Perbedaan hasil belajar mata pelajaran komputer dan jaringan dasar karena pengaruh penerapan model pembelajaran PBL (Problem Based Learning) dibandingkan dengan penerapan model PjBL (Project Based Learning) berbantuan media pembelajaran berbasis mobile pada kelas X Program Keahlian TKJ di SMK 1 Bagor / Andhik Catur Nugroho

Nugroho, Andhik Catur (2018) Perbedaan hasil belajar mata pelajaran komputer dan jaringan dasar karena pengaruh penerapan model pembelajaran PBL (Problem Based Learning) dibandingkan dengan penerapan model PjBL (Project Based Learning) berbantuan media pembelajaran berbasis mobile pada kelas X Program Keahlian TKJ di SMK 1 Bagor / Andhik Catur Nugroho. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

v ABSTRAK Nugroho, Andhik C. 2018. Perbedaan Hasil Belajar Komputer dan Jaringan Dasar Karena Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran PBL (Problem Based Learning) dibandingkan dengan Penerapan Model PjBL (Project Based Learning) Berbantuan Media Pembelajaran Berbasis Mobile Pada Siswa Kelas X Teknik Komputer dan Jaringan di SMK 1 Bagor. Pembimbing: (1) Drs. Wahyu Sakti G.I., M.Kom. (2) Heru Wahyu Herwanto, S.T., M.Kom. Kata Kunci : Project Based Learning, Problem Based Learning, Media Pembelajaran, Mobile, Hasil Belajar, Komputer dan Jaringan Dasar Media pembelajaran yang digunakan untuk pelajaran Komputer dan Jaringan Dasar di SMK Negeri 1 Bagor masih terbatas dengan hanya menggunakan slide presentasi dan modul praktikum yang diberikan oleh guru terhadap siswanya. Hal ini membuat siswa sangat bergantung penuh kepada bimbingan guru. Sehingga membuat siswa kesulitan untuk belajar mandiri di kelas maupun sekolah. Pengembangan media interaktif berbasis mobile ini bertujuan untuk membantu siswa SMK jurusan Teknik Komputer dan Jaringan dalam belajar mata pelajaran produktif Komputer dan Jaringan Dasar. Media yang berbasis mobile akan membuat siswa lebih nyaman dalam belajar, hal ini dikarenakan media interaktif berbasis mobile yang akan dirancang memanfaatkan unsur-unsur multimedia seperti gambar, suara, video, audio dan lain sebagainya untuk penunjang belajar siswa, sehingga menghilangkan kesan pembelajaran yang membosankan. Media interaktif berbasis mobile ini akan membantu pekerjaan guru, karena siswa dapat belajar sendiri kapanpun dan dimanapun gadget androidnya tanpa perlu dijelaskan oleh guru. Mayoritas siswa telah memiliki teknologi mobile yang canggih. Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai rata-rata pretest sebelum mendapat perlakuan pada kelas eksperimen 1 mendapatkan 54,13, kelas eksperimen 2 mendapatkan 42,36 dan kelas kontrol mendapatkan 51,08. Sedangkan hasil penelitian setelah ke 3 kelas di beri perlakuan mendapatkan perlakuan pada kelas eksperimen 1 mendapatkan 85,66, kelas eksperimen 2 mendapatkan 82,22 dan kelas kontrol mendapatkan 79,05. Dari kedua model yang telah diterapkan peningkatan nilai hasil belajar siswa dalam ranah kognitif dari nilai kemampuan awal siswa. Uji perbedaan rata-rata hasil belajar siswa ranah kognitif menggunakan metode Independent T-Test mengasilkan kelas eksperimen 1 dibandingkan dengan eksperimen 2 sebesar 0,022, kelas eksperimen 2 dibandingkan dengan kontrol sebesar 0,031, kelas eksperimen 1 dibandingkan dengan eksperimen 2 sebesar 0,000. Dari perbedaan ketiga kelas eksperimen model pembelajaran Problem Based Learning lebih unggul dibandingkan dengan model pembelajaran Project Based Learning

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Teknik (FT) > Jurusan Teknik Elektro (TE) > S1 Pendidikan Teknik Informatika
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 28 Dec 2018 04:29
Last Modified: 09 Sep 2018 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/46549

Actions (login required)

View Item View Item