Pengembangan produk instan (minuman sari) temu mangga (Curcuma mangga val) dengan pendekatan QFD (Quality Function Deployment) / Dwita Yusiana Rahayu

Rahayu, Dwita Yusiana (2019) Pengembangan produk instan (minuman sari) temu mangga (Curcuma mangga val) dengan pendekatan QFD (Quality Function Deployment) / Dwita Yusiana Rahayu. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

i ABSTRAK Rahayu, Dwita Yusiana. 2018. Pengembangan Produk Instan (Minuman Sari) Temu Mangga (Curcuma mangga val) dengan Pendekatan QFD (Quality Function Deployment). Skripsi. Jurusan Teknologi Industri, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Aisyah Larasati, S.T., M.T., MIM., Ph.D., (II) Dr. Rina Rifqie Mariana, M.P. Kata Kunci: pengembangan produk, minuman sari temu mangga, quality function deployment. Temu mangga (Curcuma mangga val) merupakan salah satu sumber daya alam hayati Indonesia. Bahan-bahan yang diambil secara langsung dari alam meminimalisir adanya efek samping yang ditimbulkan bagi kesehatan. Pembuatan minuman sari temu mangga merupakan salah satu inovasi dalam pengembangan produk instan (minuman sari) temu mangga. Pengembangan produk memerlukan suatu metode yang tepat. QFD (Quality Function Deployment) merupakan metode yang digunakan dalam pengembangan produk instan (minuman sari) temu mangga. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi atribut mutu, menganalisis kepentingan, dan merancang produk dari minuman sari temu mangga. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah QFD. Prinsip QFD adalah membuat desain produk (barang/jasa) dan pengembangannya secara sistematis yang dilakukan dengan mengidentifikasi kebutuhan dan keinginan konsumen serta kemampuan teknis perusahaan, sekaligus mengevaluasi usaha-usaha untuk mencapai tujuan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebutuhan responden dengan nilai paling tinggi merupakan pernyataan ÔÇ£rasa minuman yang menyegarkanÔÇØ yaitu skor 4,05. Pada uji tingkat kesukaan, secara keseluruhan minuman sari temu mangga memiliki skor lebih rendah dibandingkan produk pembanding dari seluruh atribut. Produk peneliti lebih tinggi 0,03 pada atribut rasa. Rata-rata nilai importance to customer dengan skor tertinggi yaitu pada atribut rasa, atribut aroma pada urutan kedua, dan atribut warna pada urutan terakhir. Setelah dilakukan analisis QFD, didapatkan kesimpulan bahwa atribut aroma dengan nilai kepentingan kedua harus diperbaiki dan ditingkatkan kualitasnya. Atribut rasa dipertahankan kualitasnya.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Teknik (FT) > Jurusan Teknologi Industri (TI) > S1 Pendidikan Tata Boga
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 29 Mar 2019 04:29
Last Modified: 09 Sep 2019 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/48507

Actions (login required)

View Item View Item