Evaluasi kinerja struktur gedung 11 lantai dengan analisis riwayat waktu dan respon spektra ditinjau pada drift ratio, displacement, dan keruntuhan gempa (studi kasus: Gedung Fakultas Farmasi Universitas Airlangga) / Lalu Fiandwika Kordiu Hidayat

Hidayat, Lalu Fiandwika Kordiu (2018) Evaluasi kinerja struktur gedung 11 lantai dengan analisis riwayat waktu dan respon spektra ditinjau pada drift ratio, displacement, dan keruntuhan gempa (studi kasus: Gedung Fakultas Farmasi Universitas Airlangga) / Lalu Fiandwika Kordiu Hidayat. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

i ABSTRAKSI Hidayat, 2018, Evaluasi Kinerja Struktur Gedung 11 Lantai dengan Analisa Riwayat Waktu dan Respon Spektra Ditinjau pada Drift Ratio, Displacement, dan Keruntuhan Gempa (Studi Kasus: Gedung Fakultas Farmasi Universitas Airlangga). Skripsi, Program Studi S1 Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Prijono Bagus Susanto S.T., M.T., (II) Mohammad Sulton, S.T., M.T. Kata Kunci: Kinerja struktur gedung, Analisa Riwayat Waktu, Analisa Respon Spektra, Drift, Displacement, Keruntuhan gempa Faktor penting yang diteliti pada perencanaan gedung tinggi adalah kemampuan struktur dalam menahan gaya gempa, sejumlah wilayah di Indonesia berulang kali dilanda gempa bumi dalam rentang waktu 20 tahun terakhir. Menurut Suharjanto (2013) Gempa bumi yang terjadi di Indonesia selalu menelan korban jiwa. Pada penelitian ini menggunakan analisis respon spektra dan riwayat waktu dengan rekaman gempa Irpina Italy, LÔÇÖAquila Italy, dan El Centro yang dipilih berdasarkan nilai respon spektra. Kota Surabaya memiliki banyak gedung tinggi yang digunakan untuk kegiatan sehari-hari, termasuk pendidikan dan perkantoran. Pada penelitian ini, gedung Fakultas Farmasi Universitas Airlangga yang memiliki 11 lantai dengan SRPMK tanpa shearwall, kegunaan gedung sebagai tempat perkuliahan dan perkantoran yang berdasarkan SNI 1726:2012 merupakan kategori risiko IV juga lokasi memiliki kategori desain seismik D dan adanya 2 lantai pada tingkat dasar yang memiliki perbedaan elevasi pada lantai tersebut mengindikasikan terjadi soft storey collapse apabila terjadi gempa kuat. Instrumen penelitian yang digunakan adalah ETABS 2016, pada penelitian ini output yang dihasilkan adalah drift (simpangan) dan displacement (perpindahan) dari model yang dibuat oleh peneliti sesuai dengan gambar kerja gedung. Untuk melakukan validasi hasil analisa dilakukan pemeriksaan sesuai syarat yang terdapat pada SNI 1726:2012. Hasil yang didapatkan sesuai dengan teori kekakuan tingkat, bahwa tinggi lantai memengaruhi nilai kekakuan dan menghasilkan simpangan yang besar. Penelitian ini menemukan bahwa pada gedung dengan perbedaan tinggi lantai yang cukup signifikan, memengaruhi nilai simpangan struktur dan menyebabkan pola keruntuhan soft storey collapse pada tingkat terkait. ii ABSTRACT Hidayat, 2018, Performance Evaluation On 11 Storey Building With Time History Analysis And Response Spectrum Analysis Based on Drift Ratio, Displacement, And Earthquake Collapse (Case Study: Pharmacy Faculty Building Airlangga University), Mini-Thesis, Departement of Civil Engineering, Faculty of Engineering, State University of Malang. Preceptor: (I) Drs. Prijono Bagus Susanto S.T., M.T., (II) Mohammad Sulton, S.T., M.T. Keywords: Performance of building structure, Time History Analysis, Response Spectrum Analysis, Drift, Displacement, Earthquake collapse patterns The important factor to investigate on designing high buildings are structure capability in resisting earthquake force. Many regions in Indonesia repeatedly hitted by earthquake on 20 years past, according to Suharjanto (2013) Earthquake that happened in Indonesia always costing lives. In this research uses spectrum response analysis and time history analysis with recorded accelerograms as Irpina Italy, LÔÇÖAquila Italy, and El Centro was chosen by the value of spectrum response to get the structure drift and displacement. Surabaya City has many high buildings which used as daily activities, such as educational and offices. In this research, Pharmacy Faculty of Airlangga University building has 11 floors with special moment resisting frames without shearwall, building usage as educational and offices according to SNI 1726:2012 has risk category IV then the location has seismic design category D and the presence of 2 floors on base which has different elevation on that story indicates soft story collapse when strong earthquake occurs. Research instrument which used was ETABS 2016, on this research the output that used was story drift and displacement from the model that made according to buildings shop drawing. To validate the result of the analysis is by checking with building response according to SNI 1726:2012. The results obtained ini accordance with the story stiffnes theory, which story heights inflict the value of story stiffness and resulting numbers of story drift. This research found that building with significant of different story heights inflicts the structure drifts and lead to soft story collapse in the related story.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions: Fakultas Teknik (FT) > Jurusan Teknik Sipil (TS) > S1 Teknik Sipil
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 16 Aug 2018 04:29
Last Modified: 09 Sep 2018 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/45464

Actions (login required)

View Item View Item