Analisis komposisi cat acrylic dan binder pada kain tenun / Risi Dhini Afrida

Afrida, Risi Dhini (2011) Analisis komposisi cat acrylic dan binder pada kain tenun / Risi Dhini Afrida. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

Kata Kunci: handpainting, cat acrylic, binder, kain tenun. Handpainting adalah suatu proses memberi hiasan/aksen berupa lukisan pada benda apa saja yang dikerjakan sebagai kerajinan tangan, adapun benda yang dapat dijadikan obyek handpainting salah satunya adalah kain. Handpainting pada kain dapat menggunakan cat yang khusus untuk tekstil dan cat acrylic. Cat acrylic adalah cat yang dapat dicatkan pada berbagai permukaan, misalnya: kain, papan, kertas, panel (papan yang dilapisi). Warna dari cat acrylic yang digunakan adalah warna primer (kuning, merah dan biru). Binder adalah campuran cat acrylic yang berfungsi sebagai bahan pengikat yang memungkinkan cat dapat melekat pada dasaran /permukaan yang dilukis. Kain tenun adalah barang tenunan yang dipakai untuk pakaian dan terbuat dari persilangan benang pakan dan lungsi. Kain tenun yang digunakan yaitu chiffon kasionik, taffeta, satin jeruk, satin jepang, drill dan denim. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen tentang percampuran cat acrylic dan binder dengan perbandingan komposisi 3 : 1 ml, 3 : 2 ml, 3 : 3 ml (cat : binder) dan akan disapukan pada 6 kain tenun. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ketajaman warna dan tekstur hasil pengecatan. Panelis yang dijadikan untuk pengambilan data adalah dosen bidang studi Tata Busana serta mahasiswa program studi Tata Busana angkatan 2009-2010 dan 2010-2011. Data dianalisis dengan menggunakan ANOVA (analysis of variance) dan uji beda nyata (Tukey). Hasil uji ketajaman warna dari percampuran cat acrylic dan binder dengan perbandingan komposisi 3 : 1ml, 3 : 2ml, 3 : 3ml menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan terhadap perlakuan (komposisi cat dan binder) dan warna, tetapi pada kain tenun tidak terdapat perbedaan yang signifikan. Perlakuan komposisi 3 : 1 ml menghasilkan ketajaman warna yang bagus dengan skor 1,7840, warna dari cat acrylic yang menghasilkan warna yang tajam yaitu warna merah dengan skor 1,7099. Hasil uji tekstur menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada perlakuan komposisi dan bahan saja, sedangkan warna tidak terdapat perbedaan yang signifikan. Perlakuan komposisi 3 : 1 ml menghasilkan tekstur yang tidak begitu kaku dibanding dua perlakuan lain dengan skor 1,2886, bahan yang menunjukkan tekstur yang tidak begitu kaku yaitu chiffon kasionik dengan skor 1,4136. Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah semakin banyak binder yang digunakan untuk percampuran cat acrylic, maka ketajaman warna yang dihasilkan akan semakin memudar dan tekstur kain akan semakin kaku. Percampuran binder yang digunakan sebaiknya tidak melebihi setengah dari ukuran cat acrylic.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Teknik (FT) > Jurusan Teknologi Industri (TI) > S1 Pendidikan Tata Busana
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 11 Oct 2011 04:29
Last Modified: 09 Sep 2011 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/48944

Actions (login required)

View Item View Item