Studi implementasi Permendikbud No. 45 Tahun 2015 pada guru TIK dalam memberikan layanan bimbingan dan pengelolaan TIK di SMA se-kabupaten Lumajang / Khusnul Asri Indriyani

Indriyani, Khusnul Asri (2018) Studi implementasi Permendikbud No. 45 Tahun 2015 pada guru TIK dalam memberikan layanan bimbingan dan pengelolaan TIK di SMA se-kabupaten Lumajang / Khusnul Asri Indriyani. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

vi ABSTRAK Indriyani, Khusnul A. 2018. Studi Implementasi Permendikbud No 45 Tahun 2015 pada Guru TIK dalam Memberikan Layanan Bimbingan dan Pengelolaan TIK di SMA Se-Kabupaten Lumajang. Skripsi, Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Kata Kunci: Permendikbud No.45 Tahun 2015, Guru TIK, Layanan Bimbingan TIK, Pengelolaan TIK. Permendikbud No. 45 Tahun 2015 merupakan seperangkat aturan mengenai tugas guru TIK di SMA dalam melaksanakan Kurikulum 2013. Sejalan dengan tujuan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia untuk meningkatkan sistem manajemen sekolah berbasis TIK, guru TIK memiliki tugas baru yaitu sebagai fasilitator layanan bimbingan dan pengelolaan TIK kepada tenaga kependidikan. Oleh karena itu, guru TIK dituntut untuk memiliki kemampuan dalam mengelola TIK untuk meningkatkan pelayanan serta menunjang proses pendidikan pada satuan pendidikan. Tujuan dilaksanakan penelitian ini yaitu untuk 1) mendeskripsikan layanan bimbingan TIK yang dilaksanakan di SMAN Klakah, SMA Islam Lumajang dan SMAN 1 Lumajang, 2) mendeskripsikan pengelolaan TIK yang dilaksanakan di SMAN Klakah, SMA Islam Lumajang dan SMAN 1 Lumajang, 3) mendeskripsikan kesesuaian implementasi layanan bimbingan dan pengelolaan TIK dengan Permendikbud No.45 Tahun 2015 di SMAN Klakah, SMA Islam Lumajang dan SMAN 1 Lumajang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan studi multikasus. Subyek dalam penelitian ini adalah guru TIK di SMAN Klakah, SMA Islam Lumajang dan SMAN 1 Lumajang. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data meliputi analisis data kasus individu dan analisis data lintas kasus dengan tahap (1) pengumpulan data, (2) penyajian data, (3) reduksi data, (4) verifikasi/penarikan kesimpulan. Teknik keabsahan data yang digunakan yaitu: (1) kredibilitas, (2) keteralihan, (3) ketergantungan dan (4) kepastian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa layanan bimbingan TIK bagi tenaga kependidikan di SMA se-Kabupaten Lumajang telah dilaksanakan secara individual namun belum terprogram dan terjadwal. Layanan bimbingan TIK dilakukan ketika tenaga kependidikan memiliki permasalahan bidang TIK bukan untuk mengembangkan sistem manajemen sekolah berbasis TIK. Pengelolaan TIK yang dilaksanakan disesuaikan dengan sarana dan prasarana sekolah seperti pengelolaan data menggunakan komputer, ketersediaan website, pengisian Dapodik, pengisian SIMPAK dan ketersediaan e-learning. Kurangnya sosialisai mengenai layanan bimbingan dan pengelolaan TIK sesuai dengan Permendikbud menjadi salah satu faktor belum sesuainya pelaksanaan layanan bimbingan TIK. Berdasarkan kesimpulan, guru TIK sebaiknya mampu melaksanakan layanan bimbingan TIK dan pengelolaan TIK khususnya bagi tenaga kependidikan secara terprogram dan terjadwal. Selain itu, sebaiknya pihak sekolah mensosialisasikan isi dari Permendikbud No.45 Tahun 2015 serta pedoman dalam pelaksanaan layanan bimbingan dan pengelolaan TIK agar dapat meningkatan manajemen sekolah berbasis TIK.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Teknik (FT) > Jurusan Teknik Elektro (TE) > S1 Pendidikan Teknik Informatika
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 31 Aug 2018 04:29
Last Modified: 09 Sep 2018 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/46502

Actions (login required)

View Item View Item