Implementasi metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) untuk menentukan indeks keandalan jaringan distribusi 20 KV di Penyulang Blambangan Kabupaten Banyuwangi / Rizza Jawwara Haq

Haq, Rizza Jawwara (2019) Implementasi metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) untuk menentukan indeks keandalan jaringan distribusi 20 KV di Penyulang Blambangan Kabupaten Banyuwangi / Rizza Jawwara Haq. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Haq, Rizza Jawwara. 2019. Implementasi Metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) untuk menentukan Indeks Keandalan Jaringan Distribusi 20 kV di Penyulang Blambangan Kabupaten Banyuwangi. Skripsi. Jurusan Teknik Elektro. Fakultas Teknik. Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Yuni Rahmawati, S.T., M.T., (2) Drs. Dwi Prihanto, S.S.T., M.Pd. Kata Kunci: keandalan, sistem distribusi, SAIDI, SAIFI, FMEA Kebutuhan akan tenaga listrik dari pelanggan selalu bertambah dari waktu ke waktu. Untuk tetap melayani kebutuhan tenaga listrik dari pelanggan, maka sistem distribusi tenaga listrik haruslah dikembangkan seiring dengan kenaikan kebutuhan akan tenaga listrik dari para pelanggan. Banyuwangi adalah bagian dari Provinsi Jawa Timur yang merupakan salah satu kota yang sekarang sedang berkembang di Jawa Timur. Dapat dilihat dengan meningkatnya taraf hidup masyarakat dan banyaknya pembangunan sektor industri maupun pariwisata oleh pemerintah kabupaten Banyuwangi. Perlu dilakukan perhitungan tingkat keandalan untuk mengetahui apakah Area Pengatur Jaringan (APJ) tersebut sudah memberikan pelayanan yang memuaskan terhadap konsumen. Pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisa keandalan jaringan ditribusi tegangan menengah 20 kV di penyulang Blambangan Kabupaten Banyuwangi dengan menggunakan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). Hasil dari penelitian ini, nilai indeks keandalan jaringan distribusi SAIFI sebelum menggunakan metode FMEA bernilai 5.293 kali/tahun/pelanggan, setelah perbaikan nilai menggunakan metode FMEA menjadi 3.445 jam/tahun/pelanggan. Sehingga persentase selisihnya adalah 78.92 %. Dan untuk nilai SAIDI sebelum menggunakan metode FMEA adalah 7.166 jam/tahun/pelanggan, setelah perbaikan nilai menggunakan metode FMEA menjadi 1.115 jam/tahun/pelanggan. Sehingga memiliki persentase selisih 51.92 %.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Teknik (FT) > Jurusan Teknik Elektro (TE) > S1 Teknik Elektro
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 28 Feb 2019 04:29
Last Modified: 09 Sep 2019 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/48015

Actions (login required)

View Item View Item