunggulan pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan dengan menggunakan sistem moving class di SMP Negeri 1 Malang; (4) mendeskripsikan kelemahan pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan dengan menggunakan sistem moving class di SMP Negeri 1 Malang; (5) mendeskripsikan problematika pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan dengan menggunakan sistem moving class di SMP Negeri 1 Malang; (6) mendeskripsikan upaya mengatasi problematika pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan dengan menggunakan sistem moving class di SMP Negeri 1 Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif (studi di SMP Negeri 1 Malang). Subyek penelitian ini adalah guru Pendidikan Kewarganegaraan dan para siswa di SMP Negeri 1 Malang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data mengacu pada pendapat Miles dan Huberman dengan prosedur reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan (1) pelaksanaan pembelajaran moving class di SMP Negeri 1 Malang dimana setiap perpindahan jam pelajaran peserta didik berpindah ruangan sedangkan guru mata pelajaran mengatur kelas sesuai dengan kebutuhan setiap kali pertemuan tanpa terganggu oleh mata pelajaran lain; (2) pelaksanaan pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan dengan menggunakan sistem moving class di SMP Negeri 1 Malang terdiri dari guru membuka pelajaran, proses pembelajaran, dan menutup pelajaran. Selama proses pembelajaran guru menggunakan sumber, metode, dan media pembelajaran yang sesuai. Penilaian dilakukan saat proses pembelajaran berlangsung maupun setelah menyelesaikan satu atau semua standar kompetensi dalam bentuk tes tulis maupun lisan.; (3) keunggulan sistem moving class peserta didik tidak mengalami kebosanan dan kejenuhan dalam kelas tertentu, guru bisa mengatur kelas sesuai karakteristik mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan, tersedianya media pembelajaran di ruang Pendidikan Kewarganegaraan, serta terpenuhinya sarana dan prasarana.; (4) kelemahan sistem moving class yaitu kondisi kelas yang sempit dan kelelahan siswa saat berpindah ruang kelas; (5) Problematika pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan dengan menggunakan sistem moving class di SMP Negeri 1 Malang adalah keterlambatan siswa mengikuti pelajaran, adanya dua guru mata pelajaran yang mengajar pada waktu bersamaan, kurangnya konsentrasi siswa pada waktu guru menggunakan metode ceramah, kurangnya kesadaran siswa menjaga kebersihan, serta siswa saling berebut mendapatkan tempat duduk; (6) Upaya mengatasi problematika pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan dengan menggunakan sistem moving class di SMP Negeri 1 Malang yaitu guru melakukan presensi sebelum pembelajaran dimulai, guru mengingatkan kepada siswa untuk memeriksa barang bawaanya, tersedianya ruang multimedia, pihak sekolah melarang siswa yang membeli makanan pada waktu pelajaran, serta ditegaskan kepada siswa tentang peraturan penggunaan ruang kelas. Berdasarkan temuan penelitian disarankan agar sekolah lebih meningkatkan penyelenggaraannya dalam menerapkan sistem moving class yang dilengkapi sarana dan prasarana. Hendaknya guru mempertimbangkan alokasi waktu dan kedisiplinan siswa saat perpindahan ruang kelas untuk mangatasi masalah keterlambatan siswa mengikuti pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan, sehingga pembelajaran dengan menggunakan sistem moving class berlangsung efektif. Selain itu siswa juga berperan aktif dalam pelaksanaan pembelajaran moving class di SMP Negeri 1 Malang.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: L Education > LB Theory and practice of education > LB1603 Secondary Education. High schools
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial (FIS) > Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan (HKn) > S1 Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 07 Dec 2009 04:29
Last Modified: 09 Sep 2009 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/51409

Actions (login required)

View Item View Item