Pengaruh latihan plyometric barrier hops dan stride jump crossover terhadap peningkatan daya ledak otot tungkai pada peserta ekstrakurikuler bolavoli SMA Negeri 1 Batu / Nur Mei Admaja

Admaja, Nur Mei (2018) Pengaruh latihan plyometric barrier hops dan stride jump crossover terhadap peningkatan daya ledak otot tungkai pada peserta ekstrakurikuler bolavoli SMA Negeri 1 Batu / Nur Mei Admaja. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

i ABSTRAK Nur Mei Admaja. 2018. Pengaruh Latihan Plyometric Barrier Hops dan Stride Jump Crossover terhadap Peningkatan Daya Ledak Otot Tungkai pada Peserta Ekstrakurikuler Bolavoli SMA Negeri 1 Batu. Skripsi, Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Asim, M.Pd., (II) Dr. Hariyoko, M.Pd. Kata kunci: metode plyometric barrier hops, metode stride jump crossover, daya ledak otot tungkai. Daya ledak adalah kemampuan melakukan gerakan secara eksplosif. Untuk memperoleh daya ledak otot, maka diperlukan suatu latihan yang berkaitan dengan daya ledak, salah satu latihan yang sering digunakan latihan plyometric. Latihan plyometric adalah metode latihan untuk meningkatkan daya ledak (eksplsive power), suatu komponen penting dari sebagian besar prestasi dan kinerja olahraga. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh antara metode Plyometric Barrier Hops dan metode Stride Jump Crossover terhadap hasil peningkatan daya ledak peserta ekstrakurikuler bolavoli SMA Negeri 1 Batu. Rancangan penelitian ini menggunakan pretest-posttest group design. Subjek penelitian ini adalah peserta ekstrakurikuler bolavoli SMA Negeri 1 Batu berjumlah 20 orang. Subjek penelitian ini dibagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok Plyometric Barrier Hops dan kelompok Stride Jump Crossover yang masing-masing beranggotakan 10 orang menggunakan Teknik pembagian Ordinal Pairing Matching. Analisis data dari penelitian ini menggunakan teknik analisis varians satu jalur dengan &#945; = 0,05. Dari hasil analisis data, dapat disimpulkan bahwa: (1) pembelajaran menggunakan metode Plyometric Barrier Hops memberikan pengaruh signifikan terhadap hasil peningkatan daya ledak peserta ekstrakurikuler SMA Negeri 1 Batu (F hitung 4,64 > F tabel 4,41), (2) pembelajaran menggunakan metode Stride Jump Crossover memberikan pengaruh signifikan terhadap hasil belajar keterampilan vertical jump peserta ekstrakurikuler SMA Negeri 1 Batu (F hitung 4,66 > F tabel 4,41), (3) tidak ada perbedaan pengaruh yang signifikan antara pembelajaran menggunakan metode Plyometric Barrier Hops dan Stride Jump Crossover hasil peningkatan daya ledak peserta ekstrakurikuler bolavoli SMA Negeri 1 Batu diperoleh F hitung (0,58 < F tabel 4,41). Kesimpulan yang dapat diperoleh dari penelitian ini adalah bahwa terdapat pengaruh yang signifikan metode latihan plyometric barrier hops dan stride jump crossover terhadap peningkatan daya ledak otot tungkai peserta ekstrakurikuler SMA Negeri 1 Batu. Berdasarkan data rata-rata daya ledak otot tungkai, dapat disimpulkan bahwa metode latihan plyometric barrier hops memiliki peningkatan daya ledak otot tungkai lebih efektif dibandingkan dengan metode latihan stride jump crossover.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) > Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan (PJK) > S1 Pendidikan Jasmani dan Kesehatan
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 30 Oct 2018 04:29
Last Modified: 09 Sep 2018 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/50584

Actions (login required)

View Item View Item