Pengembangan E-Modul berbasis Mobile mengintegrasikan model pembelajaran VAK (Visual, Auditory, Kinesthetic) untuk menumbuhkan kemandirian belajar pemograman dasar pada siswa kelas X TKJ di SMk Negeri 2 Singosari / Aguwin Ardi Pranata

Pranata, Aguwin Ardi (2018) Pengembangan E-Modul berbasis Mobile mengintegrasikan model pembelajaran VAK (Visual, Auditory, Kinesthetic) untuk menumbuhkan kemandirian belajar pemograman dasar pada siswa kelas X TKJ di SMk Negeri 2 Singosari / Aguwin Ardi Pranata. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

i ABSTRAK Pranata, Aguwin Ardi. 2018. Pengembangan E-Modul Berbasis Mobile Mengintegrasikan Model Pembelajaran VAK (Visual, Auditory, Kinesthetic) untuk Menumbuhkan Kemandirian Belajar Pemrograman Dasar Pada Siswa Kelas X TKJ di SMK Negeri 2 Singosari. Skripsi, Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang, Pembimbing (I) Drs. Wahyu Sakti G.I., M.Kom., (II) Utomo Pujianto, S.Kom., M.Kom. Kata Kunci : E-Modul, Mobile, Kemandirian Belajar, Model Pembelajaran VAK. Menurut Majid (2011:91) guru, murid dan bahan ajar merupakan unsur yang dominan dalam proses pembelajaran. Ketiga unsur ini saling berkaitan, mempengaruhi serta tunjang menunjang antara satu dengan yang lainnya. Jika salah satu unsur tidak ada, maka kedua unsur yang lain tidak dapat berhubungan secara wajar dan proses pembelajaran tidak akan berlangsung dengan baik. Salah satu contoh dari bahan ajar adalah media pembelajaran. SMK Negeri 2 Singosari merupakan salah satu sekolah yang memiliki media pembelajaran yang terbatas. Terlihat dari hasil wawancara yang telah dilakukan kepada guru pengampu mata pelajaran Pemrograman Dasar di SMK Negeri 2 Singosari, hingga saat ini pembelajaran di dalam kelas masih menggunakan metode ceramah dan penggunaan Power point sebagai media penyampaian materi. Model pembelajaran ceramah yang diterapkan pada mata pelajaran Pemrograman Dasar kelas X TKJ (Teknik Komputer dan Jaringan) di SMK Negeri 2 Singosari membuat siswa kesulitan untuk belajar mandiri. Akibatnya terlihat dari hasil belajar siswa kelas X TKJ 1 dan 2 pada mata pelajaran Pemrograman Dasar masih tergolong rendah. Dilihat dari hasil belajar siswa, siswa yang telah mencapai standar kelulusan hanya 18 siswa sedangkan sisanya sebanyak 39 siswa masih dibawah standar kelulusan atau KKM. Salah satu cara untuk mengatasi permasalahan tersebut, yaitu mengembang kan E-Modul (modul elektronik) berbasis mobile dengan mengintegrasikan model pembejalaran VAK (Visual, Auditory, Kinesthetic) yang berguna sebagai media pendukung pada mata pelajaran Pemrograman Dasar. Penggunaan model pembelajaran VAK diharapkan dapat menumbuhkan kemandirian belajar siswa, karena model pembelajaran VAK mengoptimalkan tiga modalitas belajar yang akan menyesuaikan karakteristik belajar siswa. Penelitian ini menggunakan model ADDIE yang terdiri dari: Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Kelayakan penelitian dan pengembangan dari E-modul diperoleh dari hasil validasi dan uji coba dengan menggunakan penyebaran angket. Hasil pengembangan E-Modul dinyatakan valid, sehingga layak digunakan dalam proses pembelajaran. Hal ini didukung melalui hasil persentase validasi oleh ahli media sebesar 96%, hasil persentase validasi oleh ahli materi sebesar 88%, hasil persentase uji coba produk sebesar 89%, hasil persentase uji coba pemakaian sebesar 88%, dan untuk kemandirian belajar siswa kelas X TKJ tergolong tinggi. Hal ini didukung melalui hasil penelitian yang didapat sebesar 80%.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Teknik (FT) > Jurusan Teknik Elektro (TE) > S1 Pendidikan Teknik Informatika
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 30 Jul 2018 04:29
Last Modified: 09 Sep 2018 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/46469

Actions (login required)

View Item View Item