Perbedaan keaktifan dan hasil belajar simulasi digital karena pengaruh penerapan model problem solving berbantuan modul pembelajaran dibandingkan problem solving berbantuan video edukasi pada siswa kelas 10 TKJ SMKN 7 Malang / Hamzah Mega Ariananda

Ariananda, Hamzah Mega (2019) Perbedaan keaktifan dan hasil belajar simulasi digital karena pengaruh penerapan model problem solving berbantuan modul pembelajaran dibandingkan problem solving berbantuan video edukasi pada siswa kelas 10 TKJ SMKN 7 Malang / Hamzah Mega Ariananda. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

i ABSTRAK Ariananda, Hamzah Mega. 2019. Perbedaan Keaktifan dan Hasil Belajar Simulasi Digital Karena Pengaruh Penerapan Model Problem Solving Berbantuan Modul Pembelajaran dibandingkan Problem Solving Berbantuan Video Edukasi pada Siswa Kelas 10 TKJ SMKN 7 Malang. Skripsi. Jurusan Teknik Elektro, Program Studi Pendidikan Teknik Informatika, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pemibimbing: (I) Drs. Wahyu Sakti G.I., M.Kom., (II) I Made Wirawan, S.T., S.S.T., M.T. Kata Kunci : Hasil Belajar, Keaktifan, Modul Pembelajaran, Problem Solving, Video Edukasi Salah satu cara untuk meningkatkan kualitas mutu pendidikan adalah dengan cara perbaikan proses pembelajaran. Selain model pembelajaran yang sesuai dengan mata pelajaran simulasi digital media pembelajaran juga ikut andil dalam meningkatkan keaktifan dan juga hasil belajar siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan hasil belajar dan keaktifan siswa menggunakan model pembelajaran problem solving dengan berbantuan modul pembelajaran dibandingkan problem solving berbantuan video edukasi pada mata pelajaran simulasi digital. Penelitian ini dirancang dalam bentuk penelitian semu atau biasa dikenal dengan Quasi Eksperimental Desain. Rancangan penelitian yang digunakan adalah pretest posttest control group design dengan melibatkan dua kelas eksperimen. Dalam penelitian ini, pendekatan yang digunakan untuk menganalisis data adalah pendekatan kuantitatif, karena penelitian ini menggunakan data berupa angka yakni hasil belajar yang meliputi pretest, posttest, keterampilan dan observasi keaktifan. Analisis data yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah uji-t Hasil penelitian ini menjukan bahwa terdapat perbedaan keaktifan dan hasil belajar yang signifikan antara model pembelajaran problem solving berbantuan modul pembelajaran dengan model pembelajaran problem solving berbantuan video edukasi. Dilihat dari uji-t pada ranah keaktifan nilai dari sig.(2-tailed) = 0,021 yang artinya 0,021 < 0,05. Begitupun dengan hasil belajar ranah kognitif nilai sig.(2-tailed) = 0,001. Artinya, 0,001 < 0,05. Juga dengan hasil belajar ranah psikomotorik nilai sig.(2-tailed) = 0,003. Artinya, 0,003 < 0,05. Karena semua nilai uji-t kurang dari 0,05 maka dapat disebut terdapat perbedaan signifikan diantara dua variable tersebut. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat perbedaan keaktifan, hasil belajar pengetahuan, dan hasil belajar keterampilan yang signifikan antara siswa yang diajar dengan model pembelajaran Problem Solving berbantuan modul pembelajaran dan Problem Solving berbantuan video edukasi.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Teknik (FT) > Jurusan Teknik Elektro (TE) > S1 Pendidikan Teknik Informatika
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 20 Mar 2019 04:29
Last Modified: 09 Sep 2019 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/46583

Actions (login required)

View Item View Item