Pengaruh tempat tinggal dataran rendah, dataran sedang, dataran tinggi terhadap kelincahan pada pelajar putra usia 11 tahun di Malang Raya / Muhammad Habie Fitrahudin

Fitrahudin, Muhammad Habie (2018) Pengaruh tempat tinggal dataran rendah, dataran sedang, dataran tinggi terhadap kelincahan pada pelajar putra usia 11 tahun di Malang Raya / Muhammad Habie Fitrahudin. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Fitrahudin. Habie. Muhammad 2017. Pengaruh Tempat Tinggal Dataran Rendah, Dataran Sedang, Dataran Tinggi Terhadap Kelincahan Pada Pelajar Putra Usia 11 Tahun di Malang Raya. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani. Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dr. Asim, M.Pd. (II) Drs. Agus Tomi, M,Pd. Kata Kunci: Tingkat, Kelincahan, pelajar putra usia 11 tahun, di dataran rendah, dataran sedang, dataran tinggi. Kelincahan adalah salah satu unsur kebugaran jasmani. Setiap orang memerlukan kelincahan begitu pula anak-anak yang bisa menghindar dari situasi yang datangnya mendadak dan tidak terduga. Selain itu anak usia 11 tahun yang terdapat diberbagai daerah, baik di kota maupun di desa, baik di dataran rendah, dataran sedang maupun di dataran tinggi mempunyai kelincahan yang berbeda-beda. Hasil observasi awal yang dilakukan oleh peneliti di dataran rendah, sedang, dan tinggi, terdapat perbedaan aktivitas atau kegiatan yang signifikan pada anak-anak umur 11 tahun. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah “Apakah ada perbedaan tingkat kelincahan pada usia 11 tahun yang tinggal di dataran rendah, dataran sedang dan dataran tinggi di Malang Raya?”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan tingkat kelincahan pelajar putra usia 11 tahun yang tinggal di dataran rendah, tinggi, dan dataran sedang se-Malang raya. Penelitian ini merupakan penelitian Surve. Variabel yang di teliti berupa variabel terikat yaitu tingkat kelincahan pelajar putra usia 11 tahun dan variabel bebas yaitu tempat tinggal di dataran rendah (SDN Sitiarjo 1, SDN Sitiarjo 3, SDN Sitiarjo 5) dengan ketinggian < 300 mdpl, dataran sedang (SDN Druju 1, SDN Druju 2, SDN Druju 5) dengan ketinggian 300-700 mdpl dan di dataran tinggi (SDN Oro-oro Ombo 2, SDN Beji 1, SDN Punten 1) dengan ketinggian > 700. Penelitian ini menggunakan analisis data yang di olah secara kuantitatif menggunakan Anava satu arah dengan &#945; = 0,05. Berdasarkan hasil Analisis Varians satu arah yang di olah menggunakan SPSS, menunjukan nilai probabilitas (0,000) < 0,05 maka H&#959; ditolak, yang berarti terdapat perbedaan tingkat kelincahan pelajar putra usia 11 tahun yang tinggal di dataran rendah, sedang, dan dataran tinggi. Hasil uji Tukey menjelaskan bahwa perbandingan nilai dataran rendah dan dataran sedang diketahui probabilitas > 0,05. Perbandingan nilai antara dataran rendah dan dataran tinggi diketahui probabilitas < 0,05. Sedangkan untuk dataran sedang dan dataran tinggi menujukan probabilitas < 0,05. Hasil rata-rata tes tingkat kelincahan umum diperoleh rata-rata tingkat kelincahan umum pelajar putra usia 11 tahun di dataran rendah sebesar 15,82, dataran sedang sebesar 16,41, dan dataran tinggi sebesar 17,74. Sehingga dilihat dari perhitungan waktu dapat ditarik kesimpulan bahwa dataran rendah berpengaruh lebih baik terhadap tingkat kelincahan pelajar putra usia 11 tahun dari pada dataran sedang dan dataran tinggi. Diharapkan penelitian ini dapat menjadi acuan bagi guru Penjas di dataran rendah, sedang, dan tinggi untuk memperhatikan tingkat kelincahan bagi peserta didik.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) > Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan (PJK) > S1 Pendidikan Jasmani dan Kesehatan
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 12 Mar 2018 04:29
Last Modified: 09 Sep 2018 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/50504

Actions (login required)

View Item View Item