Uji Kekuatan Dinding Batu Bata Dengan Variasi Spesi yang Menerima Beban Tekan Terpusat / Revaldo Firmansyah

Firmansyah, Revaldo (2018) Uji Kekuatan Dinding Batu Bata Dengan Variasi Spesi yang Menerima Beban Tekan Terpusat / Revaldo Firmansyah. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Firmansyah, Revaldo. 2018. Uji Kekuatan Dinding Batu Bata Dengan Variasi Spesi yang Menerima Beban Tekan Terpusat. Skripsi, Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Adjib Karjanto, S.T., M.T dan (II) Drs. Boedya Djatmika, S.T., M.T Kata Kunci: Kekuatan, Dinding, Batu Bata, Variasi Spesi, Beban Tekan Terpusat Pada umumnya batu bata digunakan sebagai material dinding struktural bangunan dan hunian. Selain mudah didapat dan murah, batu bata mempunyai sifat yang tahan terhadap suhu yang tinggi. Berdasarkan studi penelitian di lapangan diperoleh hasil sebagian besar rumah tinggal di Kota Malang dibangun tanpa bantuan seorang ahli bangunan dan struktur, biasanya hanya diserahkan kepada tukang bangunan. Kekuatan dinding sering diabaikan atau tidak diperhitungkan dalam perencanaannya. Pada observasi lapangan yang dilakukan sering dijumpai kurang memperhatikan campuran mortar untuk menghemat biaya pembangunan dan kurangnya wawasan tukang bangunan. Campuran yang digunakan biasanya 1 PC : 8 PS dan 1 PC : 10 PS. Pada daerah tertentu juga dijumpai tebal spesi meningkat menjadi 3 sampai 4 cm. Hal ini melebihi dari tebal spesi pada umumnya. Ada pula kesalahan perencanaan saat meletakkan kudakuda atap tidak ditopang oleh kolom melainkan oleh dinding, sehingga sering terjadi retakan pada dinding akibat menahan beban struktur atap. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kekuatan pasangan dinding batu bata saat menerima beban tekan terpusat struktur atap dari campuran yang biasa digunakan masyarakat yaitu 1 PC : 8 PS dan 1 PC : 10 PS agar tidak terjadi keretakan pada dinding akibat beban struktur atap. Penelitian ini menggunakan bahan bata lokal dari daerah Tumpang Malang dengan model M-6B 230 mm x 110 mm x 55 mm. Bahan lainnya diperoleh dari toko bangunan di Kota Malang. Metode pengujian yang digunakan adalah SNI 03-4166-1996 tentang tata cara pengujian kuat tekan pasangan bata merah. Benda uji pasangan dinding batu bata campuran spesi 1 PC : 8 PS dan 1 PC : 10 PS dibuat dengan dimensi 75 x 64 cm sebanyak 3 sampel setiap variasi ketebalan, dimana variasi ketebalannya yaitu 3 cm, 4 cm, dan 5 cm sehingga jumlah sampel benda uji seluruhnya 18 buah benda uji. Selanjutnya benda uji diuji tekan menggunakan UTM sesuai SNI 03-4166-1996 tentang tata cara pengujian kuat tekan pasangan bata merah. Hasil penelitian menunjukkan nilai kuat tekan rata-rata pasangan dinding batu bata merah campuran 1 PC : 8 PS pada variasi ketebalan spesi 3 cm, 4 cm, 5 cm berturut-turut sebesar 8.26 kg/cm2, 7.63 kg/cm2, 7.4 kg/cm2. Nilai kuat tekan rata-rata pasangan dinding batu bata merah campuran 1 PC : 10 PS pada variasi ketebalan spesi 3 cm, 4 cm, 5 cm berturut-turut sebesar 8.11 kg/cm2, 6.91 kg/cm2, 6.46 kg/cm2. Berdasarkan hasil analisis statistik tidak ada perbedaan yang signifikan pada 𝛼 = 0.05 antara masing-masing tebal spesi setiap campuran. Pasangan dinding yang diuji masih memenuhi persyaratan kuat tekan pasangan dinding batu bata merah yaitu mampu menahan beban struktur kuda-kuda baik kayu maupun baja ringan dalam bentang 6 m. Namun untuk bentang 12 m hanya mampu menahan beban struktur kuda-kuda baja ringan.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions: Fakultas Teknik (FT) > Jurusan Teknik Sipil (TS) > S1 Teknik Sipil
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 09 Aug 2018 04:29
Last Modified: 09 Sep 2018 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/45451

Actions (login required)

View Item View Item