Perbedaan hasil belajar dasar desain grafis dengan menerapkan model pembelajaran CBL (Challenge Based Learning) berbantuan animasi dibandingkan dengan model pembelajaran CBL berbantuan web pada siswa kelas X di SMK Islam Batu / Ahmad Lutfi Hidayatulloh

Hidayatulloh, Ahmad Lutfi (2018) Perbedaan hasil belajar dasar desain grafis dengan menerapkan model pembelajaran CBL (Challenge Based Learning) berbantuan animasi dibandingkan dengan model pembelajaran CBL berbantuan web pada siswa kelas X di SMK Islam Batu / Ahmad Lutfi Hidayatulloh. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

ii ABSTRAK Hidayatulloh, A.L 2018 Perbedaan Hasil Belajar Dasar Desain Grafis Dengan Menerapkan Model Pembelajaran CBL (Challenge Based Learning) Berbantuan Animasi Dibandingkan Dengan Model Pembelajaran CBL Berbantuan Web Pada Siswa Kelas X SMK Islam Batu. Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Prof. Dr. Tri Atmadji S., M.Pd. (II) I Made Wirawan, S.T., S.S.T., M.T. Kata Kunci: Challenge Based Learning, Animasi, Web, Hasil belajar, Dasar Desain Grafis. Pembelajaran dasar desain grafis di SMK Islam Batu masih berpusat kepada guru meski menerapkan kurikulum 2013 revisi. Beberapa hal yang menjadi penyebab adalah pemilihan model pembelajaran yang kurang tepat serta penerapannya yang belum berjalan sesuai skenario. Media yang digunakan pun hanya didapat dari internet dan cenderung membosankan, hal ini berimbas kepada siswa yang menjadi pasif, kurang minat belajar sehingga hasil belajar yang diperoleh rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar dasar desain grafis menggunakan model pembelajaran CBL(Challenge Based Learning) berbantuan (1) animasi, (2) berbantuan web serta mengetahui perbedaan yang signifikan antara penerapan model pembelajaran berbantuan animasi dan web terhadap hasil belajar pada (3) ranah kognitif , (4) ranah psikomotorik. Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimen dengan rancangan eksperimen semu (Quasi-Eksperimental Design) bentuk Non-Equivalent Control Group Design. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa kelas X di SMK Islam Batu yang berjumlah 39 siswa. Sampel dalam penelitian ini adalah semua siswa tersebut yang diberi perlakuan penerapan model pembelajaran challenge based learning berbantuan animasi dan web. Hasil belajar pada penelitian ini diukur melalui nilai post-test siswa pada ranah kognitif dan psikomotorik. Uji hipotesis dari penelitian ini menghasilkan signifikansi sebesar 0,03 untuk ranah kognitif dan 0,04 untuk ranah psikomotorik. Kelas eksperimen mengalami kenaikan sebesar 51,82 di ranah kognitif dan 40,77 di ranah psikomotorik, sedangkan kelas kontrol mengalami kenaikan sebesar 41,41 di ranah kognitif dan 43,40 di ranah psikomotorik. Hasil belajar ranah kognitif kelas eksperimen dan kontrol memiliki selisih sebesar 6,58 sedangkan untuk ranah psikomotorik sebesar 6,46. Hasil uji hipotesis menghasilkan signifikansi > 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa H0 di tolak yang artinya terdapat perbedaan hasil belajar dasar desain grafis dengan menerapkan model pembelajaran CBL berbantuan animasi dibandingkan dengan model pembelajaran CBL berbantuan web.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Teknik (FT) > Jurusan Teknik Elektro (TE) > S1 Pendidikan Teknik Informatika
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 03 Dec 2018 04:29
Last Modified: 09 Sep 2018 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/46536

Actions (login required)

View Item View Item