Pengaruh metode short interval training dan long interval training untuk meningkatkan daya tahan umum pada pemain U-14 SSB Indonesia Muda Malang / Akbar Rasidyanto

Rasidyanto, Akbar (2019) Pengaruh metode short interval training dan long interval training untuk meningkatkan daya tahan umum pada pemain U-14 SSB Indonesia Muda Malang / Akbar Rasidyanto. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

v RINGKASAN Rasidyanto, Akbar. 2019. Pengaruh Metode Short Interval Training dan Long Interval Training untuk Meningkatkan Daya Tahan Umum pada Pemain U- 14 SSB Indonesia Muda Malang. Skripsi. Jurusan Kepelatihan Olahraga. Fakultas Ilmu Keolahragaan. Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Drs. Supriatna, M. Pd., (2) Dra. Sulistyorini, M. Pd. Kata Kunci : sepak bola, interval training, daya tahan umum. Faktor penunjang prestasi dalam sepak bola salah satunya adalah faktor kondisi fisik. Faktor kondisi fisik yang paling mendasar dalam sepak bola adalah faktor daya tahan. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui peningkatan daya tahan melalui latihan short interval training dan long interval training, selain itu juga untuk mengetahui apakah ada perbedaan antara latihan short interval training dan long interval training. Latihan interval ini juga dirasa efektif untuk meningkatkan daya tahan. Karena latihan interval merupakan latihan yang terkontrol, karena ada fase istirahat disetiap fase kerjanya. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian eksperimental dengan metode the two group pre test - post test design. Penelitian ini adalah menguji hubungan antara variabel sebab dengan variabel akibat pada masing masing kelompok short interval training dan long interval training, dan juga menguji perbedaan pengaruh antara short interval training dan long interval training. Berdasarkan hasil penelitian pada kelompok short interval training dengan uji t amatan ulangan menghasilkan t hitung sebesar 83,33. Yang berarti t hitung > t tabel 0,01% = 4,78. Artinya ada pengaruh yang signifikan. Sedangkan pada kelompok long interval training dengan uji t amatan ulangan menghasilkan t hitung sebesar 87,69. Yang berarti t hitung > t tabel 0,01% = 4,781. Artinya ada pengaruh yang signifikan. Selanjutnya untuk mengetahui apakah ada perbedaan pengaruh short interval training dan long interval training maka dilakukan uji analisis varian, Berdasarkan hasil uji analisis varian tersebut diperoleh f hitung sebesar 19,78. Yang berarti f hitung = 19,78 > f tabel 0,5% = 4,41 artinya signifikan. Yang berarti ada perbedaan pengaruh short interval training dan long interval training terhadap peningkatan daya tahan umum. Kesimpulannya adalah: (1) program latihan short interval training berpengaruh terhadap peningkatan daya tahan umum pada pemain u-14 SSB Indonesia muda Malang, (2) program latihan long interval training berpengaruh terhadap peningkatan daya tahan umum pada pemain u-14 SSB Indonesia muda Malang. (3) adanya perbedaan yang signifikan antara program latihan short interval training dan long interval training terhadap peningkatan daya tahan umum pada pemain u-14 SSB Indonesia Muda Malang. Untuk menunjangnya dapat dilakukan dengan latihan interval, karena latihan interval sendiri merupakan latihan yang terkontrol, dan juga menghindari pemain dari terjadinya overtraining karena ada fase istirahat dalam setiap fase latihannya. Maka diharapkan penelitian ini dapat menjadi rujukan pelatih atau pemain untuk meningkatkan daya tahan melalui metode latihan interval.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) > Jurusan Pendidikan Kepelatihan Olahraga (PKO) > S1 Pendidikan Kepelatihan Olahraga
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 04 Apr 2019 04:29
Last Modified: 09 Sep 2019 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/51267

Actions (login required)

View Item View Item