Kapasitas lentur balok beton gradasi / Antonius Yogi Nugrah Prabowo

Prabowo, Antonius Yogi Nugrah (2019) Kapasitas lentur balok beton gradasi / Antonius Yogi Nugrah Prabowo. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

v RINGKASAN Prabowo, Antonius Y.N. 2019. Kapasitas Lentur Balok Beton Gradasi. Skripsi, Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang, Pembimbing : (I) Dr. Ir. B. Sri Umniati, M.T (II) M. Mirza Abdillah Pratama, S.T., M.T. Kata Kunci : Balok Beton Bertulang, Balok Beton Gradasi, Beban Maksimum, Defleksi, Momen, Kurvatur, Kekakuan, Daktilitas, Pola Kegagalan Seiring dengan meningkatnya kebutuhan manusia akan pembangunan, kebutuhan akan material bangunan juga semakin meningkat salah satunya adalah semen. Semen yang diproduksi oleh pabrik dapat mencemarkan lingkungan. Perlu adanya penanganan terhadap masalah tersebut salah satunya adalah dengan mengoptimalkan penggunakan semen sesuai dengan perilaku struktur yang telah direncanakan. Pemanfaatan balok beton gradasi diharapkan penggunaan semen dalam campuran beton menjadi berkurang dan biaya lebih ekonomis namun memiliki performa tinggi dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk menguji capaian beban maksimum yang dapat ditahan, defleksi, momen, kurvatur, kekakuan, daktilitas, dan pola kegagalan balok beton gradasi. Penelitian menggunakan spesimen balok kontrol dan gradasi masing-masing sebanyak 2 (dua) buah dengan balok gradasi merupakan perpaduan antara 2 (dua) campuran mutu yang berbeda, yaitu 30 MPa berada pada serat tekan dan 25 MPa berada pada serat tarik. Pengujian lentur dilakukan pada umur benda uji 28 hari. Pola kegagalan dari masing-masing benda uji diamati dan dikomparasikan dengan spesimen kontrol. Capaian beban maksimum yang dapat ditahan oleh balok gradasi lebih mendekati pada capaian beban maksimum yang dapat ditahan oleh balok mutu terendahnya dengan selisih hasil mencapai 4.83%. Defleksi yang terjadi pada balok gradasi ketika retak awal, tulangan leleh, dan ketika mencapai beban puncak lebih mendekati pada defleksi yang dihasilkan oleh balok mutu terendahnya dengan selisih masing-masing hasil mencapai 5.85%, 7.16%, dan 16.37%. Capaian momen dan kurvatur balok gradasi ketika retak awal, tulangan leleh, dan ketika mencapai beban puncak lebih mendekati momen dan kurvatur yang dihasilkan oleh balok mutu terendahnyanya. Pola kegagalan yang terjadi pada balok gradasi dan balok kontrol 25 MPa dan 30 MPa sama yaitu diawali dengan gagal lentur dan disertai dengan gagal geser.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions: Fakultas Teknik (FT) > Jurusan Teknik Sipil (TS) > S1 Teknik Sipil
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 29 Mar 2019 04:29
Last Modified: 09 Sep 2019 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/45524

Actions (login required)

View Item View Item