Manajemen risiko pada operasional perusahaan beton ready mix: studi kasus PT Wonosalam Makmur (WSM) Kediri / Fauziyah Firdaus

Firdaus, Fauziyah (2018) Manajemen risiko pada operasional perusahaan beton ready mix: studi kasus PT Wonosalam Makmur (WSM) Kediri / Fauziyah Firdaus. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

i RINGKASAN Firdaus, Fauziyah. 2018. Manajemen Risiko Pada Opersional Perusahaan Beton Ready Mix, Studi Kasus: PT Wonosalam Makmur Kediri. Skripsi, Program Studi Teknik Sipil, Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Made Wena, M. Pd., M.T. (II) Drs. N. Bambang Revantoro, S.T., M.T. Kata Kunci: Manajemen Risiko, Operasional Perusahaan, Perusahaan Beton Ready Mix PT Wonosalam Makmur (WSM) merupakan salah satu perusahaan yang memproduksi beton siap pakai atau beton ready mix. PT WSM Kediri melayani penyediaan beton ready mix dalam skala besar maupun ritel (untuk pembangunan rumah) karena mampu memproduksi 200 m3 beton setiap harinya. Banyak faktor yang mempengaruhi mutu dari beton ready mix salah satunya mengenai risiko pada operasional perusahaan. Perlu adanya pengelolaan yang baik pada setiap risiko yang mungkin terjadi sehingga dapat meningkatkan kinerja operasional perusahaan dan bisa mengendalikan risiko-risiko yang terjadi pada perusahaan. Dalam hal ini peneliti akan melakukan identifikasi risiko, penilaian risiko, dan respon risiko sebagai wujud dari manajemen risiko yang sesuai tujuan penelitian ini. Operasional perusahaan yang diteliti meliputi operasional produksi, logistik, finansial, dan pemasaran pada perusahaan beton ready mix PT Wonosalam Makmur Kediri dengan menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus. Prosedur pengumpulan data menggunakan wawancara, dan pengamatan lapangan. Teknik pemeriksaan keabsahan data yang digunakan adalah derajat kepercayaan triangulasi sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah penjodohan pola. Hasil penelitian ini berupa risiko pada setiap bidang operasional perusahaan. Pada operasional produksi, risiko yang terjadi yaitu pada kendaraan truck mixer, loader, alat-alat yang ada pada batch plant, perencanaan dan penjadawalan pekerjaan, pemakaian bahan, pengujian risiko, sistem produksi, dan permasalahan cuaca. Pada operasional logistik terjadi permasalahan pada siklus pemakaian material, pengadaan material, serta pada perencanaan dan pengadaan material. Sementara itu pada bidang operasional finansial adalah pada kontrak kerja dan proses pembayaran. Pada operasional pemasaran permasalahan pada lokasi lingkungan plant, dan sistem pemasaran. Respon risiko dihindari yaitu pada truck mixer, bin, sistem produksi, permasalahan cuaca, kontrak kerja, dan proses pembayaran karena termasuk risiko tinggi. Untuk respon risiko dialihkan yaitu hanya pada risiko pengadaan material dan lokasi lingkungan plant. Sedangkan untuk respon risiko dikurangi berada pada alat-alat batch plant, pemakaian bahan, dan perencanaan dan pengadaan material (termasuk risiko sedang). Respon risiko diterima yaitu pada batch plant, silo semen, timbangan material, perencanaan dan penjadawalan pekerjaan, dan sistem pemasaran karena termasuk risiko rendah.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions: Fakultas Teknik (FT) > Jurusan Teknik Sipil (TS) > S1 Teknik Sipil
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 30 May 2018 04:29
Last Modified: 09 Sep 2018 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/45431

Actions (login required)

View Item View Item