Identifikasi Proses Pembuatan Desain Busana Pada Matakuliah Pameran dan Gelar Cipta Busana Tahun 2017 / Azizah

Azizah (2018) Identifikasi Proses Pembuatan Desain Busana Pada Matakuliah Pameran dan Gelar Cipta Busana Tahun 2017 / Azizah. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

RINGKASAN Azizah. 2018. Identifikasi Proses Pembuatan Desain Busana Pada Matakuliah Pameran dan Gelar Cipta Busana Tahun 2017. Skripsi, Jurusan Teknologi Industri, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dra. Hapsari Kusumawardani, M.Pd. (II) Nurul Hidayati, S.Pd., M.Sn. Kata kunci: Proses Desain, Desain Busana, Fashion Design, Konsep Desain Busana, Story Boards, Mood Boards, Reartism, Pameran dan Gelar Cipta Busana. Fashion secara tidak langsung memiliki peranan penting dalam kemajuan perekonomian Indonesia khususnya Industri Kreatif. Salah satu lembaga pendidikan tinggi negeri yang mempelajari bidang fashion design atau tata busana adalah Universitas Negeri Malang (UM). Pada dasarnya mahasiswa harus menerapkan proses pembuatan desain busana dengan benar agar mendapatkan hasil produk yang maksimal, akan tetapi berdasarkan hasil observasi awal yang dilakukan pada 20 orang mahasiswa S1 Pendidikan Tata Busana angkatan 2012/2013 UM, 16 mahasiswa diantaranya menyatakan bahwa mereka membuat produk busana untuk matakuliah pameran dan gelar cipta busana melalui proses pencarian ide tanpa pembuatan konsep desain. Permasalahan ini diteliti lebih lanjut untuk mengetahui proses pembuatan desain busana mahasiswa yang sebenarnya pada matakuliah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengidentifikasi proses pembuatan desain busana mahasiswa yang mengikuti matakuliah pameran dan gelar cipta busana. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah seluruh mahasiswa S1 Pendidikan Tata Busana dan D3 Tata busana yang mengikuti matakuliah Pameran dan Gelar Cipta Busana Tahun 2017 dengan jumlah 55 responden. Jumlah sampel yang digunakan adalah sampel jenuh (nonprobability sampling). Uji validitas yang digunakan adalah validitas konstruk dengan pengujian instrumen yang dilakukan oleh validator ahli: (I) Bu Hermina Andreyani, Founder sekaligus Kepala Sekolah dari Quinna School of Fashion, (II) Silla Dawilah, selaku Fashion Design Consultant di Silla Moda Boutique dan pemilik Le-Silla Malang. Penelitian ini menggunakan skala pengukuran guttman, dengan pengujian reliabilitas internal consistency, karena skor yang dihasilkan adalah skor dikotomi, maka reliabilitasnya dihitung dengan rumus KR-20. Uji reliabilitas dilakukan berdasarkan tabel Isaac dan Michael pada tingkat signifikan 5% sebesar 48 mahasiswa (7 responden). Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara menyebarkan angket kepada responden dan metode analisis data yang digunakan adalah teknik statistic deskriptif. Terdapat 56 tahapan yang harus dilakukan oleh setiap mahasiswa yang mengikuti matakuliah pameran dan gelar cipta busana tahun 2017, berdasarkan hasil analisis statistik deskriptif proses pembuatan busana, paling sedikit tahapan yang dilakukan oleh mahasiswa dalam proses pembuatan desain busananya berjumlah 19 tahapan (33,9%) dari keseluruhan tahapan. Rata-rata mahasiswa mengerjakan 34 tahapan dari 56 tahapan (60,7%). Tahapan proses pembuatan ii desain busana yang paling banyak dilakukan berjumlah 41 tahapan (73,2%) dan hanya dilakukan oleh 2 mahasiswa dari keseluruhan mahasiswa (3,63%) Berdasarkan hasil analisis data yang telah dilakukan diperoleh beberapa simpulan, (1) Secara umum proses desain busana mahasiswa yang mengikuti matakuliah pameran dan gelar cipta busana tahun 2017 dilakukan tidak sesuai dengan teori proses desain yang ada. (2) Masih banyak mahasiswa yang tidak menerapkan tahapan-tahapan dan poin-poin tertentu yang harus dilakuka saat proses pembuatan desain busana. (3) Tahapan presentasi dalam proses pembuatan desain busana tidak dilakukan oleh seluruh mahasiswa yang mengikuti matakuliah pameran dan gelar cipta busana tahun 2017, sehingga mahasiswa tidak mengetahui kelemahan dan kekurangan dari desainnya. Saran dalam penelitian ini yaitu (1) Mahasiswa diharapkan lebih memperhatikan dan mengikuti prosedur proses pembuatan desain busana sesuai dengan teorinya sehingga desain yang dihasilkan benar-benar maksimal. (2) Dosen pembimbing matakuliah pameran dan gelar cipta busana diharapkan lebih mempelajari dan mendalami teori konsep desain busana dan berinovasi dalam menyampaikan materi pembelajaran. (3) Dosen pembimbing matakuliah Pameran dan Gelar Cipta Busana diharapkan dapat mengkondisikan waktu kegiatan presentasi agar mahasiswa dapat lebih mengetahui kelemahan dan kekurangan dari desain busana yang dihasilkan. (4) Peneliti selanjutnya diharapkan untuk mempersempit masing-masing indikator dan menjabarkan sub indikator lebih detail lagi, sehingga dapat menggambarkan kondisi desain mahasiswa yang sebenarnya berkaitan dengan proses pembuatan desain busana matakuliah pameran dan gelar cipta busana.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Teknik (FT) > Jurusan Teknologi Industri (TI) > S1 Pendidikan Tata Busana
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 05 Jul 2018 04:29
Last Modified: 09 Sep 2018 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/49211

Actions (login required)

View Item View Item