Perbedaan tingkat gerak lokomotor antara siswa kelas V di SDN 1 Dadapan dan SDN Lesanpuro 4 / Nicko Ragil Kusuma Putra

Putra, Nicko Ragil Kusuma (2019) Perbedaan tingkat gerak lokomotor antara siswa kelas V di SDN 1 Dadapan dan SDN Lesanpuro 4 / Nicko Ragil Kusuma Putra. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

i RINGKASAN Putra, Nicko Ragil Kusuma. 2018. Perbedaan Tingkat Gerak Lokomotor Antara Siswa Kelas V Di SDN 1 Dadapan dan SDN Lesanpuro 4. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr. Siti Nurrochmah, M.Kes. Kata Kunci: gerak lokomotor, lari 40 meter, loncat jauh tanpa awalan Gerak lokomotor sangat dibutuhkan untuk menunjang berbagai keterampilan teknik dasar dalam olahraga. Berdasarkan hasil tes awal secara keseluruhan dari 2 sekolah dapat dikatakan belum pernah diadakan tes dan pengukuran lari 40 meter dan loncat jauh tanpa awalan. Masalah gerak lokomotor di lingkungan siswa sekolah dasar peranannya dalam pembelajaran pendidikan jasmani menarik untuk di kaji. Oleh karena yang melatar belakangi masalah tentang gerak lokomotor, maka peneliti tertarik untuk melakukan kajian ilmiah dengan judul ÔÇ£Perbedaan Tingkat Gerak Lokomotor Antara Peserta didik Kelas V di SDN 1 Dadapan dan SDN Lesanpuro 4ÔÇØ. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan tingkat gerak lokomotor antara peserta didik kelas V SDN 1 Dadapan dan peserta didik kelas V SDN Lesanpuro 4. Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif kuantitatif. Metode yang digunakan adalah metode survey. Sampel yang diambil 27 orang peserta didik kelas V SDN 1 Dadapan Kabupaten Malang dan 27 orang peserta didik kelas V SDN Lesanpuro 4 Kota Malang menggunakan teknik Sistematics Purposive Proposional Random. Penelitian ini menggunakan instrumen tes dan non tes. Teknik pengukuran bentuk tes yaitu tes lari 40 meter dan tes loncat jauh tanpa awalan. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan teknik Analisis varian satu jalan. Berdasarkan hasil analisis uji normalitas SDN 1 Dadapan Kabupaten Malang, L hitung 0,1560 < L tabel 0,173, artinya data berdistribusi normal dan uji normalitas SDN Lesanpuro 4 Kota Malang, L hitung 0,1216 < L tabel 0,173, artinya data berdistribusi normal. Hasil analisis uji homogenitas F hitung 1,8436 < F tabel 1,93 artinya data bersifat homogen. Hasil analisis uji-t, nilai t-hitung 4,2091 > t-tabel 2,00665, artinya ada perbedaan yang signifikan. Berdasarkan hasil penelitian di atas, maka diperoleh kesimpulan bahwa terdapat perbedaan tingkat gerak lokomotor antara peserta didik kelas V SDN 1 Dadapan Kabupaten Malang dan peserta didik kelas V SDN Lesanpuro 4 Kota Malang. Tingkat gerak lokomotor peserta didik kelas V SDN 1 Dadapan Kabupaten Malang lebih baik dari peserta didik kelas V SDN Lesanpuro 4 Kota Malang. Saran peneliti, jika ingin meningkatkan kemampuan gerak lokomotor yang baik perlu peningkatan aktifitas gerak sehari-hari selain dalam proses pendidikan jasmani di sekolah.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) > Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan (PJK) > S1 Pendidikan Jasmani dan Kesehatan
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 28 Jan 2019 04:29
Last Modified: 09 Sep 2019 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/50689

Actions (login required)

View Item View Item