Pengembangan modul pembelajaran teknik kerja bengkel berbasis project untuk Program Keahlian Teknik Elektronika Industri kelas X SMK / Noni Dwiki Putratanyo

Putratantyo, Noni Dwiki (2016) Pengembangan modul pembelajaran teknik kerja bengkel berbasis project untuk Program Keahlian Teknik Elektronika Industri kelas X SMK / Noni Dwiki Putratanyo. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Dwiki, Noni P. 2015. ÔÇ£Pengembangan Modul Pembelajaran Teknik Kerja Bengkel Berbasis Project untuk Program Keahlian Teknik Elektronika Industri Kelas X SMK ÔÇØ Skripsi, Progam Studi Pendidikan Teknik Elektro, Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Drs. Dwi Prihanto, S.S.T., M.Pd., (2) Drs. Suwasono, M.T. Kata kunci : Pengembangan, Modul, Project Based eLearning, Teknik Kerja Bengkel Kurikulum 2013 yang menuntut siswa berperan aktif dalam proses pembelajaran, sebagai upaya meningkatkan kemampuan lulusan SMK yang dapat bersaing di dunia kerja dibutuhkan pembelajaran yang baik, salah satunya dengan menyediakan referensi/informasi pembelajaran berupa bahan ajar. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara di SMK Negeri 1 Beji terdapat permasalahan dalam pembelajaran Teknik Kerja Bengkel yaitu: (1) bahan ajar yang digunakan masih kurang, (2) Sumber belajar berdasarkan internet yang masih belum teruji kebenarannya dan jobsheet yang masih belum terstruktur. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka perlu dikembangkannya bahan ajar cetak berbentuk modul yang dapat dipelajari oleh siswa secara mandiri baik didalam kelas maupun diluar kelas. Penelitian dan pengembangan ini bertujuan untuk mengembangkan, menguji kelayakan bahan ajar berbentuk modul pembelajaran berbasis proyek pada mata pelajaran Teknik Kerja Bengkel semester 1 Kelas X program keahlian Teknik Elektronika Industri. Model pengembangan yang digunakan adalah model pengembangan Borg and Gall. Alasan penggunaan model ini adalah karena tahapan-tahapan pada model Borg and Gall mudah untuk dipahami dan dijelaskan setiap tahapan secara rinci, selain itu menurut penulis model pengembangan Borg and Gall memiliki keunggulan, terutama jika dilihat dari prosedur kerjanya yang sangat memperhatikan kebutuhan dan situasi nyata di sekolah dan bersifat sistematik Uji coba yang dilakukan sebanyak 3 tahap yaitu uji validasi, uji coba kelompok kecil dan uji coba kelompok besar serta proses revisi yang dilakukan 3 kali membuat modul yang dikembangkan lebih layak untuk disebar. Produk yang dihasilkan dari pengembangan adalah modul disertai jobsheet mata pelajaran Teknik Kerja Bengkel untuk siswa kelas X di SMK Negeri 1 Beji yang terdiri dari modul pegangan guru, modul pegangan siswa, jobshee pegangan guru dan , jobsheet pegangan siswa. Setelah melakukan Uji coba sebanyak 3 tahap yaitu uji validasi, uji coba kelompok kecil dan kelompok besar serta proses revisi didapatkan presentase sebagai berikut: hasil uji coba ahli materi 1 sebesar.90,50% dan ahli materi 2 sebesar 93,35% yang berarti sangat layak. Hasil uji coba ahli media sebesar 86,78% yang berarti sangat layak. Hasil uji coba pengguna kelompok kecil sebesar 89,27% yang berarti sangat layak. Hasil uji coba pengguna kelompok besar sebesar 90,30% yang berarti modul sangat layak. Modul hasil pengembangan telah layak untuk digunakan guru dan siswa dalam proses pembelajaran dan belajar mandiri.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Teknik (FT) > Jurusan Teknik Elektro (TE) > S1 Pendidikan Teknik Elektro
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 07 Jun 2016 04:29
Last Modified: 09 Sep 2016 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/47754

Actions (login required)

View Item View Item